Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 18 Mei 2026
Trending
  • Duel HP mid-range gaya: OPPO Reno11 F vs Vivo V30e, pilih yang terbaik?
  • Kupon 6,25%, ST016 Terjual 37%, Ini Cara Baru Investasi Sukuk dengan Rp 1 Juta
  • Suami Bunuh Istri di Pagar Alam Gara-Gara Status WA, Serahkan Diri ke Polisi
  • Senat Untad Dihebohkan Kasus Pelanggaran Statuta, Jabatan Ganda dan Plagiasi Jurnal
  • Prediksi Skor Werder Bremen vs Dortmund, Bundesliga, Sabtu 16 Mei 2026 Pukul 20.30 WIB
  • 8 model pintu minimalis modern untuk hunian mewah!
  • Live Streaming Sidang Isbat Penetapan Idul Adha 2026 di 88 Titik Pemantauan Hilal
  • Apa Itu Staycation? Pengertian, Manfaat, dan Perbedaannya dengan Liburan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Kisah di Stadion Lukas Enembe: Air Mata dan Cinta Bersatu
Olahraga

Kisah di Stadion Lukas Enembe: Air Mata dan Cinta Bersatu

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehadiran Suporter Persipura Menciptakan Rekor di Stadion Lukas Enembe

Matahari terbenam di ufuk timur, namun cahaya di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, justru kian benderang. Pada Sabtu (24/1/2026), sepak bola bukan hanya permainan 2×45 menit, tetapi sekaligus upacara rindu bagi masyarakat Papua. Kehadiran suporter Persipura dalam laga melawan PSS Sleman pada pekan ke-17 Championship 2025/2026 memecahkan rekor di kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia.

Sebanyak 19.612 jiwa berjejal, menciptakan paduan suara yang menggetarkan fondasi stadion. Mereka datang bukan hanya untuk skor, tapi untuk memastikan bahwa detak jantung Persipura Jayapura masih berdenyut kencang di kasta kedua Indonesia. Persipura, sang raksasa yang tengah mencari jalan pulang, sempat tertahan napasnya. Menit ke-37, Dominikus Dion membungkam tuan rumah melalui gol tak terduga. Namun, di stadion ini, menyerah adalah kata yang haram diucapkan.

Menit ke-56, Matheus Silva, sang predator asal Brasil, meledakkan kegembiraan melalui gol penyeimbang. Skor 1-1 mungkin terasa kurang bagi ambisi kemenangan, tapi pelukan antar-suporter di tribun membuktikan bahwa mereka telah menang dalam hal kesetiaan. Angka 19.612 penonton bukan sekadar statistik di atas kertas. Ia adalah rekor baru, mematahkan catatan PSS Sleman saat menjamu Persiku Kudus yang menyentuh angka 13.979.

Peran Manajemen dan Keputusan Harga Tiket

Bagi Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, fenomena ini adalah bukti sahih masyarakat Papua tak pernah meninggalkan timnya di titik nadir. Stadion Lukas Enembe yang megah kembali menemukan jiwanya, menjadi rumah yang penuh sesak oleh harapan dan air mata bangga.

“Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada panpel, masyarakat Papua, pihak keamanan baik itu TNI dan kepolisian, yang sama-sama menyukseskan laga ini, itu paling penting,” kata Owen Rahadiyan dalam konferensi pers, usai laga.

Di balik rekor ini, ada kebijakan yang menyentuh akar rumput. Manajemen Persipura memilih untuk menurunkan ego demi suara rakyat. Harga tiket tribun umum diseragamkan menjadi Rp50.000, sebuah keputusan yang diambil setelah mendengarkan keresahan para pendukung setianya. Sementara untuk kategori 1 Selatan dan Utara dijual Rp125 ribu, VIP Rp200 ribu, dan VVIP Rp300 ribu.

“Sebelum putaran kedua, harga tiket berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp75.000. Namun kami mengambil kebijakan menyamakan semua harga menjadi Rp50.000.” “Ini bukan menaikkan, justru menurunkan harga,” ujar Owen.

Kata Owen, melihat tribun penuh jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar profit semata di tengah perjuangan kembali ke kasta tertinggi. Keamanan pun menjadi narasi penting dalam pesta ini. Manajemen secara sadar membatasi penjualan hanya di kisaran 60 hingga 75 persen dari kapasitas stadion demi menjaga nyawa dan kenyamanan para suporter. Mereka belajar dari sejarah, menghormati setiap nyawa yang datang.

Langkah Strategis untuk Keamanan dan Kenyamanan

Persipura tak ingin stadion sekadar penuh sesak tanpa kontrol. Manajemen ingin setiap anak kecil yang datang menonton bisa pulang dengan senyum dan cerita indah tentang pahlawan mereka. “Tujuannya adalah menjaga keamanan dan kenyamanan penonton.” “Ini musim pertama Persipura kembali menggelar pertandingan dengan jumlah penonton besar setelah sekian lama,” ujar Owen.

Kini, skuat Mutiara Hitam terus melangkah dengan sisa tenaga dan dukungan yang tak terbatas. Perjalanan menuju Super League masih panjang dan berliku, namun dukungan masif di Jayapura menjadi modal yang tak ternilai harganya. “Ke depan, jika Persipura naik ke Super League atas kehendak Tuhan, harga tiket tentu akan menyesuaikan karena kebutuhan biaya operasional juga meningkat,” ucap Owen.

Persipura mungkin sedang berada di kasta kedua, tapi dalam hal cinta dan fanatisme, mereka tetaplah penguasa takhta tertinggi di sepak bola Indonesia. Dengan dukungan luar biasa dari masyarakat Papua, Persipura tidak hanya bertarung di lapangan, tetapi juga membangun kembali semangat dan identitas yang telah lama hilang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Prediksi Skor Werder Bremen vs Dortmund, Bundesliga, Sabtu 16 Mei 2026 Pukul 20.30 WIB

18 Mei 2026

Prediksi Skor Frankfurt vs Stuttgart Bundesliga 16 Mei 2026 Pukul 20.30 WIB

18 Mei 2026

Pertandingan Persik vs Persija Membuat Mauricio Souza Tak Berdaya

18 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Duel HP mid-range gaya: OPPO Reno11 F vs Vivo V30e, pilih yang terbaik?

18 Mei 2026

Kupon 6,25%, ST016 Terjual 37%, Ini Cara Baru Investasi Sukuk dengan Rp 1 Juta

18 Mei 2026

Suami Bunuh Istri di Pagar Alam Gara-Gara Status WA, Serahkan Diri ke Polisi

18 Mei 2026

Senat Untad Dihebohkan Kasus Pelanggaran Statuta, Jabatan Ganda dan Plagiasi Jurnal

18 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?