Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Februari 2026
Trending
  • 8 area istirahat terbaik dari Jakarta ke Tol Trans Jawa: tempat singgah nyaman untuk mudik Lebaran 2026
  • Doa dan Salat di Hari Pertama Diterima Allah SWT
  • 4 Zodiak Ini Dikunjungi Keberuntungan Besar Mulai 19 Februari 2026
  • Richard Lee Diperiksa sebagai Tersangka, Tidak Langsung Ditahan, Ini Alasannya
  • Daftar Panitia Paskah Nasional 2026 di Sulawesi Utara
  • Selama Ramadan, Vidio Tampilkan Hiburan Spesial
  • 5 tempat bukber keluarga enak dan nyaman di Malang
  • 6 zodiak paling beruntung di tahun kuda api 2026: kesuksesan dan kekayaan melimpah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Indonesia-Turki Perkuat Kemitraan Strategis pada Industri Pesawat Nirawak
Politik

Indonesia-Turki Perkuat Kemitraan Strategis pada Industri Pesawat Nirawak

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Maret 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Indonesia-Turki Perkuat Kemitraan Strategis pada Industri Pesawat Nirawak
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) dan istrinya, Emine Erdogan (kiri)(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

 

INDONESIA dan Turki melakukan kerja sama pertahanan dengan ditandatanganinya dua perjanjian Joint Venture Agreement (JVA) antara dua perusahaan teknologi pertahanan terkemuka Turki yaitu Baykar Makina dan Roketsan Roket Sanayii ve Ticaret A.S (Roketsan) dengan PT Republik Korpora Indonesia (Republikorp), holding industri pertahanan swasta nasional.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Hal ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat industri pertahanan melalui manufaktur lokal dan alih teknologi.

Baca juga : Perusahaan Turki Hentikan Produksi akibat Pasokan Gas Iran Terhambat

Kemitraan ini didukung oleh Kementerian Pertahanan RI dan Turkish Defence Industries serta dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Secretary of Turkish Defence Industries Haluk Görgün sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kemandirian pertahanan nasional dan hubungan bilateral Indonesia-Turki.

Penguatan industri pertahanan nasional melalui dua kerja sama strategis tersebut meliputi lokalisasi produksi pesawat nirawak canggih. Perjanjian pertama ini ditandatangani antara Baykar Makina, pemimpin global dalam teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan Republikorp. 

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendirikan Joint Venture Company (JVC) yang akan fokus pada produksi, perakitan dan pemeliharaan UAV di Indonesia. Produk utama yang akan dilokalisasi mencakup UAV kelas Medium-Altitude Long-Endurance (MALE) TB3 Bayraktar sebanyak 60 set dan High-Altitude Long-Endurance (HALE) Akinci Bayraktar sebanyak 9 set yang akan mendukung strategi penguatan industri kedirgantaraan dan kemandirian pertahanan nasional.

Baca juga : Turki dan Indonesia Bisa Menjadi Poros Baru Kekuatan Geopolitik Dunia

CRO Baykar Makina Haluk Bayraktar mengatakan pihaknya berkontribusi dengan keahlian manufaktur, transfer teknologi dan pelatihan. Baykar dikenal sebagai pemimpin global dalam pengembangan UAV canggih yang memenuhi standar internasional.

Republikorp sendiri dibawah kepemimpinan Chairman Norman Joesoef akan memastikan kepatuhan regulasi, pengembangan infrastruktur, sertifikasi tenaga ahli lokal serta integrasi UAV kedalam ekosistem pertahanan Indonesia. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang inovasi, riset dan pengembangan teknologi UAV di tingkat regional

“Melalui kemitraan ini, Indonesia akan memperkuat kemampuan dalam pemantauan wilayah, keamanan nasional dan operasi pertahanan,” kata Norman, melalui keterangannya, Rabu (12/2).

Baca juga : Kerja Sama Produksi Alat Pertahanan dengan Turki Kurangi Ketergantungan Terhadap Negara-Negara Besar

Perjanjian kedua ditandatangani antara Roketsan, perusahaan pertahanan terkemuka Turki dengan Republikorp. Kesepakatan ini juga bertujuan untuk mendirikan Joint Venture Company yang akan fokus pada lokalisasi produksi sistem rudal berpemandu canggih seperti anti-ship berdaya cruise missile dan multi-platform missile di Indonesia. 

Prioritas utama JVC ini adalah alih teknologi, peningkatan kapasitas industri pertahanan dalam negeri serta pengembangan tenaga kerja nasional melalui program pelatihan bagi insinyur dan teknisi Indonesia. Roketsan yang saat ini dipimpin oleh CEO Murat ?kinci memiliki pengalaman luas dalam pengembangan roket, peluru kendali dan sistem pertahanan canggih. 

Sebagai satu-satunya perusahaan pertahanan Turki dengan sertifikasi CMMI/DEV 3, Roketsan juga berperan dalam pendirian pusat peluncuran satelit pertama di Turki pada tahun 2013. Republikorp, sebagai holding industri pertahanan swasta nasional, berfokus pada inovasi teknologi dan alih teknologi global untuk mendukung kebutuhan pertahanan dan keamanan

Indonesia. 

Baca juga : 13 Kerja Sama yang Disepakati Indonesia dan Turki

Melalui kemitraan ini, Republikorp berkomitmen untuk menguasai teknologi peluru kendali multi-platform dan memperkuat rantai pasok industri pertahanan nasional. Alih teknologi dan penguatan kapasitas nasional di kedua perjanjian ini menekankan pentingnya alih teknologi dan penguatan kapasitas nasional sebagai pondasi untuk membangun industri pertahanan yang mandiri dan berkelanjutan.

Roketsan akan memimpin transfer teknologi di bidang sistem rudal, termasuk lisensi kekayaan intelektual, keahlian produksi dan pelatihan teknis. Baykar Makina akan memberikan pelatihan dan dukungan teknis untuk memastikan UAV yang diproduksi sesuai dengan standar internasional serta meningkatkan daya saing sektor kedirgantaraan nasional.

Selain itu, kedua JVC akan bekerja sama dengan industri lokal untuk mengoptimalkan rantai pasok dan mengurangi ketergantungan pada komponen impor. Kolaborasi ini tidak hanya akan mengurangi ketergantungan pada komponen impor tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai bagian dari rantai pasok global dalam industri pertahanan bagi masa depan kemitraan Indonesia-Turki.

Kemitraan strategis ini tidak hanya memperkuat industri pertahanan Indonesia tetapi juga menjadi simbol hubungan bilateral yang kokoh antara Indonesia dan Turki. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk menjaga stabilitas regional dan keamanan global di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang. (M-3)

IndonesiaTurki Industri Kemitraan Nirawak pada Perkuat Pesawat Strategis
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Daftar Panitia Paskah Nasional 2026 di Sulawesi Utara

23 Februari 2026

Jadwal Imsak dan Sholat Subuh Ramadan 1447 H di Tasikmalaya

23 Februari 2026

Pandangan: Tikus di Rumah Suci dan Cermin Kehidupan Kita

22 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

8 area istirahat terbaik dari Jakarta ke Tol Trans Jawa: tempat singgah nyaman untuk mudik Lebaran 2026

23 Februari 2026

Doa dan Salat di Hari Pertama Diterima Allah SWT

23 Februari 2026

4 Zodiak Ini Dikunjungi Keberuntungan Besar Mulai 19 Februari 2026

23 Februari 2026

Richard Lee Diperiksa sebagai Tersangka, Tidak Langsung Ditahan, Ini Alasannya

23 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?