Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 10 Juni 2026
Trending
  • Ramalan Keuangan Shio Besok: Karier, Bisnis, dan Keberuntungan Finansial
  • iCar V23 Z iWD Tahun 2026: Harga Terbaru!
  • Fitur Unggulan HUAWEI WATCH FIT 5, Jam Tangan Pintar Kekinian
  • Sarwendah Akui Mudah Raup Rp200 Juta, Penghasilan Bulanan Eks Ruben Onsu dari Live Tembus Rp1,43 Miliar
  • 6 Fakta Mengejutkan Kematian Anak Perempuan di Sragen, Luka Jadi Sorotan
  • GOR Jambi Rusak Parah, Plafon Jebol dan Dinding Tercoreng
  • Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggulan, Ekuador dan Pantai Gading Siap Bersaing
  • Jadwal Kapal Pelni Surabaya-Tanjung Priok Juni 2026: Tiket Mulai Rp237.500 dengan Diskon
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Lenovo Melihat Peluang Besar di Indonesia, CEO Buka Opsi Investasi R&D AI
Teknologi

Lenovo Melihat Peluang Besar di Indonesia, CEO Buka Opsi Investasi R&D AI

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pasar Strategis untuk Lenovo

Indonesia menjadi pasar yang sangat penting bagi perusahaan teknologi global, Lenovo. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti populasi yang besar, kelas menengah yang kuat, serta potensi pertumbuhan tinggi di berbagai segmen bisnis. Mulai dari PC, smartphone hingga infrastruktur pusat data, Indonesia dinilai memiliki potensi yang luar biasa.

Investasi dan Pengembangan Teknologi

Lenovo tidak hanya melihat Indonesia sebagai pasar yang strategis, tetapi juga sebagai lokasi yang cocok untuk investasi lanjutan. Peluang tersebut mencakup manufaktur, layanan, riset dan pengembangan, serta pengembangan kecerdasan buatan (AI) berbasis lokal. Dengan pendekatan hybrid AI, Lenovo menggabungkan pemrosesan AI di perangkat (edge), pusat data (data center), dan cloud. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan dan pengguna mengolah data secara lebih fleksibel, aman, dan efisien.

CEO Lenovo, Yuanqing Yang, menegaskan bahwa Indonesia menjadi salah satu pasar kunci dalam strategi global Lenovo. Ia menyoroti pentingnya Indonesia karena memiliki populasi terbesar keempat di dunia dan populasi online terbesar keempat. “Itulah mengapa kali ini kami datang ke sini, bukan hanya saya, seluruh tim kepemimpinan Lenovo hadir untuk mengadakan pertemuan bulanan kami,” ujar Yang.

Potensi Pasar yang Besar

Dengan populasi hampir 300 juta jiwa dan sekitar 50 juta konsumen kelas menengah, Indonesia dinilai memiliki potensi pasar yang besar. Lenovo bahkan menempatkan Indonesia sebagai pasar terbesar ketiga di kawasan Asia Pasifik di luar China, India, dan Jepang. Selain itu, Indonesia juga dianggap sebagai pasar dengan pertumbuhan sangat cepat.

Yang menjelaskan bahwa pasar PC di Indonesia relatif masih kecil meskipun populasi yang besar. “Jika Anda ingin menyebutkan satu perbedaan spesifik, saya akan mengatakan kita memiliki potensi lebih besar di pasar ini. Dengan populasi 300 juta, pasar PC tahunan kita sekitar 4 juta,” ujarnya.

Selain PC, Lenovo juga melihat peluang di segmen lain, yaitu bisnis smartphone. Perusahaan ini memperoleh bisnis smartphone setelah mengakuisisi Motorola pada 2014 lalu. Meskipun tingkat penetrasi smartphone di Indonesia sangat tinggi, lebih dari 60 persen, pangsa pasar Lenovo di segmen tersebut masih kecil. “Kami memiliki pangsa pasar yang sangat kecil, jadi kami dapat lebih mengembangkan pangsa pasar kami di sini,” ungkap Yang.

Infrastruktur Pusat Data

Bisnis infrastruktur, khususnya pusat data, juga dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pertumbuhan pasar pusat data di Indonesia bisa sangat cepat. “Kami melihat potensi yang lebih tinggi di sini. Pertumbuhannya bisa berlipat ganda atau tiga kali lipat setiap tahun,” kata Yang.

Peluang Investasi Lanjutan

Melihat potensi ini, Yang membuka peluang investasi lanjutan di Indonesia seiring pertumbuhan bisnis Lenovo di Tanah Air. “Selama bisa mengembangkan bisnis kita di sini, kami pasti akan berinvestasi lebih banyak. Investasi tersebut dapat mencakup manufaktur, layanan, hingga riset dan pengembangan,” ujarnya.

Secara khusus, Yang juga menyinggung peluang pengembangan AI berbasis lokal. Model tersebut penting untuk memahami bahasa dan budaya Indonesia secara lebih akurat. “Jika Anda ingin memiliki model lokal murni, maka mungkin Anda membutuhkan RnD lokal,” kata Yang. “Jadi, jika bisnis kami di sini cukup besar, kami akan mempertimbangkan untuk berinvestasi di bidang-bidang tersebut,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Fitur Unggulan HUAWEI WATCH FIT 5, Jam Tangan Pintar Kekinian

10 Juni 2026

Harga HP Samsung Juni 2026: S26, A57 5G hingga A37 5G

9 Juni 2026

Fitur WhatsApp yang Boros Memori, Ini Cara Menonaktifkannya di Android dan iPhone

9 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan Keuangan Shio Besok: Karier, Bisnis, dan Keberuntungan Finansial

10 Juni 2026

iCar V23 Z iWD Tahun 2026: Harga Terbaru!

10 Juni 2026

Fitur Unggulan HUAWEI WATCH FIT 5, Jam Tangan Pintar Kekinian

10 Juni 2026

Sarwendah Akui Mudah Raup Rp200 Juta, Penghasilan Bulanan Eks Ruben Onsu dari Live Tembus Rp1,43 Miliar

10 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?