Kolaborasi Pusat Riset dan PTPN 1 Regional 2 dalam Bantuan Kemanusiaan
Pusat Riset Jawa Barat Universitas Padjadjaran (Puris Unpad) bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2 menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam tersebut.
Bantuan yang disalurkan berupa peralatan memasak serta bahan makanan untuk mendukung operasional Dapur Umum Longsor Pasirlangu. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Pusat Riset Jabar Unpad, Prof Keri Lestari, di Posko Dapur Umum yang berlokasi di SD Pasirlangu 1, Desa Pasirlangu, Cisarua, KBB. Selain itu, hadir pula Sekretaris Perusahaan PTPN 1 Regional 2 Dedi Kusramdani, perwakilan Yayasan Srikandi KBB, serta Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Jawa Barat.
Usai penyerahan bantuan, Prof Keri Lestari bersama Dedi Kusramdani melakukan peninjauan terhadap dapur umum sekaligus melihat proses memasak yang dilakukan para relawan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan konsumsi warga terdampak dan tim di lapangan dapat terpenuhi secara maksimal.
Selain bantuan logistik, Puris Unpad juga menyerahkan suplemen daya tahan tubuh berupa Teh Dia bagi relawan dan tim SAR yang bertugas. Bantuan tersebut diserahkan di Posko Kolaborasi Bantuan Kemanusiaan PTPN, Kampung Sukaraja RT 02/05, Desa Pasirlangu, Cisarua, KBB.
“Pencarian korban longsor saat ini sudah masuk minggu kedua, sehingga relawan dan teman-teman tim SAR harus mulai menjaga stamina dan daya tahan tubuhnya,” ujar Prof Keri Lestari usai penyerahan suplemen Teh Dia, Sabtu (31/1/2026).
Ia menambahkan bahwa kehadiran Unpad bersama para mitra di Pasirlangu merupakan bentuk kepedulian untuk mendukung relawan agar tetap sehat dan bersemangat dalam menjalankan tugas pencarian korban yang belum ditemukan.
“Unpad sudah berkolaborasi dengan PTPN dalam pengembangan produk teh ini. Saat masa COVID-19, minuman ini menjadi salah satu inovasi di Indonesia untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena memiliki rasa manis alami, sejalan dengan anjuran WHO untuk mengurangi konsumsi gula,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PTPN 1 Regional 2 Dedi Kusramdani menyampaikan bahwa bantuan suplemen dan keberadaan Posko Kolaborasi Kemanusiaan PTPN diharapkan dapat membantu kelancaran proses evakuasi korban longsor.
“Kami turut berduka atas musibah longsor ini. Semoga seluruh korban dapat segera ditemukan. Sebagai bentuk kepedulian, PTPN 1 Regional 2 sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan,” ungkap Dedi.
Di tempat yang sama, perwakilan Yayasan Srikandi KBB, Poppy S Noeraeni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban longsor Pasirlangu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli, di antaranya Puris Unpad, FPLH, FPHJ, PT DPE, Dusun Bambu, dan EIGER. Semoga seluruh sumbangsih, baik berupa tenaga, pikiran, maupun bantuan barang, bermanfaat bagi seluruh pihak di lokasi longsor Pasirlangu, Cisarua, KBB,” ujarnya.
Langkah Berikutnya: Kontribusi pada Tahap Pascabencana
Menurut Dedi, PTPN 1 Regional 2 akan terus berkontribusi pada tahap pascabencana, khususnya dalam mendukung rencana Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penghijauan dan penghutanan kembali lokasi longsor guna mencegah terulangnya bencana serupa.
Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen dari berbagai pihak untuk memberikan dukungan penuh dalam upaya pemulihan wilayah yang terkena dampak bencana. Dengan kolaborasi yang kuat antara lembaga riset, perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat, diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.



