
Penyerang Liverpool Mohamed Salah menciptakan sedikit sejarah Liga Champions pada Rabu malam ketika dia mencetak gol dalam kemenangan 2-0 klub atas Bologna di Anfield.
Salah telah memposisikan dirinya sebagai legenda Liverpool atas pencapaian dan pengaruhnya selama tujuh tahun terakhir, dan menjadi lebih mengesankan dengan periode yang tak terlupakan di Chelsea di awal karirnya.
Ikon Mesir ini mencetak 44 gol di semua kompetisi langsung dalam seragam Liverpool pada musim 2017/18 dan tidak pernah mencetak kurang dari 20 gol dalam satu musim. Perjalanan luar biasa itu sepertinya belum akan berakhir pada musim 2024/25, sudah di angka enam musim muda.
Secara keseluruhan, Salah telah mencetak 217 gol Liverpool, berada di urutan kelima dalam daftar gol sepanjang masa klub dan berada dalam jarak yang sangat dekat dengan Billy Liddell (228), keempat, dan Gordon Hodgson (241), ketiga.
Namun golnya yang ke-45 di Liga Champions menjadi berita utama saat melawan Bologna.
Salah menggandakan keunggulan Liverpool melawan oposisi Serie A untuk memastikan kemenangan dan poin maksimal selama dua matchday pertama kompetisi berpenampilan baru tersebut.
45 gol di Liga Champions adalah yang terbanyak dicetak oleh pemain Afrika mana pun, memecahkan rekor sebelumnya yaitu 44 gol yang dipegang oleh legenda Chelsea dan Pantai Gading Didier Drogba. Mantan striker Barcelona, Inter dan Chelsea Samuel Eto’o berada di urutan berikutnya dalam daftar dengan 30 gol dari karirnya yang termasyhur, sementara mantan rekan setim Salah di Liverpool Sadio Mane telah mencetak 27 gol di kompetisi tersebut.
Salah telah mencetak 41 gol Liga Champions untuk Liverpool, dan sisanya untuk Roma dan Basel. Drogba mencetak 36 golnya untuk Chelsea, lima untuk Marseille dan tiga untuk Galatasaray.
Pemain berusia 32 tahun, yang kontraknya habis pada akhir musim dan belum menyetujui kontrak baru dengan Liverpool, akan berpeluang menambah koleksi golnya saat The Reds menghadapi RB Leipzig akhir bulan ini.