Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 28 Mei 2026
Trending
  • Andhika Ramadhani Dikabarkan ke Persik Kediri! 23 Clean Sheet dan 5.628 Menit Bermain di Persebaya Surabaya
  • Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat
  • Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi
  • Jual Bayi Kandung Rp25 Juta di Palembang, Ayah Dihukum 6 Tahun
  • Katarak Picu 80 Persen Kebutaan di Usia 50 Tahun ke Atas
  • Veda Ega Pratama Dua Kali Juara di Mugello, Tanda Bahaya bagi Lawan Moto3 Italia 2026
  • Menteri HAM Pigai Nonton Film Pesta Babi, Yusril: Pembubaran Nobar Bukan Arahan Pemerintah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»9 WNI Ditangkap Militer Israel, Pemerintah Bantah Jadi Tahanan atau Sandera
Nasional

9 WNI Ditangkap Militer Israel, Pemerintah Bantah Jadi Tahanan atau Sandera

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kondisi 9 Warga Negara Indonesia yang Ditahan Militer Israel

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam misi kemanusian bersama Global Sumud Flotilla 2.0 kini sedang ditahan oleh militer Israel. Mereka ditangkap saat mencoba menembus blokade laut di wilayah Gaza, sebuah tindakan yang dilakukan oleh pasukan Israel.

Penangkapan dan Kondisi Terkini

Menurut informasi yang diperoleh dari Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, sembilan WNI yang ditangkap dalam operasi tersebut dalam kondisi sehat dan baik. Dua di antaranya adalah jurnalis dari Republika, yaitu Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah.

Andi menyampaikan bahwa informasi tentang kondisi para WNI didapatkan dari seseorang yang enggan disebutkan identitasnya. Namun, orang tersebut memiliki akses langsung ke komunikasi dengan pihak di Israel. Menurut sumber tersebut, para WNI telah menjalani tahap awal pemeriksaan untuk memastikan apakah mereka memiliki hubungan dengan organisasi kriminal.

Selain itu, proses pemeriksaan dokumen juga sedang berlangsung, meskipun sempat tertunda karena hari keagamaan di Israel yang membuat banyak libur. Andi berharap proses deportasi dapat berjalan lancar sehingga para WNI bisa segera bebas.

Lokasi Penahanan dan Proses Pemeriksaan

Para WNI yang ditahan kini berada di Kota Ashdod, salah satu pelabuhan terbesar di Israel. Letaknya sekitar 40 km dari Kota Gaza. Biasanya, orang-orang yang ditangkap di perairan internasional dibawa ke Ashdod untuk diperiksa, diinterogasi, dan dokumen mereka disita.

Kementerian Luar Negeri RI mengatakan jumlah WNI yang ditangkap bertambah dari semula 5 orang menjadi 9 orang. Mereka tersebar pada lima kapal kemanusiaan berbeda dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF). Rombongan ini terdiri dari lebih dari 460 aktivis dari 45 negara.

Identitas Sembilan WNI yang Ditahan

Berdasarkan data dari Global Peace Convoy Indonesia, Rabu (20/5/2026), sembilan WNI tersebut telah mengirimkan pesan darurat melalui video. Berikut daftar lengkap nama-nama mereka:

  • Andi Angga Prasadewa – Kapal Josef
  • Rahendro Herubowo – Kapal Ozgurluk
  • Andre Prasetyo Nugroho – Kapal Ozgurluk
  • Thoudy Badai – Kapal Ozgurluk
  • Bambang Noroyono (Abeng) – Kapal BoraLize
  • Herman Budianto Sudarsono – Kapal Zapyro
  • Ronggo Wirasanu – Kapal Zapyro
  • Asad Aras Muhammad – Kapal Kasr-1
  • Hendro Prasetyo – Kapal Kasr-1

Mereka ditangkap pada waktu yang berbeda. Beberapa dari mereka sempat lolos dari intersepsi Israel, tetapi akhirnya ikut ditangkap beberapa jam kemudian.

Pernyataan Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mendesak Israel untuk melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa setidaknya ada 10 kapal Global Sumud Flotilla yang ditangkap oleh tentara Israel.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa penangkapan tersebut bukanlah penculikan atau penyanderaan. Menurut Sugiono, penangkapan murni merupakan bentuk interseptasi militer terhadap kapal yang nekat menerobos jalur blokade laut. Israel melarang semua kapal masuk ke wilayah tersebut, terlepas dari tujuan apa pun.

Tindakan Pemerintah dan Keamanan WNI

Sugiono menjelaskan bahwa Kemlu terus memantau perkembangan situasi sejak laporan pertama diterima. Pihaknya juga telah menginstruksikan perwakilan diplomatik Indonesia di Timur Tengah untuk segera mengamankan kepulangan para WNI. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi fisik dan posisi penahanan sembilan WNI tersebut berada dalam status aman.

Sugiono juga mengecam keras tindakan penahanan yang dilakukan oleh militer Israel. Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena para relawan membawa misi kemanusian yang murni untuk membantu warga Gaza.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

26 Mei 2026

Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi

26 Mei 2026

Jual Bayi Kandung Rp25 Juta di Palembang, Ayah Dihukum 6 Tahun

26 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Andhika Ramadhani Dikabarkan ke Persik Kediri! 23 Clean Sheet dan 5.628 Menit Bermain di Persebaya Surabaya

26 Mei 2026

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

26 Mei 2026

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

26 Mei 2026

Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi

26 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?