Pariwisata Kemenparekraf Dukung Pagelaran “Keindahan Karya Kain dan Batik Ku Indonesia” di Italia

Kemenparekraf Dukung Pagelaran “Keindahan Karya Kain dan Batik Ku Indonesia” di Italia

44
0

SIARAN
PERS

KEMENTERIAN
PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Kemenparekraf Dukung Pagelaran “Keindahan Karya Kain
dan Batik Ku Indonesia” di Italia

Jakarta, 27 Mei 2024 – Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung pagelaran fesyen bertajuk “Keindahan
Karya Kain Tenun dan Batik Ku Indonesia” karya desainer Dian Natalia
Assamady pada 2 Juni dan 6 – 8 Juni 2024 di San Polo, Italia.

“Gelaran ini penting untuk memperkuat
identitas bangsa kita, memperkenalkan wastra Nusantara yaitu batik, tenun, dan
songket agar semakin mendunia. Dan tentunya kami sangat bangga,” kata Menteri
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam “The Weekly Brief
With Sandi Uno” di Jakarta, Senin (27/5/2024).

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat melihat  keindahan karya Kain Tenun dan Batikku Indonesia dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Jakarta, Senin (27/5/2024).

Pagelaran tersebut merupakan undangan dari
Wali Kota San Polo Italia dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan
diplomatik antara Indonesia dan Italia.

Selain KBRI Roma, model dan Putri Indonesia
seperti Giok Kinski Maharani Detri, Latisa Maura, dan Yoan Clara turut serta
mendukung desainer Dian Natalia menampilkan wastra terbaik Nusantara.

Menparekraf Sandiaga berharap pagelaran ini
dapat memberikan kontribusi pada PDB ekonomi kreatif dan meningkatkan gairah
wastra Nusantara.

“Mari kita mencintai dan merawat kekayaan
budaya Indonesia. Dan menjadi pelaku aktif dalam mengembangkan warisan seni dan
kerajinan dalam negeri,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Desainer Kain dan Batikku Indonesia, Dian
Natalia Assamady, menyampaikan bahwa keindahan wastra Indonesia ini perlu
diangkat ke kancah dunia. Apalagi motif batik dan tenun yang dimiliki tiap
daerah di Indonesia memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing.

“Sehingga ini layak untuk kita perjuangkan
demi memperkuat jati diri bangsa. Saya juga ingin menguatkan ekonomi kreatif
tanah air dan menunjukkan betapa bernilainya batik dan tenun yang negeri kita
miliki. Semoga ini bisa membawa nama Indonesia lebih dikenal di kancah global,”
kata Dian.

PT. Maxindo Andalan Mitra (Maximo
CommAction), Patricia Meilyn, menyadari bahwa Indonesia memiliki budaya yang
unik dan mempunyai potensi untuk mendunia. Belajar dari ekonomi kreatif Korea
Selatan yang berkembang sangat pesat mulai dari film, musik, kuliner, hingga
fesyen.

“Tentu saja untuk menuju ke sana perlu
elemen dan bersatu padu untuk bersama berjuang. Karena kita punya budaya yang
memang patut diperjuangkan karena memang punya karya seni tinggi dan kaya akan
filosofi,” kata Patricia.

Hadir mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang
Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini.

 

I
Gusti Ayu Dewi Hendriyani

Kepala
Biro Komunikasi

Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

 

Untuk
informasi terkini terkait Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kunjungi

https://kemenparekraf.go.id/berita

Tinggalkan Balasan