Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 3 Mei 2026
Trending
  • Harga Emas Pegadaian Senin 27 April 2026: Galeri 24, Antam, UBS Stagnan Sejak Sabtu
  • 5 model teralis pintu 2 daun terkini, aman dan indah
  • 5 Zodiak Dengan Ramalan Bintang Sempurna Pada 27 April 2026: Virgo Bawa Keberuntungan
  • Apa Itu Motif Pagar Lisplang? Kenali Pesonanya
  • Live Streaming Moto3 Veda Ega Pratama di MotoGP Spanyol 2026
  • 30 Soal Matematika SD 2026: Pecahan, Perbandingan, Pengurutan & Jawaban
  • Kutipan Terbaik Film The Devil Wears Prada
  • AS gunakan teknologi Palantir senilai Rp2 triliun untuk audit pajak dan pencegahan TPPU
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Arus Kencang dan Air Keruh Hambat Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Tarontha Sarmi
Nasional

Arus Kencang dan Air Keruh Hambat Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Tarontha Sarmi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Seldjun Okta di Pantai Tarontha

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Seldjun Okta, seorang pelajar yang hilang terseret arus di Pantai Tarontha, Kabupaten Sarmi, hingga hari keempat. Proses pencarian ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan alat penyelam.

Pencarian besar-besaran dilakukan pada Minggu (4/1/2026), melibatkan berbagai pihak seperti Basarnas, Sat Polairud Polres Sarmi, Koramil, serta masyarakat setempat. Kasat Polairud Polres Sarmi, AKP Gustam, menjelaskan bahwa proses pencarian dibagi menjadi dua tim utama, yaitu tim laut dan tim darat.

Penyisiran Laut dan Daratan

Tim laut menggunakan perahu karet untuk menyisir wilayah perairan di sekitar Pulau Kecebo dan Pulau Tiga secara mendalam. Sementara itu, tim darat melakukan penyisiran manual dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir pantai ke arah barat dan timur. Petugas bahkan menerbangkan pesawat nirawak (drone) pada Minggu sore kemarin guna memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Meskipun teknologi udara telah dikerahkan, keberadaan korban belum juga memberikan titik terang hingga menjelang malam hari.

Kendala Utama dalam Pencarian

Menurut AKP Gustam, kendala utama dalam proses pencarian adalah arus bawah laut yang sangat kencang serta gelombang tinggi. Kondisi air yang keruh dan arus kencang menjadi penghalang utama bagi para penyelam. Operasi SAR lapangan dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT sesuai dengan standar prosedur keselamatan pencarian di air.

Keluarga korban dan aparat kampung tetap melakukan pemantauan mandiri di sepanjang bibir pantai selama malam hari. Tim gabungan berencana memperluas radius pencarian pada Senin pagi dengan harapan kondisi cuaca lebih bersahabat dari sebelumnya.

Teknologi dan Strategi Pencarian

Dalam upaya mempercepat proses pencarian, tim SAR menggunakan berbagai teknologi seperti drone untuk memantau area yang sulit dijangkau. Penggunaan drone membantu memperluas cakupan pencarian dan memberikan gambaran visual yang lebih jelas tentang kondisi pesisir pantai. Selain itu, tim laut juga menggunakan perahu karet untuk menyisir area perairan yang luas.

  • Dengan adanya perahu karet, tim dapat mencapai area yang tidak bisa dijangkau oleh kapal besar.
  • Drone digunakan untuk memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
  • Tim darat melakukan penyisiran manual dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir pantai.

Peran Masyarakat Setempat

Masyarakat setempat turut serta dalam proses pencarian, baik secara langsung maupun dengan memberikan informasi kepada tim SAR. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menemukan korban yang hilang, karena mereka lebih memahami kondisi lingkungan sekitar dan jalur-jalur yang sering dilalui.

Harapan dan Rencana Masa Depan

Meski proses pencarian masih terus berlangsung, tim SAR tetap optimis bahwa korban akan segera ditemukan. Rencananya, pada hari berikutnya, tim akan memperluas radius pencarian dengan harapan kondisi cuaca lebih bersahabat. Dengan kombinasi teknologi dan partisipasi masyarakat, diharapkan proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan cepat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 26 April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

30 April 2026

Jadwal KA Minangkabau Ekspres 2026: Pulau Air–BIM PP, Tiket Rp 10 Ribu

30 April 2026

13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Jogja, Kamar Sempit Penuh Anak

30 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian Senin 27 April 2026: Galeri 24, Antam, UBS Stagnan Sejak Sabtu

3 Mei 2026

5 model teralis pintu 2 daun terkini, aman dan indah

3 Mei 2026

5 Zodiak Dengan Ramalan Bintang Sempurna Pada 27 April 2026: Virgo Bawa Keberuntungan

3 Mei 2026

Apa Itu Motif Pagar Lisplang? Kenali Pesonanya

3 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?