Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 7 Mei 2026
Trending
  • Lima maskapai asing siap terbang ke Indonesia, cek daftar lengkapnya!
  • Apa Itu WhatsApp Plus? Fitur Baru Meta yang Menggiurkan
  • Berita Populer Kepahiang 27 April-3 Mei 2026: Korupsi dan Puting Beliung
  • Tren konsumsi bako meningkat di tengah ekonomi sulit, solusi hemat bagi penggemar tembakau nusantara
  • Prediksi Skor Roma vs Fiorentina, Rekam Jejak dan Statistik Serie A 2026
  • Jawaban Ahmad Dhani Soal Instagram Hilang, Ini Tanggapan Maia Estianty
  • Ini sosok yang membuat Anisa Tumanggor terjebak dunia malam dan narkoba
  • Apa Itu Saham Beredar? Fungsi dan Dampaknya pada Harga Saham
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Arus Kencang dan Air Keruh Hambat Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Tarontha Sarmi
Nasional

Arus Kencang dan Air Keruh Hambat Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Tarontha Sarmi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Seldjun Okta di Pantai Tarontha

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Seldjun Okta, seorang pelajar yang hilang terseret arus di Pantai Tarontha, Kabupaten Sarmi, hingga hari keempat. Proses pencarian ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan alat penyelam.

Pencarian besar-besaran dilakukan pada Minggu (4/1/2026), melibatkan berbagai pihak seperti Basarnas, Sat Polairud Polres Sarmi, Koramil, serta masyarakat setempat. Kasat Polairud Polres Sarmi, AKP Gustam, menjelaskan bahwa proses pencarian dibagi menjadi dua tim utama, yaitu tim laut dan tim darat.

Penyisiran Laut dan Daratan

Tim laut menggunakan perahu karet untuk menyisir wilayah perairan di sekitar Pulau Kecebo dan Pulau Tiga secara mendalam. Sementara itu, tim darat melakukan penyisiran manual dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir pantai ke arah barat dan timur. Petugas bahkan menerbangkan pesawat nirawak (drone) pada Minggu sore kemarin guna memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Meskipun teknologi udara telah dikerahkan, keberadaan korban belum juga memberikan titik terang hingga menjelang malam hari.

Kendala Utama dalam Pencarian

Menurut AKP Gustam, kendala utama dalam proses pencarian adalah arus bawah laut yang sangat kencang serta gelombang tinggi. Kondisi air yang keruh dan arus kencang menjadi penghalang utama bagi para penyelam. Operasi SAR lapangan dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT sesuai dengan standar prosedur keselamatan pencarian di air.

Keluarga korban dan aparat kampung tetap melakukan pemantauan mandiri di sepanjang bibir pantai selama malam hari. Tim gabungan berencana memperluas radius pencarian pada Senin pagi dengan harapan kondisi cuaca lebih bersahabat dari sebelumnya.

Teknologi dan Strategi Pencarian

Dalam upaya mempercepat proses pencarian, tim SAR menggunakan berbagai teknologi seperti drone untuk memantau area yang sulit dijangkau. Penggunaan drone membantu memperluas cakupan pencarian dan memberikan gambaran visual yang lebih jelas tentang kondisi pesisir pantai. Selain itu, tim laut juga menggunakan perahu karet untuk menyisir area perairan yang luas.

  • Dengan adanya perahu karet, tim dapat mencapai area yang tidak bisa dijangkau oleh kapal besar.
  • Drone digunakan untuk memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
  • Tim darat melakukan penyisiran manual dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir pantai.

Peran Masyarakat Setempat

Masyarakat setempat turut serta dalam proses pencarian, baik secara langsung maupun dengan memberikan informasi kepada tim SAR. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menemukan korban yang hilang, karena mereka lebih memahami kondisi lingkungan sekitar dan jalur-jalur yang sering dilalui.

Harapan dan Rencana Masa Depan

Meski proses pencarian masih terus berlangsung, tim SAR tetap optimis bahwa korban akan segera ditemukan. Rencananya, pada hari berikutnya, tim akan memperluas radius pencarian dengan harapan kondisi cuaca lebih bersahabat. Dengan kombinasi teknologi dan partisipasi masyarakat, diharapkan proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan cepat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Apa Itu Saham Beredar? Fungsi dan Dampaknya pada Harga Saham

7 Mei 2026

Ini sosok yang membuat Anisa Tumanggor terjebak dunia malam dan narkoba

7 Mei 2026

Jawaban Ahmad Dhani Soal Instagram Hilang, Ini Tanggapan Maia Estianty

7 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Lima maskapai asing siap terbang ke Indonesia, cek daftar lengkapnya!

7 Mei 2026

Apa Itu WhatsApp Plus? Fitur Baru Meta yang Menggiurkan

7 Mei 2026

Berita Populer Kepahiang 27 April-3 Mei 2026: Korupsi dan Puting Beliung

7 Mei 2026

Tren konsumsi bako meningkat di tengah ekonomi sulit, solusi hemat bagi penggemar tembakau nusantara

7 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?