Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 18 Maret 2026
Trending
  • Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana
  • Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil
  • Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya
  • Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah
  • Prabowo: Defisit Anggaran 3 Persen Hanya Dilewati Saat Krisis
  • Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit
  • DPRD Sumsel anggarkan Rp 486 juta untuk dua meja biliar di rumah dinas pimpinan
  • Susunan Pemain PSM Makassar vs Malut United, Hilman Syah Gantikan Reza Arya Pratama
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Arus Kencang dan Air Keruh Hambat Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Tarontha Sarmi
Nasional

Arus Kencang dan Air Keruh Hambat Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Tarontha Sarmi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian Seldjun Okta di Pantai Tarontha

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Seldjun Okta, seorang pelajar yang hilang terseret arus di Pantai Tarontha, Kabupaten Sarmi, hingga hari keempat. Proses pencarian ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi cuaca ekstrem dan keterbatasan alat penyelam.

Pencarian besar-besaran dilakukan pada Minggu (4/1/2026), melibatkan berbagai pihak seperti Basarnas, Sat Polairud Polres Sarmi, Koramil, serta masyarakat setempat. Kasat Polairud Polres Sarmi, AKP Gustam, menjelaskan bahwa proses pencarian dibagi menjadi dua tim utama, yaitu tim laut dan tim darat.

Penyisiran Laut dan Daratan

Tim laut menggunakan perahu karet untuk menyisir wilayah perairan di sekitar Pulau Kecebo dan Pulau Tiga secara mendalam. Sementara itu, tim darat melakukan penyisiran manual dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir pantai ke arah barat dan timur. Petugas bahkan menerbangkan pesawat nirawak (drone) pada Minggu sore kemarin guna memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Meskipun teknologi udara telah dikerahkan, keberadaan korban belum juga memberikan titik terang hingga menjelang malam hari.

Kendala Utama dalam Pencarian

Menurut AKP Gustam, kendala utama dalam proses pencarian adalah arus bawah laut yang sangat kencang serta gelombang tinggi. Kondisi air yang keruh dan arus kencang menjadi penghalang utama bagi para penyelam. Operasi SAR lapangan dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT sesuai dengan standar prosedur keselamatan pencarian di air.

Keluarga korban dan aparat kampung tetap melakukan pemantauan mandiri di sepanjang bibir pantai selama malam hari. Tim gabungan berencana memperluas radius pencarian pada Senin pagi dengan harapan kondisi cuaca lebih bersahabat dari sebelumnya.

Teknologi dan Strategi Pencarian

Dalam upaya mempercepat proses pencarian, tim SAR menggunakan berbagai teknologi seperti drone untuk memantau area yang sulit dijangkau. Penggunaan drone membantu memperluas cakupan pencarian dan memberikan gambaran visual yang lebih jelas tentang kondisi pesisir pantai. Selain itu, tim laut juga menggunakan perahu karet untuk menyisir area perairan yang luas.

  • Dengan adanya perahu karet, tim dapat mencapai area yang tidak bisa dijangkau oleh kapal besar.
  • Drone digunakan untuk memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
  • Tim darat melakukan penyisiran manual dengan berjalan kaki di sepanjang pesisir pantai.

Peran Masyarakat Setempat

Masyarakat setempat turut serta dalam proses pencarian, baik secara langsung maupun dengan memberikan informasi kepada tim SAR. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menemukan korban yang hilang, karena mereka lebih memahami kondisi lingkungan sekitar dan jalur-jalur yang sering dilalui.

Harapan dan Rencana Masa Depan

Meski proses pencarian masih terus berlangsung, tim SAR tetap optimis bahwa korban akan segera ditemukan. Rencananya, pada hari berikutnya, tim akan memperluas radius pencarian dengan harapan kondisi cuaca lebih bersahabat. Dengan kombinasi teknologi dan partisipasi masyarakat, diharapkan proses pencarian dapat berjalan lebih efektif dan cepat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana

18 Maret 2026

Berita Terpopuler Kotim: Kecelakaan di Eks Golden, 1 Orang Terluka, Arus Mudik 2026 Terlihat di Sampit

18 Maret 2026

Prabowo: Defisit Anggaran 3 Persen Hanya Dilewati Saat Krisis

18 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Syahrul Yasin Limpo: Bukan Pemimpin Jika Hanya Bilang Suku Makassar di Sini, Bugis di Sana

18 Maret 2026

Menteri ‘Koboi’ Dicap, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Stabil

18 Maret 2026

Zakat Mal Bisa Diberikan ke Keluarga? Ini Jawabannya

18 Maret 2026

Produk Apple Terbaru dengan MacBook Murah

18 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?