Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 8 Juni 2026
Trending
  • Pajero Sport vs Fortuner 2026: Pertarungan Sengit SUV Premium di Indonesia
  • AION V Luxury 2026: Harga Terbaru Ini!
  • Startup Korea Selatan Raup Rp427 Miliar, Tantang Dominasi AS dan Cina di Industri Antariksa
  • Kejagung Periksa BGN Pasca Pemecatan Dadan, Diduga Terkait Penjualan Dapur MBG
  • Kamera Selfie Honor 100MP Berbentuk Persegi, Apa Keistimewaannya?
  • 5 Kebiasaan Harian untuk Menjaga Kesehatan Digital Anak
  • Kodam XX Tanggung Biaya Pengobatan Korban Peluru Nyasar di UNP
  • Naskah khutbah Jumat besok 5 Juni 2026: Hijrah dari kebiasaan yang membawa kerugian
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Bursa Transfer MotoGP 2027: Nicolo Bulega Berjuang untuk Menebus Kesalahan Masa Lalu
Otomotif

Bursa Transfer MotoGP 2027: Nicolo Bulega Berjuang untuk Menebus Kesalahan Masa Lalu

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kembalinya Nicolo Bulega ke MotoGP: Impian yang Tidak Pernah Hilang

Nicolo Bulega, pembalap berusia 26 tahun asal Italia, kembali menjadi sorotan dalam bursa transfer pembalap MotoGP 2027. Setelah memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 22 podium tertinggi di Aragon gelaran WSBK 2026, ia dikaitkan dengan rumor kepindahannya ke grid kelas premier bersama VR46 Racing Team. Ini menandai langkah penting bagi Bulega setelah sebelumnya sempat terjebak dalam masa stagnan di kelas Moto2.

Dari Moto2 Hingga WorldSBK: Perjalanan yang Penuh Tantangan

Bulega sejatinya sudah masuk dalam radar utama Ducati sejak tampil impresif sebagai pembalap pengganti Marc Marquez yang cedera di tim pabrikan Ducati Lenovo pada akhir musim lalu, di mana ia berhasil finis ke-15 di Valencia. Namun, dominasi mutlaknya di WSBK musim ini makin mempertegas kelayakannya naik kelas.

Sejak mengakhiri masa di Moto2, Bulega memilih untuk berpindah ke ajang World Supersport (WorldSSP) pada tahun 2022 bersama Aruba.it Ducati. Keputusan ini disebut sebagai perjudian terakhir dalam karier balapnya. “Sejujurnya, ketika Anda pergi ke Supersport, itu adalah kesempatan terakhir. Jadi, Anda harus memanfaatkannya 100 persen,” ujarnya.

Kesempatan untuk Kembali ke MotoGP

Upaya Bulega menembus kelas tertinggi ini sekaligus menjadi ajang penebusan dosa masa lalu. Saat menjuarai FIM Moto3 Junior World Championship 2015, media Italia seperti Moto.it sempat mengadang-gadang dirinya sebagai suksesor Valentino Rossi. Sayang saat naik ke kelas Moto2 (2019-2021) bersama Sky Racing Team VR46 dan Federal Oil Gresini, penampilannya stagnan tanpa satu pun raihan podium selama tiga musim penuh.

Masalah postur tubuh yang terlalu tinggi menyulitkannya menjinakkan motor Moto2. Situasi makin pelik ketika Bulega memutuskan keluar dari VR46 Riders Academy pada akhir 2019. Kehilangan dukungan finansial serta koneksi politik dari akademi terkuat di Italia itu membuat jalurnya ke MotoGP tertutup rapat karena tim satelit enggan meliriknya.

Plot Twist WSBK dan Ambisi Tanpa Batas

Keputusan “banting setir” tersebut justru memicu plot twist. Bulega seolah terlahir kembali menjadi pembalap yang mematikan meskipun terhitung telat panas. Setelah mengunci gelar juara dunia WorldSSP 2023 dan menyabet posisi runner-up pada di WorldSBK 2024, Ducati menyadari bakat terpendam yang sempat redup tersebut.

Berkat performa impresifnya, pintu menuju sirkuit Grand Prix kembali terbuka lebar. Manajernya, Alberto Martinelli, menyebut untuk ke tim pabrikan Ducati tidaklah mudah, opsi kembali ke pelukan Valentino Rossi di VR46 menjadi skenario paling logis untuk musim 2027.

Masa Depan yang Cerah

Merespons rumor panas tersebut, Bulega memilih bersikap diplomatis namun tetap menyiratkan ambisi besar. “Sejujurnya, tidak banyak yang bisa saya katakan. Ini (MotoGP) bisa menjadi sebuah kemungkinan, kami sedang membicarakannya, tetapi belum ada yang pasti,” ungkapnya.

“Tentu saja saya akan sangat menyukainya, karena MotoGP adalah impian semua orang, impian yang saya miliki sejak masih kecil.”

“Faktanya, saya ingin sekali mendapatkan kesempatan lagi untuk kembali ke paddock sebelah setelah masa saya di Moto2 berakhir,” tambahnya.

Tidak Masalah dengan Warna Motor

Terkait warna motor yang akan dikenakan, Bulega memberikan jawaban yang sangat menggugah. “Tentu saja! Untuk sebuah motor MotoGP, saya bahkan tidak keberatan jika harus menggunakan warna ungu. Warna apa pun tidak masalah bagi saya,” pungkas Bulega.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pajero Sport vs Fortuner 2026: Pertarungan Sengit SUV Premium di Indonesia

7 Juni 2026

AION V Luxury 2026: Harga Terbaru Ini!

7 Juni 2026

Honda Super-ONE Listrik Tampil di GIIAS 2026, Harga Rp 300 Jutaan?

7 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pajero Sport vs Fortuner 2026: Pertarungan Sengit SUV Premium di Indonesia

7 Juni 2026

AION V Luxury 2026: Harga Terbaru Ini!

7 Juni 2026

Startup Korea Selatan Raup Rp427 Miliar, Tantang Dominasi AS dan Cina di Industri Antariksa

7 Juni 2026

Kejagung Periksa BGN Pasca Pemecatan Dadan, Diduga Terkait Penjualan Dapur MBG

7 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?