Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 23 Februari 2026
Trending
  • Pengakhiran The Beatles, kisah legendaris yang mengubah musik dunia
  • Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan
  • Ada Tanda-Tanda Kelalaian, Polisi Selidiki Kecelakaan KA Bandara Tabrak Truk di Tangerang
  • Berita Populer Kalteng: Isu Disharmonisasi Agustiar-Edy, Tantangan Kekompakkan 4 Tahun ke Depan
  • Pedri Kembali Berlatih Usai Cedera Hamstring, Tanda Positif bagi Barcelona di Musim Padat
  • 6 hotel murah untuk buka puasa di Surabaya mulai Rp 100 ribu
  • Berkah Ramadhan! Alaaeddine Ajaraie Bahagia Usai Cetak Gol untuk Persija Jakarta di Bulan Puasa
  • 5 Trik Efektif Hemat Belanja Online Saat Ramadan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Mahasiswa Suarakan Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Subianto Biasa Saja
Politik

Mahasiswa Suarakan Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Subianto Biasa Saja

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover15 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Mahasiswa Suarakan Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Subianto: Biasa Saja
Presiden Prabowo Subianto(Antara)

Presiden Prabowo Subianto menganggap unjuk rasa mahasiswa yang menyuarakan Indonesia Gelap adalah sesuatu yang wajar dalam negara demokrasi.

“Menyampaikan pendapat itu wajar dan biasa saja dalam demokrasi,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meneruskan pendapat Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (18/2).

Kendati demikian, ia mengajak masyarakat, terutama mahasiswa yang berunjuk rasa, untuk lebih jeli memahami informasi soal kebijakan pemerintah. Dia menyebut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga telah memastikan kebijakan efisiensi pemerintah tidak berdampak kepada anggaran untuk beasiswa, biaya UKT, dan tak juga berdampak kepada pemecatan tenaga honorer.

Baca juga : Gerindra: #Indonesiagelap Bentuk Kekagetan terhadap Kebijakan Prabowo

“Kami mengimbau adik-adik mahasiswa untuk lebih jeli. Dari Jumat lalu sudah dijelaskan oleh Bu Menkeu, saya juga hadir, bersama pimpinan DPR, bahwa efisiensi ini tidak berdampak pada pendidikan. KIP (Kartu Indonesia Pintar), beasiswa, termasuk LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tetap berjalan,” tutur Mensesneg.

Prasetyo pun kembali menekankan semangat efisiensi itu bukan untuk mengganggu pelayanan kepada masyarakat, tetapi memangkas pengeluaran negara yang selama ini kurang produktif, misalnya, seperti seminar-seminar atau acara diskusi (FGD).

“Semangat efisiensi ini bukan untuk mengganggu masyarakat, tapi untuk memangkas hal-hal yang kurang produktif, seperti acara seremonial, seminar, atau FGD yang sudah terlalu banyak. Sekarang rakyat butuh aksi nyata,” ujar Prasetyo Hadi.

Baca juga : Respons Demo Indonesia Gelap, Mensesneg: Indonesia Bangkit

Dalam kesempatan terpisah, Menkeu Sri Mulyani menyatakan kriteria efisiensi kementerian/lembaga mencakup aktivitas-aktivitas seperti perjalanan dinas, seminar, alat tulis kantor (ATK), acara-acara peringatan dan perayaan, serta kegiatan seremonial lainnya. Artinya, sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi tidak terdampak kebijakan penghematan belanja tersebut.

“Kami tegaskan bahwa beasiswa Kartu Indonesia Pintar tidak dilakukan pemotongan atau pengurangan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/2) minggu lalu.

Menkeu melanjutkan jumlah penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar untuk tahun anggaran 2025 sebanyak 1.040.192 mahasiswa. Anggaran yang telah disiapkan untuk beasiswa tersebut sebesar Rp14,69 triliun.

“Anggaran tersebut tidak terkena pemotongan dan tidak dikurangi. Dengan demikian, seluruh mahasiswa yang telah dan sedang menerima beasiswa KIP Kartu Indonesia Pintar dapat meneruskan program belajar seperti biasanya,” kata Menkeu.

Biasa Gelap Indonesia mahasiswa Prabowo presiden Saja Suarakan Subianto
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Berita Populer Kalteng: Isu Disharmonisasi Agustiar-Edy, Tantangan Kekompakkan 4 Tahun ke Depan

23 Februari 2026

Mulai 20 Februari: Cek Simulasi Pajak Kendaraan Jawa Tengah Setelah Relaksasi 5 Persen

23 Februari 2026

Renungan Harian Katolik: Mencoba Tuhan atau Percaya Penuh?

23 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pengakhiran The Beatles, kisah legendaris yang mengubah musik dunia

23 Februari 2026

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, dan Kesehatan

23 Februari 2026

Ada Tanda-Tanda Kelalaian, Polisi Selidiki Kecelakaan KA Bandara Tabrak Truk di Tangerang

23 Februari 2026

Berita Populer Kalteng: Isu Disharmonisasi Agustiar-Edy, Tantangan Kekompakkan 4 Tahun ke Depan

23 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?