
“(Sopir) masih di rumah sakit,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Bayu Satake Setianto saat dihubungi, Kamis (11/4).
Sopir bus akan menjalani pemeriksaan terkait kecelekaan tersebut. Namun, sebelum dimintai keterangan, polisi memastikan terlebih dahulu bahwa kesehatannya dalam kondisi baik.
“Untuk dicek kesehatannya juga,” jelas Satake.
“Kejadian laka lantas tunggal Bus PO Rosalia Indah Nopol AD 7019 OA,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Stefanus Bayu Satake Setianto.
Akibat kejadian ini, 7 orang dilaporkan tewas. Mereka terdiri dari 6 penumpang dan seorang kondektur. Selain itu, 15 orang mengalami luka ringan dan 12 lainnya selamat.
“Jumlah penumpang 34, terdiri dari 32 penumpang, 1 sopir, 1 kondektur,” imbuh Satake.
6 orang korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RSI Weleri. Sedangkan jenazah kondektur bus masih dalam proses evakuasi karena terjepit di dalam bus.
Adapun peristiwa bermula saat bus nahas ini melaju dari arah barat ke timur, di lajur kiri. Sesampainya di KM 370 + 200 jalur A, pengemudi diduga mengantuk sehingga terjadi kecelakaan.
“Bus PO Rosalia Indah Nopol AD 7019 OA keluar dari jalan masuk ke parit sepanjang 200 meter,” pungkas Satake.