
IndonesiaDiscover –
Sobat Pesona pasti pernah mendengar tentang Hari Raya Waisak. Hari raya yang juga sering disebut sebagai Trisuci Waisak ini merupakan salah satu hari penting bagi Umat Buddha. Hari Raya Trisuci Waisak ini disebut demikian karena terjadi tiga peristiwa penting di hari ini, yaitu kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama, tercapainya penerangan sempurna oleh Pertapa Gautama, dan wafat atau mangkatnya sang Buddha Gautama.
Perayaan Hari Raya Waisak di Indonesia biasanya dipusatkan secara nasional di komplek Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tahun ini pun demikian, Sobat Pesona. Bertemakan “Jalan Kebijaksanaan Menuju Kebahagiaan Sejati,” perayaan Hari Raya Waisak 2566/2022 akan digelar dengan rangkaian perayaan dimulai pada 14 – 16 Mei 2022.
Untuk lebih jelasnya, ini dia tiga acara penting dalam rangkaian perayaan Hari Raya Waisak secara nasional di Candi Borobudur:
- Pengambilan air berkat dari umbul atau Mata Air Jumprit di Kabupaten Temanggung serta penyalaan obor menggunakan sumber api abadi di Mrapen, Kabupaten Grobogan. Obor akan disemayamkan di Candi Mendut dan kemudian dilanjutkan dengan prosesi arak-arakan menuju Candi Borobudur.
- Ritual Pindapatta: pemberian dana makanan kepada para bhikkhu atau pertapa oleh umat Buddha untuk memberikan kesempatan dalam melakukan hal-hal yang baik. Tahun ini, ritual Pindapatta direncanakan untuk diadakan di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang.
- Samadhi atau pertapaan pada detik-detik puncak bulan purnama. Nah, untuk penentuan bulan purnama ini adalah berdasarkan perhitungan falak atau orbit benda-benda langit, sehingga puncaknya dapat terjadi pada siang hari. Pada tahun ini, diperkirakan puncaknya akan datang pada Senin (16/5), pukul 11.13.46 WIB.
Selain tiga upacara pokok di atas, akan dilakukan juga pradaksina atau ritual mengelilingi Candi Borobudur, pawai, serta acara kesenian yang direncanakan untuk digelar pada pukul 19.00 WIB. Satu hal yang menarik di dalam setiap perayaan Hari Waisak di kompleks Candi Borobudur adalah ritual pelepasan lampion yang biasa disebut sebagai Lentera Puja. Tradisi yang sempat absen dua tahun karena pandemi ini kembali diadakan pada perayaan Hari Raya Waisak 2566/2022. Pelepasan lampion dipercaya bertujuan untuk menghilangkan hal-hal negatif dari diri manusia serta mewujudkan impian dan harapan dari setiap umat. Maka dari itu, setiap partisipan masing-masing menuliskan doa serta harapan mereka di lampion yang mereka lepaskan agar menjalani kehidupan yang lebih baik.
Sobat Pesona pasti tertarik kan mengikuti kemeriahan perayaan ini? Catat rincian jadwal jam buka, penukaran tiket, dan pelepasan lampion Waisak 2022 di Candi Borobudur ini, ya!
● Penukaran Tiket: 15.00 WIB
● Open Gate Sesi 1: 18.00 WIB
● Acara Sesi 1: 18:00-19:30 WIB
● Open Gate Sesi 2: 20.30 WIB
● Acara Sesi 2: 20:30-22.00 WIB
Saat Sobat Pesona mengunjungi Magelang dan menyaksikan sendiri perayaan Hari Raya Waisak, kami ingin mengingatkan untuk selalu patuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti cuci tangan sesering mungkin, jaga jarak dengan orang lain, dan pakai masker di tempat umum. Jangan lupa lengkapi vaksin kamu dengan booster untuk pengalaman berwisata yang aman dan sehat. Ikuti kami di media sosial, di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, dan TikTok.