Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 22 Februari 2026
Trending
  • Doa Kamilin Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan, Bacaan Setelah Tarawih Sebelum Witir
  • Prediksi Bodo vs Inter Milan: Nerazzurri Percaya Diri Kalahkan Glimt, Calhanoglu dan Frattesi Absen
  • Kepala Desa Kritik Pemangkasan Dana Desa 70% untuk Koperasi Merah Putih
  • Arsip Rahasia Epstein: Terbongkarnya Sisi Gelap Kapitalisme
  • Tanpa Aceh, Rencana Ekonomi Syariah Hanya Cetak Biru?
  • Jangan Tunda! 6 Tanda Karet Pintu Mobil Perlu Diganti Segera
  • Tiga Kolam Renang di Solo yang Cocok untuk Berenang Jelang Ramadhan, Termasuk Bengawan Sport Centre
  • 5 skutik besar nyaman untuk mudik, tidak lelah dan hemat bahan bakar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»WHO Persetujui Tes Cepat COVID-19 Pertama
Ragam

WHO Persetujui Tes Cepat COVID-19 Pertama

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengakuan WHO terhadap Tes Antigen Cepat untuk Deteksi COVID-19

Pada 17 Desember 2025, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan langkah penting dalam upaya pengendalian pandemi COVID-19. Untuk pertama kalinya, WHO memberikan status prequalification kepada dua alat tes antigen cepat untuk SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit tersebut. Kedua produk tersebut adalah SD Biosensor STANDARD Q COVID-19 Ag Test dan ACON Biotech Flowflex SARS-CoV-2 Antigen Rapid Test (Self-Testing).

Sebelumnya, kedua tes ini telah melewati fase penggunaan darurat melalui mekanisme WHO Emergency Use Listing (EUL). Pada September 2020, STANDARD Q dari SD Biosensor bahkan menjadi tes antigen cepat pertama di dunia yang masuk daftar EUL WHO, memungkinkan penggunaannya secara luas di lebih dari 100 negara selama fase kritis pandemi.

Apa Itu Emergency Use Listing (EUL)?

EUL dirancang sebagai penilaian risiko—manfaat untuk mempercepat akses terhadap produk kesehatan penting saat darurat kesehatan masyarakat. Dalam kondisi ketika data ilmiah masih terbatas, WHO menilai apakah manfaat suatu produk lebih besar dibandingkan risikonya, sebuah pendekatan pragmatis di tengah krisis global.

Mengapa Prequalification WHO Penting?

Berbeda dari EUL yang bersifat sementara, prequalification WHO memberikan jaminan kualitas jangka panjang. Status ini menegaskan bahwa produk telah memenuhi standar WHO terkait mutu, keamanan, dan kinerja. Tes antigen ini kini memenuhi syarat untuk dibeli oleh badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mitra kesehatan global, serta negara-negara di seluruh dunia.

Bagi negara berpenghasilan rendah dan menengah, keputusan ini membuka peluang besar. Tes dapat diprioritaskan dalam skema pengadaan bersama untuk menekan harga, menjaga stabilitas pasokan, dan mengatasi hambatan akses akibat keterbatasan biaya, logistik, maupun regulasi. Ini menjadi langkah konkret menuju pemerataan alat diagnosis berkualitas.

Peran Tes Antigen Cepat dalam Pemantauan Global

Meski WHO telah mengumumkan berakhirnya fase darurat COVID-19 lebih dari dua setengah tahun lalu, tetapi virus ini masih terus bersirkulasi secara global. Data terkini memang menunjukkan tren yang relatif stabil, tetapi kebutuhan akan alat diagnosis yang akurat dan terjangkau tetap mendesak, terutama di wilayah dengan akses laboratorium yang terbatas.

Tes antigen cepat menawarkan jawaban praktis. Hasil dapat diperoleh dalam 15–30 menit, biayanya lebih terjangkau, dan penggunaannya tidak bergantung pada laboratorium terpusat. Tes ini bisa dilakukan di klinik, fasilitas komunitas, hingga layanan kesehatan bergerak, menjadikannya pelengkap penting bagi tes molekuler seperti PCR, khususnya di daerah dengan kapasitas laboratorium terbatas.

Keberlanjutan dalam Pemantauan Wabah

Hingga kini, tes antigen cepat masih memegang peran krusial dalam mendeteksi dan mengendalikan wabah lokal, melindungi kelompok rentan dan tenaga kesehatan, serta menjaga kesiapsiagaan menghadapi pandemi pernapasan di masa depan. Sejalan dengan strategi diagnostik global WHO, penguatan akses terhadap tes berkualitas dan terdesentralisasi tetap menjadi bagian penting dari upaya mencapai cakupan kesehatan semesta dan ketahanan kesehatan global.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jangan Tunda! 6 Tanda Karet Pintu Mobil Perlu Diganti Segera

22 Februari 2026

5 skutik besar nyaman untuk mudik, tidak lelah dan hemat bahan bakar!

22 Februari 2026

Fabio Quartararo: YZR-M1 V4 Masih Jauh Tertinggal di MotoGP 2026

22 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Doa Kamilin Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahan, Bacaan Setelah Tarawih Sebelum Witir

22 Februari 2026

Prediksi Bodo vs Inter Milan: Nerazzurri Percaya Diri Kalahkan Glimt, Calhanoglu dan Frattesi Absen

22 Februari 2026

Kepala Desa Kritik Pemangkasan Dana Desa 70% untuk Koperasi Merah Putih

22 Februari 2026

Arsip Rahasia Epstein: Terbongkarnya Sisi Gelap Kapitalisme

22 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?