Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Skor Kacamata di Tegal, Persiraja Banda Aceh Gagal Menang Usai Gol Dianulir
  • Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok
  • Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR
  • Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra
  • Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League
  • Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?
  • 9 wakil Indonesia mulai perjuangan di hari pertama Thailand Masters 2026
  • Di Pengadilan Ambon, Petrus Fatlolon Siap Ungkap Dugaan Pemerasan di Balik Penegak Hukum
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Warisan Trauma Bukti Epigenetik yang Melintasi Generasi
Nasional

Warisan Trauma Bukti Epigenetik yang Melintasi Generasi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 Maret 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Warisan Trauma: Bukti Epigenetik yang Melintasi Generasi
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di Scientific Reports menemukan trauma akibat konflik dapat meninggalkan tanda epigenetik yang diwariskan lintas generasi.(freepik)

PENELITIAN terbaru mengungkapkan trauma dapat meninggalkan jejak dalam DNA seseorang dan diwariskan ke generasi berikutnya. Fenomena ini disebut sebagai tanda “epigenetik,” yang mengubah cara gen diekspresikan berdasarkan pengalaman dan lingkungan individu.

Bukti Epigenetik dalam Studi Multinasional

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Scientific Reports menunjukkan trauma akibat peristiwa besar, seperti konflik dan pengungsian, dapat meninggalkan tanda epigenetik yang bertahan lintas generasi. Penelitian ini dipimpin Rana Dajani, ahli biologi molekuler dari Universitas Hashemite, Yordania, yang meneliti tiga generasi keluarga Suriah yang mengalami pembantaian Hama tahun 1982 serta pemberontakan Suriah 2011.

Michael Pluess, peneliti psikologi perkembangan dari Universitas Surrey, Inggris, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menyebut temuan tersebut sebagai sesuatu yang penting. “Studi ini menekankan bagaimana pengalaman traumatis dapat berdampak lintas generasi,” ujarnya.

Baca juga : Film Samar: Ilmira Nirmala Tayang Saat Ramadan, Bawa Horor Psikologis

Kolaborasi Ilmuwan dalam Studi Epigenetik

Dajani bekerja sama dengan Catherine Panter-Brick, seorang antropolog dari Universitas Yale yang ahli dalam biomarker stres dan kesehatan global, serta Connie Mulligan, epigenetisis dari Universitas Florida yang meneliti dampak kesulitan masa kecil. Selama satu dekade, tim ini mengumpulkan data dari keluarga Suriah yang mengalami trauma secara langsung, termasuk ibu hamil selama peristiwa tragis tersebut.

Mereka menghubungi keluarga Suriah di berbagai negara, menjelaskan konsep epigenetik, dan menggali pengalaman mereka. “Mereka merasa dihargai karena memahami sainsnya serta merasa memiliki kendali atas cerita mereka,” kata Dajani.

Bukti Ilmiah Warisan Trauma

Hasil analisis menunjukkan adanya 21 perubahan epigenetik unik pada mereka yang mengalami trauma secara langsung dan 14 perubahan epigenetik unik pada cucu dari nenek yang mengalami trauma saat hamil. Secara keseluruhan, ditemukan perubahan di 35 titik dalam genom. Salah satu perubahan paling signifikan adalah pola metilasi DNA, di mana gugus metil bertambah atau berkurang, menunjukkan dampak trauma yang diwariskan.

Baca juga : Pasangan Australia Alami Trauma Saat Jasad Penumpang Ditempatkan di Sebelah Mereka di Penerbangan Qatar Airways

Menariknya, anak-anak yang mengalami trauma sejak dalam kandungan menunjukkan tanda epigenetik yang membuat mereka tampak lebih “tua” secara biologis dibandingkan usia kronologis mereka. Percepatan penuaan epigenetik ini dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, meskipun belum jelas apakah perubahan ini menyebabkan atau hanya mencerminkan kondisi tersebut.

Implikasi bagi Kesehatan dan Adaptasi Manusia

Para ilmuwan masih mencari tahu bagaimana tanda epigenetik ini memengaruhi kesehatan manusia. Mulligan berspekulasi bahwa tanda epigenetik ini mungkin merupakan mekanisme adaptasi terhadap stres lingkungan dan kekerasan. Namun, hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Dajani menekankan bahwa studi ini dapat mengubah cara manusia memandang trauma, dari sekadar pengalaman negatif menjadi bukti ketahanan dan kemampuan beradaptasi. “Penemuan ini membuktikan bahwa manusia mewarisi kemampuan untuk bertahan dan menghadapi lingkungan yang tidak terduga di masa depan,” katanya.

Dengan penelitian ini, para ilmuwan berharap dapat mengembangkan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana trauma berdampak pada DNA dan mencari cara untuk memitigasi efeknya. Studi ini juga menjadi pengingat bahwa pengalaman manusia, baik atau buruk, dapat membentuk generasi mendatang dalam cara yang lebih dalam daripada yang pernah kita bayangkan. (Live Science/Z-2)

Bukti Epigenetik Generasi Melintasi Trauma Warisan yang
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok

28 Januari 2026

Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR

28 Januari 2026

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Skor Kacamata di Tegal, Persiraja Banda Aceh Gagal Menang Usai Gol Dianulir

28 Januari 2026

Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok

28 Januari 2026

Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR

28 Januari 2026

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?