Peristiwa Bentrokan Antara Suporter Persib dan Persija di Kota Bogor
Pada hari Minggu (11/1), terjadi peristiwa bentrokan antar kelompok suporter yang diduga berasal dari Bobotoh dan The Jakmania. Peristiwa ini terjadi usai pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah dengan skor 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Beckham Putra Nugraha di babak pertama menjadi penentu kemenangan bagi Persib.
Pertandingan tersebut berjalan dengan tensi tinggi sepanjang 90 menit. Meskipun laga akhirnya berakhir dalam keadaan aman, beberapa insiden kecil terjadi di lapangan. Namun, yang lebih memperhatikan adalah gesekan antara para suporter kedua tim, terutama setelah pertandingan usai.
Bentrokan antara Bobotoh dan Jakmania tercatat terjadi di beberapa titik di Kota Bogor. Salah satu lokasi yang viral di media sosial adalah Jalan Baru, Kota Bogor. Akun Instagram @bogor24info mengunggah informasi bahwa suporter Persib Bandung (Bobotoh) terlibat bentrok dengan Jak Mania di lokasi tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti dari bentrokan tersebut masih belum diketahui.
Selain di Jalan Baru, ada beberapa lokasi lain di Kota Bogor yang dilaporkan mengalami kericuhan. Berdasarkan laporan dari Radar Bogor (Jawa Pos Group), para suporter tampak melintas dari Jalan Pemuda. Ketika tiba di Jalan Dadali, mereka langsung memarkir kendaraannya. Para suporter kemudian berdiri di tengah jalan dan terlihat menginjak-injak motor yang berada di sisi kiri Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kericuhan serupa juga terjadi di Jalan Sholeh Iskandar. Para suporter datang dari arah Tugu Narkoba dan setibanya di fly over langsung berlari ke sisi kanan jalan. Bendera-bendera yang dibawa oleh para suporter diacungkan ke atas, sedangkan sebagian dari mereka sampai membakar flare di Jalan Sholeh Iskandar.
Penanganan Oleh Pihak Kepolisian
Kompol Doddy Rosjadi, Kapolsek Tanah Sareal, menyatakan bahwa beberapa aksi kericuhan terjadi pasca konvoi para suporter setelah menonton pertandingan. Menurutnya, hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan terkait adanya korban dari aksi konvoi tersebut. Personel kepolisian masih disiagakan di lokasi-lokasi yang diperkirakan rawan.
“Iya itu, pada konvoi di mana-mana, pas kami datang sudah langsung bubar, jadi bentrok sedikit bubar,” ujar Kompol Doddy seperti dikutip dari Radar Bogor. Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan korban, termasuk di Jalan Dadali.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi Nugroho menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan identifikasi terkait berbagai dugaan aksi kericuhan tersebut. “Kami sedang identifikasi terkait dugaan kejadian tersebut, petugas juga masih terus kami siagakan di lapangan,” ujarnya secara singkat.
Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan dan kesadaran diri dari para suporter dalam menjaga ketertiban selama momen olahraga. Dengan adanya tindakan preventif dari pihak kepolisian, diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.



