Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 30 Maret 2026
Trending
  • 5 alasan mulai bisnis sampingan setelah Lebaran adalah pilihan bijak
  • Mitsubishi Xpander HEV Versi Terbaru, Harga Rp 480 Jutaan
  • Kisah Yuma Soerianto, Anak Indonesia Jadi Pengembang Apple di Usia 10 Tahun
  • Pemimpin intelijen Bali, ini jejak karier Kombes Pol Andy Ervyn yang mengesankan
  • Dinamika Politik Denmark: Pemilu 2026 dan Isu Greenland
  • Prediksi Skor Chile vs Cape Verde: Head-to-Head dan Statistik di FIFA Series 2026
  • Ramalan Zodiak Besok: Leo, Virgo, Libra, Scorpio, 29 Maret 2026 – Kenaikan Saldo & Hadapi Konflik
  • Renungan Katolik Jumat 27 Maret 2026: Bapa Ada dalam Aku
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Viral di Malaysia: Tentara Pesta dengan Wanita Panggilan di Kampus
Nasional

Viral di Malaysia: Tentara Pesta dengan Wanita Panggilan di Kampus

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 Januari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Video Pesta Militer Malaysia Viral di Media Sosial

Sebuah video yang menunjukkan sejumlah personel militer Malaysia sedang berpesta bersama wanita panggilan di dalam kamp militer telah beredar luas di media sosial. Kejadian ini memicu sorotan tajam dari publik dan membuat Kementerian Pertahanan Malaysia mengumumkan penyelidikan internal terhadap kasus tersebut.

Dalam pernyataannya, Kemenhan menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak mencerminkan budaya, nilai-nilai, dan praktik militer yang didasarkan pada disiplin, profesionalisme, dan kepatuhan ketat terhadap prosedur keamanan. Jika terbukti benar, pihak militer akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Peristiwa yang Memicu Protes

Kasus ini pertama kali muncul setelah video pendek beredar di media sosial pada Minggu (4/1/2026), menunjukkan suasana pesta di dalam kamp militer. Salah satu klip yang diklaim diambil di Pangkalan Udara Subang memperlihatkan seorang pria merangkul wanita berpakaian seperti hendak ke kelab malam. Video lain menunjukkan wanita-wanita duduk di bar dan berbincang dengan pria berpakaian kasual.

Pengunggah video menulis bahwa warga sipil masuk ke kamp militer dengan pakaian seronok dan dalam keadaan mabuk, berpesta bersama para anggota militer yang beberapa di antaranya sudah berkeluarga bahkan memiliki anak. Menurut pengunggah, warga sipil yang memasuki kamp harus menunjukkan identitas dan melalui pemeriksaan, tetapi wanita-wanita tersebut diundang, diantar, dan diperlakukan seperti ratu.

Unggahan tersebut juga menekankan bahwa tidak semua unit atau personel militer terlibat dalam kegiatan serupa. “Beberapa unit bebas dari wanita ‘yeye’. Jangan samakan semua patriot bangsa kita,” tulisnya.

Pengakuan dari Seorang Perwira Muda

Salah satu perwira muda menyebut pesta serupa bisa berlangsung hingga empat kali dalam seminggu, dengan biaya sekitar 300–400 ringgit (Rp 1,24 juta-Rp 1,65 juta) per orang. “Pada dasarnya ini seperti pesta di kelab malam, tetapi di dalam mess,” ujarnya. Perwira itu juga mengaku terpaksa mengambil pinjaman pribadi untuk membayar kegiatan tersebut, dan akhirnya cuti sakit akibat tekanan pekerjaan dan keuangan.

Unggahan di media sosial juga memuat aturan tak tertulis untuk tamu pesta, mulai dari aturan berpakaian hingga instruksi agar tamu wanita diperkenalkan kepada perwira senior. Bahkan daftar makanan turut dipublikasikan, yang mencantumkan menu seperti nasi goreng, nugget, kentang goreng, dan sosis.

Reaksi Publik Terhadap Menu Pesta

Peristiwa ini memicu gelombang ejekan warganet, yang menggunakan gambar nugget dan sosis sebagai bentuk sindiran. “Makanan pestanya seperti di kantin sekolah,” komentar seorang pengguna. Supermarket Mydin turut menambah kehebohan dengan unggahan promosi yang menyebut nugget dan sosis cocok untuk acara makan bersama.

Penilaian dari Pakar Strategi

Peneliti senior di Nusantara Academy for Strategic Research, Azmi Hassan, menilai masalah ini mencoreng kedisiplinan dan tata kelola di tubuh militer. “Sudah lama beredar rumor tentang perilaku tidak pantas di fasilitas mess perwira,” ujarnya. Azmi menyebut persoalan ini tidak bisa dianggap sebagai kasus individu semata karena menyangkut teladan di kalangan perwira. “Pangkat yang lebih rendah akan meniru apa yang mereka lihat,” katanya.

Ia juga menyesalkan bahwa pimpinan militer tidak menangani persoalan ini lebih awal, dan memperingatkan agar insiden ini tak dianggap sebagai kasus dari kalangan tertentu.

Tanggapan dari Kepala Angkatan Darat

Kepala Angkatan Darat yang baru dilantik, Jenderal Azhan Md Othman, pada Selasa (6/1/2026), mengatakan bahwa insiden ini ditangani secara serius dan menyerukan seluruh pasukan menjaga ketenangan serta menjunjung tinggi profesionalisme.

Kasus Lain yang Memperparah Kekhawatiran

Kasus ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap institusi militer Malaysia dalam beberapa bulan terakhir. Pada 23 Desember 2025, Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) mengumumkan penyelidikan atas dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan angkatan darat periode 2023–2025. Beberapa individu yang diduga terlibat telah diidentifikasi.

“Pelacakan aset dan langkah pembekuan tengah dilakukan. Namun, nilai aset belum diungkapkan karena investigasi masih berlangsung,” ujar MACC. Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Malaysia mengumumkan pada 31 Desember 2025 bahwa Jenderal Muhammad Hafizuddeain Jantan, yang sebelumnya dijadwalkan memimpin angkatan bersenjata, diberhentikan sementara demi kelancaran investigasi terhadap tuduhan yang menjeratnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 alasan mulai bisnis sampingan setelah Lebaran adalah pilihan bijak

30 Maret 2026

Pemimpin intelijen Bali, ini jejak karier Kombes Pol Andy Ervyn yang mengesankan

30 Maret 2026

Dinamika Politik Denmark: Pemilu 2026 dan Isu Greenland

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 alasan mulai bisnis sampingan setelah Lebaran adalah pilihan bijak

30 Maret 2026

Mitsubishi Xpander HEV Versi Terbaru, Harga Rp 480 Jutaan

30 Maret 2026

Kisah Yuma Soerianto, Anak Indonesia Jadi Pengembang Apple di Usia 10 Tahun

30 Maret 2026

Pemimpin intelijen Bali, ini jejak karier Kombes Pol Andy Ervyn yang mengesankan

30 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?