Pelatih PSIM Jogjakarta Tidak Khawatir Meski Kehilangan Pemain Kunci
Pelatih PSIM Jogjakarta, Jean-Paul van Gastel, menyatakan bahwa ia tidak khawatir meskipun timnya kehilangan beberapa pemain kunci dalam pertandingan pekan ke-16 BRI Super League melawan Semen Padang. Laga tersebut akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (4/1).
Van Gastel menegaskan bahwa ia tidak ingin menjadikan absennya pemain sebagai alasan untuk tidak tampil maksimal saat menjamu Semen Padang. Ia mengatakan bahwa sejak awal, ia telah menekankan kepada pemain yang bukan starter untuk selalu siap ketika tim membutuhkan.
”Sangat disayangkan ada beberapa pemain cedera. Namun, saya sudah tekankan sejak hari pertama bahwa pemain yang bukan starter harus selalu siap ketika tim membutuhkan,” ujar Van Gastel.
Pada laga melawan Semen Padang, PSIM Jogjakarta dipastikan kehilangan dua pemain kunci, yaitu Anton Fase dan Yusaku Yamadera, karena cedera. Selain itu, Raka Cahyana juga tidak bisa tampil karena hukuman akumulasi kartu.
Van Gastel melihat situasi ini sebagai kesempatan bagi pemain pelapis untuk menunjukkan kemampuan mereka dan membangun kekompakan tim yang lebih solid. Ia berharap para pemain muda dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
”Semakin lama Saku (Yusaku) cedera, semakin banyak kesempatan Teddy atau Andy bermain. Ini membuat chemistry mereka dengan tim terbentuk lebih cepat,” tambah Van Gastel.
Kondisi Pemain yang Cedera
Dokter Tim PSIM Jogjakarta, Hansel, menjelaskan kondisi terbaru dari Anton Fase dan Yusaku Yamadera yang harus absen dalam pertandingan melawan Semen Padang.
”Hasil rontgen Anton menunjukkan adanya cedera baru, yakni incomplete fracture pada jari jempol kaki kanan. Untuk Yusaku, rencananya kita istirahatkan sementara karena keluhan nyeri tendon Achilles, kemungkinan butuh waktu sekitar seminggu lagi pemulihannya,” jelas Hansel.
Peringkat Klub di Klasemen Sementara
PSIM Jogjakarta saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Super League dengan 24 poin dari 15 pertandingan. Mereka unggul 14 poin dari Semen Padang yang berada di posisi ke-16.
Van Gastel berharap timnya dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan performa dan memperkuat posisi di klasemen. Ia yakin bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemain inti dan pelapis, PSIM Jogjakarta dapat meraih hasil yang positif dalam pertandingan mendatang.
Strategi dan Persiapan Tim
Selain fokus pada pemain yang absen, Van Gastel juga melakukan persiapan strategis untuk menghadapi Semen Padang. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan komunikasi antar pemain agar bisa menghadapi tekanan dari lawan.
- Dalam latihan terakhir, tim fokus pada peningkatan koordinasi serangan dan pertahanan.
- Pelatih juga memberikan waktu istirahat yang cukup bagi pemain yang sedang dalam masa pemulihan.
- Teknik dan taktik yang digunakan dalam pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan.
Dengan persiapan yang matang, PSIM Jogjakarta siap tampil maksimal meskipun tanpa beberapa pemain kunci. Van Gastel percaya bahwa setiap pemain memiliki potensi untuk membawa tim meraih kemenangan.



