Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Maret 2026
Trending
  • 5 model pintu gerbang terkini untuk tampilan rumah modern
  • 50 kutipan Senin lucu yang menghibur!
  • 5 strategi efektif membuat SOP libur panjang untuk usaha kecil
  • Jejak Karier Didik Farkhan: 5 Bulan Jabat Kajati Sulsel Diperiksa Terkait Mantan Pj Gubernur Bahtiar
  • Renungan Minggu Ini: Percaya Meski Harapan Menghilang
  • Jadwal Acara TV Spesial Lebaran 23 Maret 2026: 172 Hari, Black Adam, dan Paku Tanah Jawa
  • Live hasil FP1 Veda Ega Pratama di MotoGP Brasil 2026
  • 5 Fakta Eks Menag Yaqut yang Jadi Tahanan Rumah: KPK Akui Permohonan Keluarga, Lokasi Terungkap
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Trump Larang Investasi Teknologi China
Nasional

Trump Larang Investasi Teknologi China

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perusahaan Tiongkok Diwajibkan Membatalkan Akuisisi Aset Chip AS

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah memerintahkan sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh warga negara Tiongkok untuk membatalkan akuisisi aset chip dari produsen asal AS. Transaksi tersebut bernilai 2,9 juta dolar AS atau sekitar Rp 48,4 miliar.

Perusahaan yang terlibat dalam transaksi ini adalah HieFo Corporation, yang terdaftar di Delaware dan dikendalikan oleh seorang warga negara Tiongkok. Akuisisi dilakukan pada 30 April 2024 terhadap bisnis chip digital milik Emcore, perusahaan berbasis di New Jersey.

Transaksi tersebut mencakup desain wafer, fabrikasi, pemrosesan, serta fasilitas manufaktur semikonduktor. Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa ada potensi pengalihan pasokan chip indium phosphide yang diproduksi oleh unit bisnis chip digital Emcore ke luar Amerika Serikat. Risiko ini dinilai sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.

Media pemerintah Tiongkok, Global Times, melaporkan bahwa seorang pakar menilai perintah divestasi tersebut mencerminkan kecemasan Washington terhadap persaingan teknologi dengan Tiongkok. Menurut media tersebut, keputusan itu diambil tanpa alasan yang meyakinkan.

Departemen Keuangan AS menjelaskan bahwa kesepakatan akuisisi tersebut tidak diberitahukan kepada Committee on Foreign Investment in the United States (CFIUS). Hal ini mendorong dilakukannya peninjauan oleh tim transaksi non-notifikasi.

“CFIUS mengidentifikasi risiko keamanan nasional yang timbul dari transaksi tersebut terkait potensi akses terhadap kekayaan intelektual, pengetahuan eksklusif, dan keahlian milik EMCORE,” kata Departemen Keuangan AS.

Dalam perintah tersebut, HieFo diminta untuk melepas seluruh aset yang telah diakuisisi dalam waktu 180 hari. Perusahaan juga diwajibkan segera membatasi akses terhadap informasi teknis milik Emcore.

Kondisi Operasional dan Klaim HieFo

Dalam pernyataan tertanggal 2 September 2024, HieFo menyebut kesepakatan akuisisi itu memungkinkan operasional fasilitas Emcore di Alhambra, California, tetap berjalan. Perusahaan juga mengklaim telah berhasil mempertahankan hampir seluruh ilmuwan, insinyur, dan staf operasional utama.

HieFo didirikan oleh Genzao Zhang dan Harry Moore melalui pembelian manajemen atas aset fabrikasi wafer dan chip dari Emcore. Keduanya mencantumkan Mei 2024 sebagai awal bergabung di HieFo di LinkedIn, bertepatan dengan rampungnya akuisisi.

Perusahaan tersebut mengklaim mewarisi lebih dari 40 tahun inovasi optoelektronik dalam manufaktur chip indium phosphide.

Produk dan Kegiatan Emcore

Sementara itu, Emcore memproduksi peralatan navigasi seperti giroskop dan sensor yang digunakan dalam aplikasi komersial, industri, dan pertahanan. Produk tersebut mencakup penggunaan untuk navigasi otonom dan sistem persenjataan, sebagaimana tercantum di situs resmi perusahaan.

Emcore dikeluarkan dari bursa Nasdaq pada awal 2025 setelah merger dengan perusahaan induk manufaktur dirgantara Velocity One LP pada November 2024.

Tantangan dan Dampak

Keputusan ini menunjukkan ketegangan antara AS dan Tiongkok dalam hal investasi asing dan keamanan nasional. HieFo kini harus menghadapi tekanan besar untuk membatalkan akuisisi yang dianggap berisiko oleh pihak berwenang AS.

Kemungkinan besar, langkah ini akan memengaruhi hubungan bisnis antara kedua negara, terutama dalam bidang teknologi semikonduktor. Selain itu, keputusan ini juga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain yang ingin melakukan akuisisi di AS, terutama jika mereka memiliki keterkaitan dengan negara asing.

Pengamatan ini menunjukkan bahwa AS semakin waspada terhadap investasi asing yang dianggap membahayakan keamanan nasional, terutama dalam industri strategis seperti semikonduktor. Hal ini bisa menjadi awal dari kebijakan yang lebih ketat terhadap investasi asing di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jejak Karier Didik Farkhan: 5 Bulan Jabat Kajati Sulsel Diperiksa Terkait Mantan Pj Gubernur Bahtiar

28 Maret 2026

5 Fakta Eks Menag Yaqut yang Jadi Tahanan Rumah: KPK Akui Permohonan Keluarga, Lokasi Terungkap

28 Maret 2026

5 strategi efektif membuat SOP libur panjang untuk usaha kecil

28 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 model pintu gerbang terkini untuk tampilan rumah modern

28 Maret 2026

50 kutipan Senin lucu yang menghibur!

28 Maret 2026

5 strategi efektif membuat SOP libur panjang untuk usaha kecil

28 Maret 2026

Jejak Karier Didik Farkhan: 5 Bulan Jabat Kajati Sulsel Diperiksa Terkait Mantan Pj Gubernur Bahtiar

28 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?