Perbandingan Toyota Vios Hybrid 2026 dan Vios Bensin 2026
Toyota kembali memperkenalkan varian baru di segmen sedan entry-level dengan meluncurkan Vios Hybrid 2026 pada ajang IIMS 2026. Kehadiran varian hybrid ini menambah pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan ramah lingkungan sekaligus efisien dalam penggunaan bahan bakar. Dengan teknologi elektrifikasi yang semakin berkembang, konsumen kini dapat memilih antara efisiensi dari sistem hybrid atau kepraktisan mesin bensin konvensional. Berikut adalah perbandingan detail antara Vios Hybrid 2026 dan Vios Bensin 2026.
Mesin dan Performa
Perbedaan utama terletak pada komponen mesin yang digunakan:
Toyota Vios Hybrid 2026
Menggunakan mesin 2NR-VEX 1.496 cc, 4 silinder, dengan siklus Atkinson. Tenaga maksimum dari mesin bensin mencapai 89,8 dk pada putaran 5.500 rpm, sementara torsi mencapai 121 Nm pada putaran 4.000–4.800 rpm. Sistem hybrid juga dilengkapi motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 79 dk dan torsi 141 Nm. Total sistem hybrid memberikan akselerasi yang lebih halus dan responsif.Toyota Vios Bensin 2026
Mengandalkan mesin 2NR-VE 1.496 cc, 4 silinder, DOHC Dual VVT-i. Tenaga maksimum mencapai 106 dk pada putaran 6.000 rpm, sedangkan torsi puncak mencapai 138 Nm pada putaran 4.200 rpm. Transmisi tersedia dalam opsi CVT atau manual 5 percepatan.
Kesimpulan: Vios Bensin unggul dalam tenaga puncak, sedangkan Vios Hybrid lebih efisien dan menawarkan torsi instan dari motor listrik.
Konsumsi Bahan Bakar
- Vios Hybrid: Diklaim memiliki efisiensi konsumsi bahan bakar yang sangat baik, yaitu 22–25 km/liter berkat kombinasi mesin Atkinson cycle dan motor listrik.
- Vios Bensin: Rata-rata konsumsi bahan bakar sekitar 16–18 km/liter, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Hybrid jelas lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar, terutama untuk penggunaan di perkotaan dengan lalu lintas padat.
Harga
- Vios Hybrid 2026: Lebih mahal sekitar Rp30–40 juta dibandingkan varian bensin. Di Malaysia, selisih harga mencapai RM13 ribu lebih tinggi untuk varian hybrid.
- Vios Bensin 2026: Tetap menjadi pilihan paling terjangkau di segmen sedan entry-level.
Fitur dan Teknologi
- Vios Hybrid:
- Sistem EV Mode untuk berkendara hanya dengan motor listrik pada jarak pendek.
- Regenerative braking untuk mengisi ulang baterai saat deselerasi.
- Panel instrumen digital dengan informasi aliran energi.
Fitur keselamatan Toyota Safety Sense lebih lengkap.
Vios Bensin:
- Fitur standar seperti ABS, EBD, dan Vehicle Stability Control.
- Panel instrumen konvensional tanpa indikator energi hybrid.
Desain Eksterior dan Interior
Secara desain, keduanya hampir identik. Namun, Vios Hybrid biasanya memiliki detail pembeda seperti:
- Emblem Hybrid di bodi.
- Aksen biru pada logo Toyota.
- Interior dengan nuansa lebih premium, termasuk panel instrumen digital.
Perawatan dan Biaya Kepemilikan
- Vios Hybrid: Biaya perawatan sedikit lebih tinggi karena adanya komponen baterai dan sistem elektrifikasi. Namun, Toyota memberikan garansi baterai hingga 8 tahun.
- Vios Bensin: Lebih sederhana dan murah dalam perawatan, dengan ketersediaan suku cadang yang melimpah.
Tabel Perbandingan
| Aspek | Vios Hybrid 2026 | Vios Bensin 2026 |
|---|---|---|
| Mesin | 2NR-VEX Atkinson + motor listrik | 2NR-VE Dual VVT-i |
| Tenaga | 89,8 dk + 79 dk motor listrik | 106 dk |
| Torsi | 121 Nm + 141 Nm motor listrik | 138 Nm |
| Konsumsi BBM | 22–25 km/liter | 16–18 km/liter |
| Harga | Lebih mahal Rp30–40 juta | Lebih terjangkau |
| Fitur | EV Mode, regenerative braking, Safety Sense | Fitur standar ABS, EBD, VSC |
| Perawatan | Lebih kompleks, garansi baterai 8 tahun | Lebih murah dan sederhana |
Target Konsumen
- Vios Hybrid 2026: Cocok untuk pengguna urban yang peduli lingkungan dan menginginkan efisiensi bahan bakar tinggi.
- Vios Bensin 2026: Pilihan populer untuk konsumen umum yang fokus pada harga dan kepraktisan.
Dengan hadirnya dua pilihan ini, Toyota berhasil memperluas pasar Vios: hybrid untuk konsumen urban yang peduli lingkungan dan bensin untuk keluarga atau individu yang mengutamakan kepraktisan serta biaya kepemilikan rendah.



