Antusiasme Masyarakat DIY Terhadap Toyota New Veloz Hybrid
Antusiasme masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terhadap kehadiran Toyota New Veloz Hybrid sangat tinggi meskipun mobil ini belum diluncurkan secara resmi. Rencananya, mobil ini akan diperkenalkan di DIY pada awal Februari 2026 mendatang. Untuk memperkenalkan model baru ini, Nasmoco menggelar acara Preview Veloz Hybrid Test Drive Experience di Jogja City Mall pada 11 dan 12 Januari 2026.
Marketing Planing & Costumer Relation Dept Head Nasmoco Group, Riski Permana menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 37 test drive, namun antusiasme masyarakat jauh lebih besar. Bahkan, meskipun belum diluncurkan di DIY, Nasmoco telah mencatat adanya 67 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di cabang Nasmoco Janti, Mlati, dan Bantul.
“MPV Toyota memang diterima dengan baik di Jogja. Kami pun optimis tahun 2026 ini akan lebih baik dari tahun 2025 secara penjualan Toyota. Kehadiran Veloz Hybrid ini benar-benar game changer. MPV ini memiliki segmen pasar yang paling besar di Indonesia, bahkan di Jawa Tengah dan DIY,” ujarnya.
Veloz Hybrid dirancang dengan teknologi terbaru, seperti yang diusung oleh Yaris Cross. Dari sisi efisiensi bahan bakar, mobil ini mampu mencapai 28,9 km per liter. Teknologi power split device membuat mobil ini memiliki performa yang kuat karena didukung dua mesin.
“Mesin 2NR-VEX dengan Series-Parallel Hybrid, dikendalikan oleh Toyota Hybrid System (THS), memberikan transisi berkendara halus, responsif, dan instan berkat kolaborasi dengan motor listrik,” jelasnya.
Salah satu keunggulan Veloz Hybrid adalah teknologi self charging. Baterai mobil ini terisi secara otomatis saat pengereman, sehingga pengemudi tidak perlu mencari SPKLU. Dengan mode elektrik (EV Mode), Veloz Hybrid mampu melaju tanpa suara mesin bensin.
Mobil ini juga dirancang responsif di segala medan. “Mobil lebih stabil saat digunakan untuk bermanuver terutama saat melewati tikungan. Handling dan akselerasi mesin juga terasa lebih responsif ketika pedal gas diinjak. Mesin bensin bekerja untuk memberikan dukungan tenaga kepada motor listrik,” paparnya.
Varian dan Minat Pasar
Branch Manager Nasmoco Bantul, Afi Prabowo menyebutkan bahwa peminat Veloz Hybrid cukup beragam. Tidak hanya kendaraan pribadi, mobil ini juga digunakan sebagai lahan bisnis, seperti mobil rental. Beberapa pelaku usaha rental telah melakukan SPK.
“Mereka melihat market dan demand-nya dulu, karena kaitannya dengan sewa juga. Jadi segmennya beragam, pemerintahan juga ada. Sudah ada dari Solo, Purwokerto ada 7 unit, Klaten 5 atau 7,” ujarnya.
Sementara itu, Branch Manager Nasmoco Janti, Sigit Priyambodo menilai kehadiran Veloz Hybrid akan semakin menggairahkan pasar di DIY. Mengingat 50 persen segmen di DIY merupakan MPV. Adanya insentif opsen juga menjadi peluang.
“Setiap unit baru masih mendapatkan insentif opsen, yang nilainya lumayan besar. Misalnya di kategori Veloz ini nilainya sekitar Rp 8 juta hingga Rp 10 juta,” katanya.
Harga dan Fitur
Diketahui harga On The Road (OTR) Veloz Hybrid EV di Jateng-DIY mulai dari Rp300 jutaan. Veloz Hybrid hadir dalam beberapa pilihan varian:
- Veloz V Hybrid, varian dasar yang paling terjangkau.
- Veloz Q Hybrid, interior full black dan fitur lebih premium.
- Veloz Q Hybrid Modelista, tampil lebih sporty.
- Veloz Q Hybrid Modelista TSS, varian tertinggi.
Pada preview Veloz Hybrid Test Drive Experience, pelanggan bisa mendapatkan exclusive travel luggage yang melakukan SPK on the spot.
Alasan Konsumen Memilih Veloz Hybrid
Salah satu konsumen, Hero menyebutkan bahwa hemat bahan bakar menjadi salah satu alasannya memilih Veloz Hybrid.
“Pertimbangan membeli Veloz Hybrid, konsumsi bahan bakarnya lebih irit dibanding mobil yang saya pakai sekarang. Menggunakan dua engine yang satu electrical, satunya combustion. Kemudian handlingnya itu mantap ya, suspensinya juga bagus,” imbuhnya.



