Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di Jalan Tol Kunciran-Cengkareng (JKC), di mana sebuah mobil Toyota Avanza melawan arus lalu lintas. Kejadian ini terekam kamera dan viral di media sosial.
Mobil tersebut terlihat melaju di jalur yang seharusnya tidak dilewati, yaitu arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Dalam rekaman video yang beredar, Avanza tersebut tampak melintasi bahu jalan tol sambil berpapasan dengan kendaraan lain yang memilih berhenti untuk menghindari bahaya.

Dari hasil pantauan rekaman, kondisi lalu lintas di ruas Tol Kunciran–Cengkareng dari arah Bandara Soekarno-Hatta saat kejadian tergolong lengang. Namun, aksi melawan arus tetap dinilai sangat berisiko.

Menurut Kasat Lantas Bandara Soekarno-Hatta, AKP Sularno, kejadian ini bermula ketika Avanza berhenti sebelum memasuki Gerbang Tol Benda Utama KM 3. Tepat sebelum area transaksi gardu tol, mobil tersebut tiba-tiba memutar balik arah.
“Tiba-tiba sebelum masuk ke area transaksi gardu 7 entrance Benda, mobil berhenti lalu memutar balik dan melaju melawan arah ke arah Soetta,” ujar Sularno dalam pernyataannya.
Setelah memutar arah, Avanza langsung melaju berlawanan arah di jalur tol. Meskipun lalu lintas di sekitar masih relatif lancar, petugas di lokasi langsung berupaya mencegah mobil agar tidak terus melawan arah.
Upaya penghentian dilakukan dari jarak sekitar 300 meter. “Satpam gerbang sempat lari dan teriak untuk mencegah agar mobil itu tidak putar arah, tapi kendaraan tetap melaju dan tidak teridentifikasi,” papar Sularno.
Sopir Avanza tersebut tidak mengindahkan peringatan dan terus melaju menjauh ke arah Bandara Soekarno-Hatta. Meski dalam rekaman tidak terlihat adanya benturan dengan kendaraan lain, pihak kepolisian tetap menilai aksi tersebut berisiko tinggi.
Hingga kini, polisi belum dapat mengidentifikasi pengemudi maupun Avanza yang terlibat. Menurut Sularno, kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian tidak berhasil merekam tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) mobil tersebut, sehingga proses identifikasi menjadi terkendala.
Sebagai tindak lanjut, petugas kepolisian telah melakukan patroli dan penyisiran di sepanjang ruas Tol Kunciran–Cengkareng, mulai dari KM 05+600B hingga sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga saat ini kendaraan yang melawan arus tersebut belum ditemukan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas di jalan tol. Tindakan melawan arus tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Berikut videonya:



