Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 2 April 2026
Trending
  • Laporan Utama: Pasar Mobil Baru Menghadapi Tantangan Daya Beli Konsumen
  • 4 Tips Perawatan Rambut Pria Penggemar Touring, Tidak Mudah Lekat!
  • Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon
  • Jadwal Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026, Live SCTV & Indosiar, Update Peringkat FIFA
  • ICW Soroti Kasus Yaqut Cholil Qoumas, Minta KPK Turun Tangan
  • Empat Nakes Tambrauw Ditembak, Polisi Sebut KKB Dalangnya
  • 6 Ide Bisnis Jasa Minim Modal Tanpa Kompetitor, Coba Segera!
  • Harga iPhone 17 Terbaru 2026, Chip A19 Jadi Sorotan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon
Nasional

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 April 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Praka Farizal Rhomadhon, salah satu prajurit TNI yang gugur di Lebanon saat menjalankan misi perdamaian dunia. Dia gugur akibat serangan rudal Israel. Menurut keterangan Kementerian Pertahanan, ada tiga prajurit TNI yang gugur.

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Tiga prajurit TNI gugur saat menjalankan tugas di Lebanon. Hal ini dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan RI. Para prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur di Lebanon Selatan pada Senin, 30 Maret 2026.

Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang terluka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut. Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam siaran pers menyampaikan bahwa para korban saat itu tengah menjalankan tugas pengawalan untuk mendukung kegiatan operasional UNIFIL.

Insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kejadian masih diselidiki oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah Indonesia melalui Kemhan dan TNI terus berkoordinasi dengan markas besar UNIFIL untuk memastikan keselamatan seluruh personel serta menjamin penanganan terbaik bagi para korban.

“Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis juga telah dilaksanakan secara cepat sesuai prosedur operasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” jelasnya. Kemhan menegaskan keselamatan pasukan perdamaian harus menjadi prioritas. Rico menekankan bahwa semua pihak yang terlibat konflik diharapkan menghormati hukum humaniter internasional serta menjamin keamanan personel penjaga perdamaian.

“Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan mendukung stabilitas kawasan melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB,” tegas dia.

Korban Serangan Militer Israel

Sebelumnya, sebanyak empat prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menjadi korban atas serangan Israel ke Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026). Menurut informasi terbaru dari Markas Besar (Mabes) TNI, mereka adalah Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, Praka Farizal Rhomadhon, dan Praka Arif Kurniawan.

Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis. Keempat korban merupakan anggota Kompi C United Nations Position (UNP) 7-1 dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Mekanis (Yonmek) XXIII-S yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Untuk penanganan medis, dua prajurit yang mengalami luka ringan dirawat di Hospital Level I UNIFIL, yakni fasilitas kesehatan dasar milik pasukan PBB. Sementara itu, prajurit yang mengalami luka berat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk perawatan lanjutan. Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut.

Profil Praka Farizal Rhomadhon

Salah satu prajurit TNI yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon dari Kodam Iskandar Muda (IM). Praka Farizal gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Praka Farizal merupakan bagian dari Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) UNIFIL 2025, yang bertugas menjaga stabilitas di wilayah konflik.

Dia berasal dari Batalyon Infanteri 113 Jaya Sakti, satuan yang bermarkas di Kabupaten Bireuen di bawah Kodam Iskandar Muda. Kepala Penerangan Kodam IM, Teuku Mustafa Kamal, membenarkan kabar duka tersebut. Dia mengatakan, almarhum merupakan bagian dari satuan tugas yang hampir menyelesaikan masa penugasan di Lebanon.

Praka Farizal Rhomadhon gugur usai terkena proyektil yang menghantam salah satu pos kontingen Indonesia pada Minggu (29/3). Menurut UNIFIL proyektil tersebut meledak di dekat Desa Adchit al Qusayr di Lebanon selatan. Praka Farizal Rhomadhon merupakan seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari satuan Batalyon Infanteri (Yonif) 113/Jaya Sakti, di bawah naungan Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda.

Dalam perjalanan karier militernya, dia terakhir menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima, posisi jabatan operasional untuk menjaga disiplin dan tata tertib di lingkungan Kompi Markas satuan Yonif. Lahir di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 3 Januari 1998, Praka Farizal tumbuh menjadi sosok prajurit muda yang berdedikasi.

Dia tercatat pernah menerima tanda kehormatan berupa Satyalancana Dharma Nusa (SL Dharma Nusa) serta Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun. Bintang Jasa itu sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas, disiplin, dan pengabdian tanpa cacat dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.

Semangat pengabdian itu membawanya mendapat kepercayaan menjalankan misi internasional sebagai penjaga perdamaian dunia. Pada April 2025, dia ditugaskan dalam misi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Penugasan tersebut menjadi bentuk kehormatan sekaligus tanggung jawab besar sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

Praka Ferizal menjadi Anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL. Namun, pengabdian itu harus berakhir tragis. Praka Farizal Rhomadhon meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat serangan militer Israel di Lebanon yang mengenai kontingen Indonesia di dekat wilayah Adchit Al Qusayr.

Kepergiannya menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia. Praka Farizal adalah seorang suami dan ayah yang penuh kasih. Dia menikah dengan Fafa Nur Azila pada 4 Juli 2023, dan dari pernikahan tersebut dikaruniai seorang putri bernama Shanaya Almahyra Elshanu yang lahir pada 6 Mei 2024.

Keluarga kecilnya selama ini tinggal di Asrama Militer Kima Yonif 113/Jaya Sakti di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kepergian Praka Farizal meninggalkan luka mendalam bagi istri dan anaknya yang masih kecil. Namun, dedikasi dan pengorbanannya sebagai prajurit penjaga perdamaian akan selalu dikenang sebagai bagian dari pengabdian terbaik untuk bangsa dan dunia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

4 Tips Perawatan Rambut Pria Penggemar Touring, Tidak Mudah Lekat!

2 April 2026

ICW Soroti Kasus Yaqut Cholil Qoumas, Minta KPK Turun Tangan

2 April 2026

6 Ide Bisnis Jasa Minim Modal Tanpa Kompetitor, Coba Segera!

2 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Laporan Utama: Pasar Mobil Baru Menghadapi Tantangan Daya Beli Konsumen

2 April 2026

4 Tips Perawatan Rambut Pria Penggemar Touring, Tidak Mudah Lekat!

2 April 2026

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon

2 April 2026

Jadwal Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026, Live SCTV & Indosiar, Update Peringkat FIFA

2 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?