Kondisi Cedera Marselino Ferdinan dan Perjalanan Pemulihan
Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, akhirnya buka suara mengenai kondisi cedera yang dialaminya. Ia menceritakan bahwa dirinya harus menjalani operasi dan menerima sebanyak 30 jahitan akibat cedera hamstring yang terjadi beberapa bulan lalu. Dalam wawancaranya, ia juga menjelaskan alasan mengapa ia memutuskan pulang kampung ke Surabaya.
Marselino diketahui dipinjamkan oleh Oxford United ke klub kasta teratas Liga Slovakia, AS Trencin, pada awal musim ini. Namun, ia telah lama absen membela tim tersebut sejak November lalu. Hal ini juga membuatnya tidak bisa memenuhi panggilan untuk tampil di SEA Games 2025 pada Desember silam.
Masa Pemulihan yang Panjang
Setelah menjalani operasi satu bulan lalu, Marselino kini sedang menjalani masa pemulihan selama empat bulan. Karena kondisinya, ia diberi izin libur oleh Oxford United selama dua minggu, sehingga memutuskan untuk pulang kampung ke Surabaya.
“Puji Tuhan baik. Kebetulan ada cedera habis operasi satu bulan lalu dan pemulihannya empat bulan,” ujar Marselino dalam wawancara yang dilansir dari Instagram Hope Physiotherapy.
Ia mengungkapkan bahwa cedera hamstring ini terjadi saat ia masih bermain untuk AS Trencin. Meskipun merasakan adanya masalah di otot paha belakangnya, ia tetap memaksakan diri untuk bermain.
“Waktu di pertandingan, saya tampil di satu gim. Saya merasa ada masalah di hamstring tapi latihan juga,” katanya.
Pembelajaran Berharga dari Cedera
Marselino mengaku bahwa cedera ini menjadi pelajaran penting baginya. Sebagai pemain muda, ia mengakui bahwa mentalnya sempat sulit menerima kondisi cedera yang membuatnya harus menepi cukup lama.
Namun, ia menyadari bahwa sebagai pemain sepak bola, cedera adalah risiko yang tak bisa dihindari. Oleh karena itu, ia berusaha menerima situasi ini dengan lebih dewasa.
“Mungkin lebih ke mental saja. Karena pemain muda agak susah menerima cedera tetapi mau tidak mau cedera adalah risiko bagi pemain sepak bola, risiko profesi. Jadi, kita harus menerimanya,” jelasnya.
Proses Pemulihan dan Latihan Intensif
Setelah menjalani operasi, Marselino hanya menjalani latihan ringan selama beberapa bulan. Namun, kini ia mulai meningkatkan intensitas latihan setelah menjalani fisioterapi.
“Intensitasnya baru tinggi sekarang karena sudah masuk ke satu bulan, jalan dua bulan agak dinaikkan. Jadi keras semua tadi,” ungkap Marselino.
Ia mengakui bahwa proses pemulihan ini tidak mudah, namun ia tetap berkomitmen untuk kembali bermain dengan performa terbaiknya.
Pesan untuk Pemain Muda
Sebagai pemain senior, Marselino ingin memberikan pesan penting kepada pemain muda. Ia menekankan pentingnya kesadaran akan kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri saat merasa sakit.
“Pemain muda biasanya ambisi dan egonya masih tinggi. Jadi saya kalau merasa cedera sedikit, kalau masih bisa bermain, saya pasti paksakan,” ujarnya.
Namun, ia kini belajar bahwa jika ada cedera sedikit apa pun, pemain harus lebih peduli pada diri sendiri. Ia mengingatkan agar para pemain muda tidak malu atau takut untuk berkonsultasi jika merasakan sakit.
“Tetap lakukan latihan 100 persen, tanggung jawab sama diri sendiri, fokus pada apa yang mau dicapai dan kalau merasakan cedera langsung konsultasi. Jangan malu, jangan takut,” tuturnya.
Kapan Marselino Kembali Bermain?
Berdasarkan informasi yang diperoleh, AS Trencin menyatakan bahwa Marselino Ferdinan harus absen hingga Maret mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemulihan masih membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Meski begitu, Marselino tetap optimis dan berkomitmen untuk kembali bermain dengan performa terbaiknya. Ia berharap dapat membantu Timnas Indonesia dan klubnya kembali bersinar di lapangan hijau.



