Kabupaten Tasikmalaya Meraih Peringkat Ketiga Nasional dalam Peningkatan Produksi Beras
Kabupaten Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Cecep Nurul Yakin, daerah ini berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu “lumbung pangan” utama Indonesia dengan meraih peringkat ketiga nasional kategori peningkatan produksi beras tahun 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam acara Panen Raya dan Deklarasi Swasembada Pangan Nasional yang berlangsung di Jarong Turi, Cilebar, Kabupaten Karawang, pada Rabu, 7 Januari 2026.
Pencapaian ini menjadikan Kabupaten Tasikmalaya masuk ke dalam jajaran elit daerah penghasil pangan. Ia bersanding dengan Kabupaten Karawang yang menduduki peringkat pertama. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa strategi ketahanan pangan yang diterapkan di wilayah Tasikmalaya selama tahun 2025 sangat efektif.
Bupati Cecep Nurul Yakin menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat hadir dalam acara tersebut dan menyaksikan sahabatnya, Bupati Karawang, yang meraih juara pertama nasional serta Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil meraih juara ketiga.
Komitmen untuk Terus Berkembang
Meskipun telah meraih penghargaan, Bupati Cecep tidak ingin cepat puas. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini hanyalah awal dari kerja keras yang lebih besar. Ia berkomitmen untuk terus memacu pembangunan di sektor pertanian guna mempertahankan status swasembada pangan.
“Insyaallah kita gaspol membangun infrastruktur dan mempertahankan swasembada pangan,” tegasnya saat didampingi Bupati Karawang di lokasi acara.
Bupati Cecep juga mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras di lapangan. Menurutnya, peringkat tiga besar ini adalah hasil sinergi antara Pemerintah Daerah, dinas terkait, dan yang paling utama adalah para petani Tasikmalaya.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras kolektif. Kami berharap prestasi ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja demi kesejahteraan masyarakat Tasikmalaya yang lebih luas,” tambahnya.
Strategi Ketahanan Pangan yang Efektif
Keberhasilan Kabupaten Tasikmalaya dalam meningkatkan produksi beras tidak terlepas dari strategi yang diterapkan oleh pemerintah setempat. Dalam beberapa tahun terakhir, pihak pemerintah daerah telah fokus pada pengembangan sektor pertanian, termasuk penyediaan infrastruktur yang memadai dan pelatihan kepada petani.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Peningkatan akses air irigasi untuk lahan pertanian.
- Pemberian bantuan teknis dan alat pertanian kepada petani.
- Pelatihan manajemen pertanian modern.
- Penguatan sistem distribusi hasil panen.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan pelaku usaha pertanian juga menjadi faktor penting dalam mencapai hasil yang optimal.
Masa Depan yang Lebih Cerah
Dengan pencapaian ini, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi besar untuk terus berkembang dalam sektor pertanian. Kehadiran peringkat ketiga nasional merupakan indikasi bahwa kebijakan dan program yang diterapkan sudah tepat sasaran.
Di masa depan, pemerintah daerah akan terus berupaya memperkuat ketahanan pangan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Selain itu, pihak pemerintah juga akan berupaya meningkatkan kualitas hidup para petani melalui berbagai program pendukung.



