Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Maret 2026
Trending
  • Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan
  • SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND
  • 5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan
  • Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap
  • Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?
  • 5 Zodiak Beruntung, Ramalan Karier Taurus dan Cancer Besok 23 Maret
  • Prediksi Skor Bournemouth vs Manchester United: Head-to-Head dan Statistik Liga Inggris
  • Selain Gus Yaqut, 5 Tahanan KPK yang Pernah Tak Ada di Rutan dan Lapas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND
Hiburan

SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

SUGA BTS Terlibat dalam Pengembangan Program Terapi Berbasis Musik untuk Anak dengan Autisme

SUGA, salah satu anggota grup musik BTS, kembali menjadi perhatian publik, bukan karena karya musiknya bersama group, melainkan kontribusinya dalam bidang terapi untuk anak dengan autisme. Ia resmi tercatat sebagai salah satu penulis buku panduan terapi berbasis musik bertajuk MIND Program, yang dirilis pada 19 Maret 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa peran seorang artis global bisa melampaui industri hiburan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Konsep MIND Program: Terapi Sosial Melalui Musik



MIND Program merupakan singkatan dari Music, Interaction, Network, Diversity, yaitu sebuah metode terapi kelompok yang memanfaatkan musik sebagai media utama untuk membangun keterampilan sosial. Berbeda dari pendekatan konvensional yang umumnya bergantung pada kemampuan verbal dan kognitif, program ini lebih menekankan pengalaman langsung dalam proses belajar.

Melalui berbagai aktivitas seperti memilih alat musik, bermain bersama, hingga tampil dalam kelompok, anak-anak diajak untuk berinteraksi secara alami. Dari proses ini, mereka belajar mendengarkan, menunggu giliran, serta memahami ekspresi nonverbal. Program ini disusun dalam 12 sesi bertahap, mulai dari interaksi dasar hingga pengembangan komunikasi emosional dan kerja sama yang lebih kompleks, sehingga dinilai lebih inklusif terutama bagi anak dengan keterbatasan komunikasi verbal.

Peran Aktif SUGA dalam Pengembangan Program



Keterlibatan SUGA BTS dalam proyek ini tidak hanya sebatas nama sebagai penulis. Ia telah terlibat sejak awal pengembangan program pada tahun 2024, ketika bekerja sama dengan Profesor Cheon Geun Ah. Ia bahkan turun langsung sebagai relawan, mengajar musik dan berinteraksi dengan anak-anak peserta program. Pengalaman tersebut menjadi dasar penting dalam menyusun metode terapi yang lebih relevan.

Dalam kata pengantar buku, Profesor Cheon menegaskan:

“Buku ini tidak bisa dibahas tanpa menyebut nama Min Yoongi. Kontribusinya sangat menentukan dalam mewujudkan program ini.”

Dukungan Nyata Lebih dari Ide: Donasi dan Pusat Terapi



Tak hanya menyumbangkan ide dan waktu, Min Yoongi juga memberikan dukungan finansial yang signifikan. Pada Juni 2025, ia mendonasikan sekitar 5 miliar won untuk mendirikan pusat terapi khusus di Severance Hospital sebagai bentuk komitmennya terhadap pengembangan terapi bagi anak dengan autisme.

Pusat tersebut, yang dikenal sebagai Min Yoongi Treatment Center, resmi dibuka pada September 2025 dan menjadi lokasi utama pelaksanaan MIND Program sekaligus pusat penelitian terapi berbasis seni. Kehadiran fasilitas ini menjadikan program tersebut sebagai salah satu model awal yang mengintegrasikan musik ke dalam sistem klinis formal.

Hasil Uji Coba dan Harapan Global



Hasil uji coba awal menunjukkan perkembangan signifikan pada peserta, terutama dalam kemampuan adaptasi sosial, pemahaman isyarat nonverbal, dan motivasi untuk berinteraksi. Anak-anak yang sebelumnya kesulitan mengekspresikan emosi secara verbal pun mulai menunjukkan kemajuan melalui interaksi berbasis musik.

Profesor Cheon berharap panduan ini dapat digunakan secara luas oleh tenaga medis di berbagai negara. Ia menyatakan,

“Kami berharap para ahli dapat menerapkan filosofi dan prosedur program ini dalam praktik klinis,”

sekaligus menegaskan bahwa musik dapat menjadi alat penyembuhan yang efektif, bukan sekadar hiburan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Arti Nama Awindya dalam Bahasa Jawa dan Film Kuncen

27 Maret 2026

Transfer Liga Inggris: Arsenal Bakal Lepas Bintang Muda 30 Juta Euro

27 Maret 2026

5 rekomendasi film dan serial detektif penuh misteri dan lucu

27 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan

27 Maret 2026

SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND

27 Maret 2026

5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan

27 Maret 2026

Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap

27 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?