Kemenangan Bali United Berdampak pada Statistik Pemain
Laga pekan ke-15 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (22/12) lalu, menjadi momen penting bagi Bali United. Tim asal Bali ini berhasil mengalahkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor 0 – 3. Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua secara beruntun yang diraih oleh Serdadu Tridatu dalam dua bulan terakhir.
Tiga gol yang dicetak oleh Bali United muncul pada babak kedua. Gol pertama dilesatkan oleh Tim Receveur di menit ke-60, kemudian Boris Kopitovic mencatatkan gol lewat titik putih di menit ke-82, dan Thijmen Goppel menutup pertandingan dengan gol di menit ke-89. Hasil ini tidak hanya memberikan poin penting bagi Bali United, tetapi juga berdampak pada statistik pemain mereka.
Berdasarkan data I.League, tiga pemain Bali United mencatatkan rekor statistik yang menonjol hingga pekan ke-15 Super League 2025-2026. Ketiga pemain tersebut adalah kiper Mike Houptmeijer, striker Boris Kopitovic, dan penyerang sayap Thijmen Goppel. Berikut perinciannya:
Mike Houptmeijer: Penjaga Gawang Terbaik di Liga
Mike Houptmeijer, kiper Bali United, baru saja mendapatkan kenaikan harga pasar sebesar Rp 3,48 miliar. Performanya di laga melawan PSBS Biak sangat luar biasa. Selain mencatatkan lima kali clean sheet dalam 15 pertandingan terakhir, Houptmeijer sering melakukan saves gemilang yang membuat gawang Bali United tidak kebobolan.
Berdasarkan data I.League, Mike Houptmeijer tercatat melakukan 58 kali saves, angka terbanyak di antara seluruh penjaga gawang yang berlaga di Super League 2025-2026. Ia mengungguli kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari (54 saves), dan penjaga gawang PSBS Biak, Kadu Monteiro (53 saves). Bahkan, ia juga unggul dari mantan kiper Bali United yang kini mengawal Borneo FC, Nadeo Argawinata (53 saves), serta kiper Persis Muhammad Riyandi (50 saves).
Boris Kopitovic: Striker yang Masih Perlu Dikembangkan
Meski menjadi pilihan utama di sektor depan, Boris Kopitovic masih kesulitan membuktikan performa terbaiknya di depan gawang lawan. Dalam 14 laga bersama Bali United, ia hanya mencetak empat gol dan satu assist.
Namun, Kopitovic masuk daftar pemain yang paling banyak mencetak peluang melalui shots on target. Berdasarkan data I.League, ia melepaskan 22 kali shots on target. Hanya kalah dari striker Arema FC Dalberto Luan (26 kali) dan penyerang Borneo FC Mariano Peralta (24 kali). Meskipun demikian, ia mengungguli penyerang Persija Emaxwell Souza (18 kali) dan penyerang Persijap Carlos Franca (17 kali).
Thijmen Goppel: Pencipta Peluang Terbanyak
Thijmen Goppel, penyerang sayap Bali United, kembali menunjukkan statistik sensasional di kompetisi Super League. Berdasarkan data I.League, ia dan penyerang Persija Allano Lima berhasil mencetak 32 kali chances created, yang merupakan angka tertinggi di antara pemain lain.
Chances created adalah statistik yang menghitung jumlah operan terakhir yang berujung tembakan ke gawang, baik menjadi gol maupun tidak. Jika operan tersebut menjadi gol, maka tercatat sebagai assist, tetapi jika tidak gol, dihitung sebagai key pass.
Thijmen Goppel mengungguli gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente yang mencetak 25 kali chances created, serta pemain Persik Ezra Walian dan pemain Persita Pablo Ganet yang sama-sama mencetak 22 kali peluang.



