Juventus Mengalahkan Napoli dalam Laga yang Penuh Tekanan
Pada pertandingan yang berlangsung di Allianz Stadium, Juventus berhasil memberikan pukulan telak bagi Napoli dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara Serie A. Bermain di kandang sendiri, Si Nyonya Tua tampil dominan dengan mengalahkan rivalnya dengan skor 3-0. Hasil ini menjadi mimpi buruk bagi Antonio Conte, yang kembali ke mantan klubnya.
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Maurizio Mariani, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang emas pertama datang dari Weston McKennie yang menyambut umpan silang Andrea Cambiaso, tetapi sundulannya masih melenceng. Tekanan terus berlanjut saat Khephren Thuram melepaskan tembakan keras yang sayangnya masih membentur tiang gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-22. Berawal dari umpan terobosan Manuel Locatelli yang membelah pertahanan tim tamu, Jonathan David berhasil lolos dari jebakan offside. Penyerang asal Kanada itu dengan tenang melepaskan tembakan rendah ke sudut bawah gawang yang tak mampu dijangkau kiper Napoli Alex Meret. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama meskipun Juventus sempat mendapatkan beberapa peluang tambahan melalui Locatelli dan Thuram.
Memasuki babak kedua, tim asuhan Antonio Conte mencoba bangkit. Rasmus Hojlund sempat memberikan ancaman lewat tembakan yang meleset tipis dari gawang Michele Di Gregorio. Namun, kokohnya lini belakang Juventus membuat Napoli kesulitan membangun momentum serangan yang berarti.
Keasyikan menyerang, gawang Napoli justru kembali dibobol pada menit ke-77. Melalui serangan balik yang rapi, Fabio Miretti mengirimkan umpan pendek di dalam kotak penalti yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kenan Yildiz. Pesta kemenangan Juventus ditutup pada menit ke-86 melalui aksi Filip Kostic. Pemain asal Serbia itu melepaskan sepakan keras dari tepi kotak penalti yang bersarang rendah di sudut gawang Alex Meret dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Napoli sempat mencoba memperkecil ketertinggalan melalui pemain pengganti Romelu Lukaku pada masa injury time, tetapi skor tetap tidak berubah hingga laga usai.
Statistik yang Menunjukkan Dominasi Juventus
Meskipun skor akhir menunjukkan dominasi total tuan rumah, statistik pertandingan mencatat sebuah ironi yang menyakitkan bagi tim tamu. Napoli sebenarnya memegang kendali permainan dengan 59% penguasaan bola dan melepaskan 566 operan akurat sepanjang laga yang memaksa Juventus lebih banyak bertahan di area sendiri.
Namun, Juventus justru tampil sangat efektif, dari hanya 41% penguasaan bola, mereka mampu melepaskan 6 tembakan tepat sasaran, jauh mengungguli Napoli yang hanya mencatatkan 1 tembakan ke arah gawang.
Kekalahan itu memperpanjang tren negatif Napoli yang tidak pernah menang dalam tujuh kunjungan terakhir mereka ke markas Juventus sekaligus kekalahan tandang kelima Napoli di liga musim ini. Hasil tanpa poin membuat Napoli tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di puncak klasemen sementara. Sebaliknya, bagi Juventus kemenangan itu membuat Allianz Stadium menjadi benteng kokoh yang belum tertembus musim ini.
Kemenangan Juventus itu membuat jarak poin dengan Napoli hanya selisih satu angka yang memposisikan tim asuhan Luciano Spalletti pada posisi kelima, satu tingkat di bawah Napoli.



