Kekecewaan The Jakmania Pasca Laga Persija Jakarta Vs Borneo FC
Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Borneo FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 yang digelar di Jakarta International Stadium, Selasa, 3 Maret 2026 berakhir dengan hasil imbang 2-2. Hasil ini memicu kekecewaan besar dari para penggemar setia Persija Jakarta atau dikenal sebagai The Jakmania.
Babak Pertama: Tensi Tinggi dan Peluang Terlewat
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi. Allano Lima memberikan tendangan selamat datang di menit ke-2. Tendangan dari luar kotak penalti hanya membuat lini belakang Borneo FC waspada namun belum mampu menembus gawang Nadeo.
Juan Villa memberikan balasan di menit ke-4 dengan tendangan yang mirip dengan Allano Lima. Tendangan Juan Villa yang menukik bisa dibelokkan Andritany yang berujung lemparan ke dalam saja. Di menit ke-9 Gustavo mencoba menusuk pertahanan Borneo FC dengan melakukan umpan mendalam kepada Maxwell. Maxwell yang berdiri bebas tak mampu mengontrol bola meski sudah di depan gawang hingga kehilangan kendali.
Nadeo melakukan penyelamatan berkelas di menit ke-11 saat tendangan dari Allano berhasil ditepis dalam keadaan sempit. Tensi tinggi laga ini terlihat saat Thales yang bersundulan dengan Obi. Thales lalu memberikan yapping ke Obi dalam jarak dekat.
Di menit ke-18 Maxwell mendapatkan kesempatan emas setelah berhadapan 1-1 dengan Nadeo. Top skorer Persija Jakarta itu tak mampu menyelesaikan one on one nya karena tendangan melebar ke atas gawang. Alaaeddine dan Allano terjadi miskomunikasi di menit ke-26 saat sudah sama-sama berada di kotak penalti. Allano memberikan umpan di tiang dekat, sedangkan Alaaeddine menunggu di tengah kotak penalti.
Andritany sempat salah melakukan passing di menit ke-35 karena sasarannya meleset ke pemain Borneo FC. Obi yang menyambut langsung mengarahkan ke gawang namun Andritany melakukan tanggung jawabnya dengan langsung menghalau bola dengan kakinya. Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Mariano Peralta yang diduga menggunakan kakinya untuk mengganjal kaki Fabio Calonego.
Wasit memberikan tambahan waktu 1 menit di babak pertama namun tak ada gol yang tercipta. Kartu kuning diberikan pada Jordi Amat yang telat menekel Mariano Peralta.
Babak Kedua: Gol dan Penyelamatan Hebat
Persija Jakarta membuka babak kedua dengan gol ke gawang Nadeo di menit ke-47. Bermula dari memanfaatkan pemain Borneo yang belum siap dari sisi pojok kanan. Bola itu mengenai kepala Alaaeddine yang menjadikan assist untuk Gustavo.
Di menit ke-49 Rizky Ridho harus cuci piring atas blunder Andritany yang salah mengumpan bola. Bola yang jatuh ke kaki Mariano harus langsung dipatahkan oleh Rizky Ridho hingga berbuah kartu kuning. Andritany melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-60 saat mendapatkan tandukan dari Obieta.
Namun, di menit ke-61 gawangnya jebol oleh Juan Villa. Berawal dari salah umpan dari pemain Persija Jakarta yang berhenti di kaki Juan Villa. Ia lalu membawa bola dari sisi kanan gawang menuju ke tengah lapangan. Di luar kotak penalti, Juan Villa yang diadang oleh Thales Lira masih bisa melakukan eksekusi. Bola mengarah di pojok kanan atas Andritany yang berbuah skor penyama kedudukan 1-1.
Tendangan melengkung di menit ke-70 oleh Allano Lima nyaris membobol gawang Nadeo. Namun, Nadeo berhasil menyelamatkannya. Setelah melakukan sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang Nadeo. Bertubi-tubi penyelamatan dari Nadeo dan Komang Teguh yang menghalau bola masuk ke gawang. Bahkan wasit sempat melakukan Cek VAR apakah bola sempat masuk ke garis gawang. Namun, wasit tak melihat adanya gol yang tercipta pada kemelut itu.
Fabio Calonego berhasil menggandakan kedudukan Persija Jakarta di menit ke-74. Tendangan roket Fabio sekitar 20 meter dari gawang tak mampu ditepis oleh Nadeo. Wasit memberikan tambahan waktu 4 menit namun tak ada tambahan gol yang tercipta.
Reaksi The Jakmania dan Komentar Penggemar
Hasil imbang ini memicu reaksi keras dari The Jakmania. Beberapa komentar di kolom unggahan Instagram Persija Jakarta menunjukkan ketidakpuasan terhadap penampilan Andritany Ardhiyasa. Salah satu komentar menyebutkan, “Kiper tua di mainin terus, buat apa ada kiper muda,” sedangkan yang lain menulis, “Buat apa margono dibeli kalo ga dimainin.”
Cyrus Margono, rekrutan Persija Jakarta di putaran kedua musim 2025/2026, menjadi sorotan. Meskipun memiliki label bintang dan diaspora, ia kerap kali menjadi penghangat bench dan belum pernah dimainkan. Para penggemar berharap Cyrus Margono akan dimainkan di laga-laga mendatang.
Susunan Pemain
Persija Jakarta
Kiper: Andritany Ardhiyaksa
Belakang: Jordi Amat, Rizky Ridho, Thales Lira
Gelandang: Allano Lima, Bruno Tubarao, Dony Tri, Fabio Calonego
Penyerang: Alaaeddine Ajaraie, Maxwell Souza, Gustavo Almeida
Borneo FC
Kiper: Nadeo Argawinata
Belakang: Sleyton Santos, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon, Westherley Garcia
Gelandang: Kei Hirose, Mohammad Anez, Rivaldo Pakpahan
Penyerang: Juan Villa, Koldo Obeita, Mariano Peralta



