Tren Pasar Mobil Bekas di Tahun 2026
Di tengah perkembangan pesat industri otomotif, khususnya dengan munculnya berbagai kendaraan listrik baru, segmen mobil bekas dengan anggaran sekitar Rp50 jutaan masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang mencari kendaraan harian yang tahan lama, irit bahan bakar, dan biaya perawatan yang terjangkau. Berdasarkan pantauan di berbagai bursa mobil bekas digital maupun showroom fisik, konsumen pada tahun 2026 lebih memilih kendaraan yang memiliki rekam jejak mesin tangguh serta suku cadang yang mudah ditemukan.
Dominasi Mobil Irit di Kelas LCGC
Untuk kebutuhan berkendara di dalam kota yang padat, mobil-mobil Low Cost Green Car (LCGC) produksi awal masih mendominasi permintaan. Contohnya adalah Daihatsu Ayla dan Toyota Agya yang diluncurkan antara tahun 2013 hingga 2017. Kini, unit-unit ini sudah mulai menjangkau harga sekitar Rp50 jutaan. Selain pajak yang murah, konsumsi bahan bakar yang mencapai 20 km/liter membuat mobil-mobil ini tetap diminati untuk mengurangi biaya operasional harian.
Legenda yang Tak Tergantikan
Di segmen mobil keluarga atau MPV, Toyota Avanza generasi awal (2004–2007) masih menjadi primadona di pasar mobil bekas. Meskipun usianya cukup tua, mesin K3-VE milik Avanza dinilai sangat tahan lama. Selain Avanza, Isuzu Panther tipe Royal atau Hi-Grade dari akhir era 90-an juga kembali populer di tahun 2026. Mesin dieselnya mampu menyerap bahan bakar berkualitas rendah tanpa masalah berarti, menjadikannya pilihan ideal untuk pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh.
City Car dan Sedan untuk Kenyamanan
Bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan saat berkendara, Toyota Vios generasi pertama (baik yang pernah digunakan sebagai taksi maupun pribadi) dan Suzuki Karimun Wagon R menjadi pilihan menarik. Vios dikenal memiliki mesin 1NZ-FE yang kuat dan efisien, sementara Karimun Wagon R menawarkan ruang kabin yang luas dengan dimensi yang ringkas, memudahkan manuver di jalanan sempit.
Saran Ahli bagi Pembeli
Para praktisi otomotif memberikan peringatan bahwa membeli mobil dengan usia di atas 10 tahun pada tahun 2026 memerlukan ketelitian ekstra. “Kuncinya bukan hanya pada kilometer rendah, tapi pada riwayat perawatan,” ujar salah satu inspektur mobil bekas di Jakarta. Calon pembeli disarankan untuk selalu menyiapkan dana cadangan sekitar Rp5 hingga Rp10 juta di luar harga beli. Dana ini sangat penting untuk melakukan peremajaan komponen penting seperti sistem pendingin, penggantian oli total, hingga pengecekan kaki-kaki agar mobil siap digunakan sebagai kendaraan harian yang bebas rasa khawatir.



