Pemprov Sumbar Siapkan Pengaturan Lalu Lintas untuk Arus Mudik Lebaran
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan arus mudik pada perayaan Lebaran 1447 H. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan sistem satu arah (one way) pada jalur utama Padang–Bukittinggi. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyampaikan bahwa kebijakan ini diberlakukan guna mengurangi kepadatan kendaraan selama masa puncak mudik.
Pengaturan Waktu One Way
Menurut Mahyeldi, pengaturan satu arah akan berlaku dalam dua waktu berbeda. Dari Padang ke Bukittinggi, pengendara diwajibkan mematuhi aturan one way pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Sementara itu, dari Bukittinggi ke Padang, pengaturan ini berlaku pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini diharapkan bisa memberikan kepastian informasi bagi masyarakat sehingga perjalanan mudik menjadi lebih tertib dan nyaman.
- Dengan adanya pengaturan waktu ini, masyarakat bisa menyesuaikan perjalanan, sehingga kepadatan dapat diminimalisir.
- Keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas yang telah ditetapkan.
Kesiapan Jalur Utama
Selain rekayasa lalu lintas, Mahyeldi juga memastikan kesiapan berbagai jalur utama di Sumbar dalam kondisi lancar. Ia menyebut akses Padang menuju Padang Panjang melalui Lembah Anai sudah dapat dilalui selama 24 jam. Demikian pula dengan jalur Padang–Solok via Sitinjau Lauik, Padang–Pesisir Selatan, serta Padang–Pariaman hingga Pasaman juga dilaporkan dalam kondisi baik.
- Alhamdulillah jalur-jalur utama kita lancar, sehingga mobilitas pemudik bisa berjalan dengan baik.
- Kesiapan infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran arus mudik.
Pengawasan Objek Wisata
Tidak hanya fokus pada lalu lintas, pemerintah provinsi juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan pengawasan di objek wisata yang diprediksi akan ramai selama libur Lebaran.
- Kita sudah rakor dengan bupati dan wali kota. Pengawasan objek wisata harus ditingkatkan, termasuk kenyamanan pengunjung.
- Pemkab dan Pemkot diminta memastikan objek wisata kondusif dan jauh dari pemalakan-pemalakan.
- Hospitality dan kebersihan harus dijaga, sehingga pengunjung merasa nyaman.
Keselamatan Transportasi
Mahyeldi juga menekankan pentingnya aspek keselamatan pada moda transportasi, termasuk angkutan penyeberangan ke pulau-pulau di Sumbar. Ia meminta agar angkutan tersebut lebih diperhatikan dari sisi keamanan dan keselamatan.
- Angkutan ke pulau-pulau kita minta lebih diperhatikan dari sisi keamanan dan keselamatan.
- Sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus mudik tahun ini.
Imbauan kepada Pemudik
Gubernur Mahyeldi mengimbau para pemudik dan wisatawan yang berkunjung ke Sumbar selama Lebaran 1447 H agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama.
- Kepada para tamu kita, baik perantau yang pulang kampung maupun wisatawan dari luar daerah, tolong ikuti informasi dan panduan berlalu lintas yang telah dikeluarkan pemerintah dan kepolisian.
- Kepatuhan terhadap aturan tersebut akan sangat membantu menciptakan kenyamanan dan kelancaran selama arus mudik dan libur Lebaran.



