Putri Kusuma Wardani, seorang atlet bulu tangkis putri asal Indonesia, berhasil melangkah ke final Swiss Open 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Nozomi Okuhara. Pertandingan ini berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, pada hari Sabtu (14/3).
Putri, yang lahir pada 20 Juli 2002, menang dengan skor 21-16 dan 21-13. Ia bermain selama 39 menit tanpa terganggu oleh perlawanan dari Okuhara. Sebagai pemain peringkat keenam dunia, Putri telah mempersiapkan diri untuk menghadapi gaya bermain lawannya yang sangat defensif.
“Sejak awal masuk lapangan, saya sudah bersiap untuk menghadapi pertandingan yang melelahkan karena melawan Okuhara tidak mudah. Dia memiliki pukulan spekulasi yang sangat baik,” ujar Putri KW.
Ia menjelaskan bahwa strategi yang digunakan adalah dengan lebih taktis dalam bermain. “Awalnya dia bermain defensif, tapi saya merasa bahwa jika saya menyerang, itu justru membuatnya semakin sulit. Setelah interval, saya mencoba bermain lebih aman, mengulur waktu, dan memperpanjang rally agar lawan kesulitan sendiri,” tambahnya.
Dengan kemenangan ini, Putri Kusuma Wardani akan menghadapi pemenang antara Lin Hsiang-Ti (Taiwan) melawan Supanida Katethong (Thailand) di final Swiss Open 2026.
Selain Putri, ada beberapa wakil Indonesia lainnya yang masih memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini. Mereka adalah Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (ganda campuran).
Alwi Farhan akan menghadapi Li Shi Feng dari Tiongkok, sedangkan Anthony Sinisuka Ginting akan berhadapan dengan Yushi Tanaka dari Jepang. Sementara itu, pasangan Amri/Nita akan menghadapi ganda campuran Tiongkok, Cheng Xing/Zhang Chi.
Beberapa pertandingan ini akan menjadi tantangan besar bagi para atlet Indonesia. Namun, dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, mereka memiliki peluang untuk memberikan hasil yang membanggakan.
Berikut adalah daftar pertandingan yang akan berlangsung:
Alwi Farhan vs Li Shi Feng (Tiongkok)
Pertandingan ini akan menjadi ujian ketahanan fisik dan mental bagi Alwi. Ia harus mampu menghadapi permainan yang agresif dari lawannya.*
Anthony Sinisuka Ginting vs Yushi Tanaka (Jepang)
Ginting akan menghadapi lawan yang memiliki kemampuan teknis tinggi. Ia perlu memperbaiki permainannya agar bisa mengatasi serangan cepat dari Tanaka.Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Cheng Xing/Zhang Chi (Tiongkok)
Pasangan ganda campuran Indonesia ini akan berhadapan dengan pasangan Tiongkok yang sangat solid. Kombinasi antara Amri dan Nita akan menjadi kunci keberhasilan mereka.
Dengan persaingan yang ketat di Swiss Open 2026, semua atlet Indonesia diharapkan dapat memberikan performa terbaiknya. Mereka tidak hanya berjuang untuk gelar, tetapi juga membawa nama bangsa di kancah internasional.



