John Herdman, seorang pelatih berpengalaman dengan rekam jejak internasional, telah ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia senior dan U-23. Penunjukan ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan dalam meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia.
Rekam Jejak yang Mengesankan
Herdman memiliki pengalaman luas dalam kepelatihan, termasuk 160 pertandingan internasional resmi dengan raihan 81 kemenangan, 23 hasil imbang, dan 56 kekalahan. Persentase kemenangan mencapai 50,62 persen dengan rata-rata 1,66 poin per laga. Di level tim nasional Kanada, termasuk U-23, ia mencatatkan 37 kemenangan dari 62 pertandingan, atau rata-rata 59,67 persen kemenangan dan 1,93 poin per pertandingan.
Salah satu pencapaian terbesar Herdman adalah peningkatan peringkat FIFA Kanada. Saat mengambil alih timnas putra Kanada pada Maret 2018, posisi mereka berada di peringkat 90 dunia. Dalam empat tahun masa kepelatihan, peringkat Kanada melonjak hingga ke peringkat 33 dunia pada Februari 2022—posisi tertinggi sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut sebelum Herdman mengakhiri tugasnya pada 2023.
Filosofi Kepelatihan yang Kuat
Dalam filosofi kepelatihannya, Herdman menekankan tiga pilar utama: team spirit, tactical excellence, dan team chemistry. Pendekatan ini fokus pada pembangunan kepercayaan, kejelasan peran pemain, serta identitas permainan yang konsisten, sehingga performa kolektif tim dapat melampaui potensi individu.
Perjalanan Karier yang Luas
Karier Herdman dimulai di Selandia Baru antara 2001–2011, ketika ia menjabat sebagai Regional and National Football Development Director. Pada periode ini, ia terlibat dalam merancang sistem pembinaan nasional, termasuk Whole of Football Plan 2010, pengembangan kurikulum kepelatihan, dan sistem pengembangan talenta terpadu.
Kesuksesan berlanjut saat Herdman menangani Timnas Putri Selandia Baru dan membawa mereka mencatat sejarah di Olimpiade Beijing 2008 serta Piala Dunia 2011, termasuk meraih gelar juara Oseania 2010. Ia kemudian memimpin Timnas Putri Kanada sejak 2011, dengan pencapaian seperti emas Pan American Games 2011, medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016, serta peringkat FIFA tertinggi di posisi keempat dunia.
Pada 2018, Herdman dipercaya menangani Timnas Kanada putra dan berhasil mengantarkan mereka lolos ke Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya sejak 1986, disertai rekor 17 laga tak terkalahkan di kualifikasi. Kanada juga mencetak gol pertama mereka di ajang Piala Dunia dan mencatat jumlah gol internasional terbanyak pada 2021.
Pengalaman di Level Klub
Pengalaman Herdman di level klub terlihat saat ia menangani Toronto FC pada 2023. Dalam satu musim, performa klub meningkat signifikan, dengan kenaikan poin 68 persen, peningkatan jumlah kemenangan hingga 175 persen, delapan clean sheet, serta lolos fase grup Leagues Cup untuk pertama kalinya.
Harapan PSSI
Dengan latar belakang tersebut, Herdman dikenal sebagai pelatih taktik dan arsitek pembangunan budaya tim. Pendekatan inilah yang diharapkan PSSI dapat memperkuat struktur, identitas permainan, dan prestasi Timnas Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang.



