Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9
  • Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik
  • Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026
  • Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru
  • 5 Film Sci-Fi yang Menginspirasi Refleksi Hidup
  • 7 strategi investasi THR di saham dan komoditas
  • Fasilitas Unpatti Dibakar, HMI Minta Maaf: Apakah Sanksi DO Jadi Nyata?
  • Buruh Berkelahi dengan Dirjen Pajak Soal Perbedaan Pajak THR ASN dan Swasta
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Plot Twist Asosiasi Jalan Tol tak Dilibatkan dalam Program Diskon Tarif Tol
Ekonomi

Plot Twist Asosiasi Jalan Tol tak Dilibatkan dalam Program Diskon Tarif Tol

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover21 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Plot Twist! Asosiasi Jalan Tol tak Dilibatkan dalam Program Diskon Tarif Tol
Ilustrasi(Antara)

Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono mengaku pihaknya tidak dilibatkan dalam proses penetapan kebijakan pemerintah soal pemberian diskon tarif tol. Padahal, katanya, berdasarkan prinsip-prinsip dalam perikatan bisnis jalan tol, seharusnya pelaku usaha jalan tol turut dilibatkan dalam setiap pembahasan kebijakan. Ini terutama berkaitan dengan dampak finansial dan mekanisme kompensasi jika insentif tersebut tidak ditanggung oleh anggaran pemerintah.

Kris menuturkan pemerintah meminta para pengusaha jalan tol untuk secara sukarela (voluntary) memberikan diskon tarif kepada masyarakat. 

“Kami tidak dilibatkan dalam pemberian diskon tarif tol. Para pengusaha jalan tol diminta memberikan diskon tarif secara sukarela, sekaligus menanggung sendiri dampak keuangannya,” ujar Kris kepada Media Indonesia, Rabu (4/6).

Baca juga : Masih Tahap Diskusi, Asosiasi Jalan Tol beri Masukan untuk Insentif Diskon Tarif Tol

Dia menyatakan, meskipun niat pemerintah untuk mendorong konsumsi dan daya beli masyarakat patut diapresiasi, kebijakan yang diambil sepihak itu tetap menimbulkan pertanyaan.

“Hal ini patut dipertanyakan dari sisi relevansi dan implikasinya,” ungkap Kris.

Ia menegaskan, jalan tol pada dasarnya merupakan infrastruktur alternatif. Artinya, pengguna jalan tol adalah masyarakat yang memiliki daya beli dan secara sadar memilih untuk menggunakan jalan tol setelah mempertimbangkan tarifnya. Maka, kelayakan jalan tol sebagai objek pemberian insentif masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat.

Baca juga : Jakarta Fair Kemayoran 2025, Nilai Transaksi Ditargetkan Capai Rp7 Triliun

Yang lebih menjadi dilema, lanjut Kris, mekanisme yang digunakan pemerintah dalam menerapkan kebijakan ini. Sektor jalan tol tidak bisa dipisahkan dari model bisnis pengusahaan yang diatur melalui perjanjian resmi serta berbagai ketentuan tata kelola. 

Dia menekankan kebijakan yang tidak melibatkan pemangku kepentingan utama, berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha dan menimbulkan ketidakpastian dalam investasi infrastruktur jalan tol.

Terpisah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bersama badan usaha jalan tol (BUJT) lain akan memberlakukan potongan tarif tol sebesar 20% selama 10 hari di ruas-ruas strategis Trans Jawa. Ini mencakup Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Layang MBZ, Tol Palimanan-Kanci, Tol Batang-Semarang, Tol Semarang Seksi ABC, Tol Surabaya-Gempol, Tol Gempol-Pandaan, dan Tol Pandaan-Malang. 

Baca juga : Insentif Sektor Pertanian untuk Perkuat Daya Beli Petani

Sedangkan, potongan tarif di Trans Sumatra mencakup Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). 

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menuturkan, stimulus potongan tarif 20% yang diterapkan selama sepuluh hari akan dibagi ke dalam tiga periode, yakni empat hari periode Libur Idul Adha atau pada 6-9 Juni 2025, tiga hari periode awal libur sekolah atau pada 27-29 Juni 2025, dan tiga hari periode akhir libur sekolah atau pada 11-13 Juli 2025. 

“Total ruas jalan tol yang mendapatkan potongan tarif mencapai sepuluh ruas tol yang tersebar di wilayah Trans Jawa dan Trans Sumatra,” jelasnya. (E-3)

Asosiasi dalam Dilibatkan diskon Jalan Plot Program tak Tarif Tol Twist
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 strategi investasi THR di saham dan komoditas

14 Maret 2026

Ungkapan promosi baju di WA, untung besar dan laris manis

14 Maret 2026

Ramadan 2026: Semangat Ekonomi yang Berkobar

14 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9

15 Maret 2026

Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik

14 Maret 2026

Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026

14 Maret 2026

Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru

14 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?