Persib Bandung Mengakhiri Putaran Pertama Super League 2025-2026 dengan Kemenangan Dramatis
Pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dalam laga derbi klasik berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026, menjadi momen penting bagi Maung Bandung dalam mengakhiri putaran pertama Super League 2025-2026.
Performa Gemilang Persib Bandung
Dalam pertandingan ini, Persib tampil meyakinkan sejak awal babak pertama. Mereka menerapkan tempo permainan tinggi dan mengendalikan jalannya pertandingan dengan kombinasi serangan yang terorganisir. Di menit kelima, Persib berhasil memecah kebuntuan melalui aksi cemerlang dari Beckham Putra. Etam, sapaan akrab Beckham, sukses memanfaatkan umpan silang dari Berguinho yang gagal diantisipasi oleh bek Persija, Van Basty Sousa.
Kemenangan cepat tersebut memberikan semangat tambahan bagi Persib. Mereka terus mengontrol permainan dan menciptakan beberapa peluang emas. Namun, di babak kedua, Persija mencoba bangkit dengan serangan bertubi-tubi. Meski begitu, keberuntungan berpihak pada Persib ketika Bruno Tubarao, pemain Brasil Persija, mendapat kartu merah langsung di menit ke-53 setelah menginjak kaki Beckham Putra secara sengaja.
Penjaga Gawang Hebat Teja Paku Alam
Setelah bermain dengan 10 pemain, Persija kesulitan membangun serangan dan lebih banyak bertahan. Penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam, menunjukkan kepiawaiannya dengan melakukan dua penyelamatan penting berturut-turut saat terjadi kemelut di depan gawang. Aksi heroiknya memastikan Persib mampu mempertahankan keunggulan tipis hingga akhir pertandingan.
Pencapaian Prestisius
Kemenangan ini membawa Persib Bandung menjadi juara paruh musim Super League 2025-2026 dengan total 38 poin dari 17 laga yang telah dilakoni. Mereka berhasil menggeser Borneo FC dari puncak klasemen, yang kini berada di posisi kedua dengan 37 angka. Sementara itu, Persija Jakarta harus puas berada di posisi tiga dengan 35 poin setelah kalah di kandang rival abadinya.
Selain itu, Persib juga mencatatkan prestasi gemilang sebagai tim yang paling sedikit kebobolan di liga. Hingga putaran pertama berakhir, mereka hanya kebobolan 11 gol dari 17 pertandingan. Catatan ini jauh lebih baik dibandingkan tim-tim papan atas lainnya seperti Borneo FC (16 gol), Persija Jakarta (14 gol), dan Malut United (19 gol).
Rekor Bersih dan Konsistensi Permainan
Kemenangan 1-0 atas Persija juga membuat penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam, mencatatkan clean sheet ke-9 sepanjang kompetisi berlangsung hingga menutup putaran pertama. Selain itu, kemenangan ini menandai perpanjangan rekor Maung Bandung yang tak terkalahkan kala jumpa sang rival di Bandung selama lebih dari satu dekade.
Keberhasilan Persib menjadi tim dengan pertahanan terbaik menunjukkan kedisiplinan yang rapi saat bertahan yang diterapkan oleh penggawa Bojan Hodak. Konsistensi permainan dan hasil positif yang diraih Persib sepanjang putaran pertama menjadi modal berharga untuk melanjutkan performa di putaran kedua.
Dengan status juara paruh musim, Maung Bandung kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk kembali menyabet gelar juara Super League tiga kali berturut-turut.



