Prediksi Perubahan Ranking BWF Setelah Indonesia Masters 2026
Setelah berakhirnya turnamen Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Minggu (25/1/2026), prediksi perubahan ranking BWF mulai menarik perhatian. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi atlet bulu tangkis, tetapi juga memengaruhi posisi mereka dalam daftar peringkat dunia.
Salah satu yang menonjol adalah Alwi Farhan, pemain tunggal putra Indonesia yang berhasil meraih gelar juara di Indonesia Masters 2026. Kemenangan ini diprediksi akan meningkatkan peringkatnya secara signifikan. Menurut prediksi dari akun X @mswsTracker, Alwi Farhan diperkirakan naik empat tingkat, dari posisi ke-18 menjadi ke-14. Dengan kenaikan ini, ia mendekati posisi 10 besar dan berada satu tingkat di bawah Kenta Nishimoto (Jepang).
Beberapa pebulu tangkis yang dilewati oleh Alwi Farhan antara lain Weng Hong Yang (China), Viktor Lai (Kanada), Lu Guang Zu (China), dan Toma Junior Popov (Prancis). Selain itu, gelar Indonesia Masters 2026 menjadi trofi pertama Alwi Farhan di BWF World Tour level 500. Ia juga mencatatkan kemenangan tercepat dalam laga final BWF World Tour level tersebut, dengan durasi hanya 25 menit.
Malaysia Jadi Juara Umum Indonesia Masters 2026
Turnamen Indonesia Masters 2026 tidak hanya memberi dampak pada peringkat individu, tetapi juga pada prestasi negara-negara peserta. Malaysia berhasil menjadi juara umum dengan mengantarkan tiga gelar juara. Gelar-gelar tersebut diraih oleh Chen Tang Jie/Toh Ee Wi (Ganda Campuran), Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Ganda Putri), dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Ganda Putra).
Sementara itu, Indonesia dan China masing-masing hanya memperoleh satu gelar. Indonesia diselamatkan mukanya oleh Alwi Farhan yang sukses menjuarai nomor tunggal putra. Di sisi lain, China pulang dengan raihan satu gelar juara dari Indonesia Masters 2026, yaitu dari Chen Yufei di nomor tunggal putri.
Perubahan Ranking BWF untuk Viktor Axelsen
Di sisi lain, ada atlet yang justru mengalami penurunan peringkat. Viktor Axelsen, yang sebelumnya menjadi pemain terbaik di nomor tunggal putra, kini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Akibat cedera yang dialaminya, Axelsen belum bisa tampil dalam beberapa waktu terakhir. Sejak terakhir kali bermain di Denmark Open 2025, ia fokus pada rehabilitasi.
Axelsen menjalani operasi punggung pada April tahun lalu dan sempat kembali bermain di Denmark Open 2025, tetapi memutuskan untuk fokus pada pemulihan agar bisa tampil maksimal di sisa turnamen BWF World Tour tahun ini.
Akibat lamanya absen, peringkat Axelsen turun drastis. Sebelum gelaran Indonesia Masters 2026, Axelsen berada di posisi ke-50. Setelah turnamen ini, ia diperkirakan akan turun lagi ke peringkat ke-51. Ini menjadi peringkat terendah bagi Axelsen sejak 26 Mei 2011, setelah sebelumnya selama bertahun-tahun menempati posisi pertama.
Penutup
Perubahan ranking BWF setelah Indonesia Masters 2026 menunjukkan dinamika persaingan di dunia bulu tangkis. Alwi Farhan menunjukkan kemajuan yang signifikan, sedangkan Viktor Axelsen menghadapi tantangan besar dalam pemulihan dan pembenahan peringkat. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi indikator penting bagi perkembangan karier atlet-atlet bulu tangkis dunia.




