Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 29 Maret 2026
Trending
  • Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas!
  • Film budget rendah dengan visual hebat
  • 50 pantun lucu Lebaran 2026 untuk meriahkan Idul Fitri 1447H
  • MPV Angkut 12 Orang, Pintu Tak Bisa Ditutup Saat Mudik, Ini Dampaknya!
  • Takalar Cepat, Birokrasi Tidak Inersia
  • 5 MBTI Pria Penggemar Sepatu Sneakers Langka, Selera Mereka Tajam!
  • Prediksi Skor RB Leipzig vs Hoffenheim, Statistik dan Head-to-Head Bundesliga
  • Selain Curangi Uang Salon, Polwan YM Pernah Curangi iPhone 6S dan Tipu Casis Masuk Polisi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Peringatan BI: Inflasi Meningkat Jelang Ramadan 2026!
Nasional

Peringatan BI: Inflasi Meningkat Jelang Ramadan 2026!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover14 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Prediksi Tekanan Inflasi di Februari 2026

Bank Indonesia (BI) memberikan peringatan mengenai risiko peningkatan tekanan inflasi pada bulan Februari 2026. Hal ini terjadi seiring dengan ekspektasi kenaikan harga yang muncul menjelang momentum Ramadan 1447 Hijriah. Laporan Survei Penjualan Eceran November 2025 yang dirilis BI menunjukkan bahwa tekanan harga tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Februari 2026 yang mencapai 168,6. Angka ini lebih tinggi dibandingkan IEH pada periode sebelumnya yang berada di angka 163,2.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa ekspektasi kenaikan harga ini didorong oleh momentum Ramadan. Meskipun demikian, responden survei memperkirakan bahwa tekanan harga tersebut akan mereda pada Mei 2026. BI mencatat bahwa IEH Mei 2026 diperkirakan turun menjadi 154,5, lebih rendah dari 161,7 pada periode sebelumnya.

Kinerja Penjualan Eceran di Februari 2026

Sejalan dengan ekspektasi harga, kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diprediksi mengalami kontraksi secara bulanan. Perkembangan ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Februari 2026 yang tercatat sebesar 143,2, turun dari 157,2 pada periode sebelumnya.

Penurunan ekspektasi penjualan ini terutama disebabkan oleh faktor musiman, yakni jumlah hari yang lebih sedikit pada bulan Februari. Namun, survei mencatat bahwa angka ini masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya karena mulai masuknya momentum pra-Ramadan.

Kinerja Akhir Tahun 2025

Dalam laporan yang sama, BI mencatat pertumbuhan penjualan eceran sebesar 1,5% secara bulanan (month to month/MtM) pada November 2025. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,6% MtM. Mayoritas kelompok mengalami peningkatan penjualan, terutama:

  • Peralatan Informasi dan Komunikasi (5,5% MtM)
  • Suku Cadang dan Aksesori (4,2% MtM)
  • Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (2,8%)
  • Makanan, Minuman, dan Tembakau (1,2% MtM)

Kenaikan penjualan ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang periode perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Secara tahunan (year on year/YoY), penjualan eceran mengalami pertumbuhan sebesar 6,3%, lebih tinggi dibandingkan 4,3% YoY pada Oktober 2025. Kenaikan penjualan terutama terjadi di:

  • Kelompok Suku Cadang dan Aksesori (17,7% YoY)
  • Makanan, Minuman, dan Tembakau (8,5% YoY)
  • Barang Budaya dan Rekreasi (8,1% YoY)
  • Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (0,8% YoY)

Proyeksi Kinerja Penjualan Eceran pada Desember 2025

BI memproyeksikan kinerja penjualan eceran akan meningkat pada bulan Desember 2025. Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,4% YoY, lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,3% YoY.

Pertumbuhan penjualan eceran juga diperkirakan terjadi secara bulanan sebesar 4%, didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama:

  • Peralatan Informasi dan Komunikasi
  • Barang Budaya dan Rekreasi
  • Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya
  • Makanan, Minuman dan Tembakau

Perkembangan ini sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat saat Nataru.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

50 pantun lucu Lebaran 2026 untuk meriahkan Idul Fitri 1447H

29 Maret 2026

Selain Curangi Uang Salon, Polwan YM Pernah Curangi iPhone 6S dan Tipu Casis Masuk Polisi

29 Maret 2026

Takalar Cepat, Birokrasi Tidak Inersia

29 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas!

29 Maret 2026

Film budget rendah dengan visual hebat

29 Maret 2026

50 pantun lucu Lebaran 2026 untuk meriahkan Idul Fitri 1447H

29 Maret 2026

MPV Angkut 12 Orang, Pintu Tak Bisa Ditutup Saat Mudik, Ini Dampaknya!

29 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?