Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 27 Maret 2026
Trending
  • Live Streaming TV Online Moto3 di Kualifikasi MotoGP Brasil 2026 Pukul 22.45 WIB
  • Rute dan Tarif Trans Jogja 2026: Solusi Hemat Libur Lebaran
  • Volvo EX30 2026 Diluncurkan di Tiongkok dengan Harga Lebih Murah
  • 10 Pilihan Warna Tirai yang Sempurna untuk Dinding Putih
  • Transfer Liga Inggris: Arsenal Bakal Lepas Bintang Muda 30 Juta Euro
  • Pembekuan Kredit Bank: Tanda Ekonomi Tidak Berkembang?
  • Raqan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat Masuk Prolegkab 2026, DPRK Prioritaskan Regulasi Strategis
  • Sebuah senja dari Washington
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Perayaan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Kamis, 1 Januari 2026
Nasional

Perayaan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Kamis, 1 Januari 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pesta Santo dan Santa Pelindung Hari Ini

Pada hari ini, Kamis 1 Januari 2026, umat Katolik merayakan pesta Santo dan Santa Pelindung. Salah satu yang menjadi fokus dalam perayaan ini adalah Yesus dari Nazaret. Kelahiran-Nya merupakan momen penting dalam sejarah kemanusiaan, yang diikuti oleh berbagai ritual keagamaan sesuai dengan aturan hukum Taurat Musa.

Delapan hari setelah kelahirannya, Kanak-kanak Yesus disunat sesuai dengan aturan yang tercantum dalam kitab Imamat 12:3, Lukas 2:21, Kisah Para Rasul 7:8, dan Filipi 3:5. Nama yang diberikan kepada-Nya adalah Yesus, yang berasal dari bahasa Yunani “Iesous” dan dalam bahasa Ibrani disebut “Yesyua” atau “Yehosyua”, yang artinya “Yahweh menyelamatkan”. Nama ini telah digunakan sebelumnya oleh Yosua, pengganti Musa.

Melalui Yesus dari Nazaret, umat manusia mendapatkan keselamatan, seperti yang disebutkan dalam Kisah Para Rasul 4:12 dan Filipi 2:9–11. Allah telah berjanji untuk mengirimkan Al-Masih kepada Israel, bangsa terpilih. Kelahiran-Nya melalui Perawan Maria menjadikan Dia sebagai warga suku bangsa Israel. Sunat, sebagai upacara keagamaan bagi orang Ibrani, juga menjadi simbol keanggotaan seseorang dalam masyarakat. Dengan demikian, Yesus menjadi anggota masyarakat Yahudi.

Yesus, yang merupakan Al-Masih, menjadi batu pengunci antara Perjanjian Lama dan Baru, antara nubuat-nubuat para nabi dan pemenuhannya, antara perumpamaan dan penetapannya, serta antara janji dan pelaksanaannya. Dia juga menjadi penghubung antara Kerajaan Daud, leluhurnya, dan Kerajaan-Nya sendiri yang bersifat universal dan abadi.

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah mengingatkan kita akan ajaran sesat yang muncul pada abad ke-5 tentang Kebundaan Illahi Maria. Ajaran ini menyatakan bahwa Maria memang Bunda Yesus, tetapi bukan Bunda Allah. Namun, dalam Konsili Efesus pada tahun 431, ajaran sesat ini dikutuk. Konsili tetap teguh mempertahankan ajaran yang benar, yaitu bahwa Maria adalah Bunda Allah (Theotokos), karena Yesus Anaknya adalah sungguh-sungguh Allah.

Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah ditetapkan oleh Paus Pius XI pada hari ulang tahun ke-1500 Konsili Efesus tersebut. Pada kesempatan ini, kita diajak merenungkan makna nubuat nabi Yesaya: “Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia, Imanuel” (Yesaya 7:14), serta makna salam Elisabeth kepada Maria yang mengunjunginya: “Diberkatilah engkau diantara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini, sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Lukas 1:42-43).

Merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah juga berarti mengakui bahwa Yesus adalah “sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh Manusia”. Kemulian Maria sebagai Bunda Allah adalah cermin kemulian Anaknya, yaitu Yesus, Tuhan dan Penebus umat manusia.

Santo Almakios atau Telemakus

Almakios adalah seorang biarawan yang dikenal dengan keberaniannya dalam menghadapi berbagai tantangan. Saat ia mengunjungi kota Roma, ia berusaha menghentikan pertunjukan gladiator yang sering menimbulkan korban jiwa. Dalam usaha ini, ia sendiri akhirnya terbunuh. Namun, usahanya yang memuncak pada kematiannya itu membawa perubahan besar, yakni bahwa sejak saat itu kaisar melarang pertunjukan berbahaya tersebut.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Rute dan Tarif Trans Jogja 2026: Solusi Hemat Libur Lebaran

27 Maret 2026

Raqan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat Masuk Prolegkab 2026, DPRK Prioritaskan Regulasi Strategis

27 Maret 2026

Sebuah senja dari Washington

27 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Live Streaming TV Online Moto3 di Kualifikasi MotoGP Brasil 2026 Pukul 22.45 WIB

27 Maret 2026

Rute dan Tarif Trans Jogja 2026: Solusi Hemat Libur Lebaran

27 Maret 2026

Volvo EX30 2026 Diluncurkan di Tiongkok dengan Harga Lebih Murah

27 Maret 2026

10 Pilihan Warna Tirai yang Sempurna untuk Dinding Putih

27 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?