Musim yang Menjanjikan bagi Crystal Palace
Pada tahun 2025, Crystal Palace menunjukkan potensi besar dalam sejarah klub. Meskipun pada awal tahun ini mereka mengalami kekalahan 1-0 di kandang melawan Tottenham pada Senin (29/12) dini hari, manajer klub Oliver Glasner tetap optimis bahwa tahun ini menjadi momen penting dalam perjalanan klub.
Archie Gray berhasil mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut, namun hal ini tidak mencegah Palace mengalami tiga kekalahan beruntun di liga untuk pertama kalinya sejak Oktober 2024. Akibatnya, mereka turun ke peringkat kesembilan di Liga Inggris.
Namun, prestasi yang dicapai oleh tim asuhan Glasner tidak bisa dipandang remeh. Mereka sukses mengalahkan Manchester City 1-0 di final Piala FA, sehingga meraih trofi besar pertama dalam sejarah klub. Selain itu, Palace juga berhasil memenangkan Community Shield pada Agustus dengan mengalahkan Liverpool.
Kesuksesan di dalam negeri membawa Palace berkompetisi di Conference League untuk pertama kalinya. Glasner berhasil membawa klub tersebut hingga babak gugur kompetisi Eropa, sebuah pencapaian yang sangat berarti bagi klub.
“Kami memainkan 37 pertandingan, mengumpulkan 59 poin, memenangkan dua trofi dengan bermain di babak gugur sepak bola Eropa. Saya pikir itu adalah musim terbaik dalam sejarah Crystal Palace,” ujar Glasner kepada BBC Sport.
Meski begitu, Glasner menyadari bahwa klub masih perlu melakukan perubahan agar dapat bersaing secara konsisten di papan atas Liga Inggris. Salah satu tantangan utama adalah kehilangan beberapa pemain yang berpengaruh, yang membuat Palace kesulitan menjaga posisi di papan atas.
“Rasanya kita tidak jauh dari kemungkinan untuk terus-menerus berada di area-area ini,” kata pria berusia 51 tahun itu.
Glasner menegaskan bahwa klub perlu melakukan perekrutan pemain di bursa transfer Januari, khususnya di posisi penyerang. Hal ini dilakukan karena timnya hanya mencetak satu gol dalam tiga pertandingan terakhir.
“Anda hanya perlu melihat statistiknya. Kami adalah tim yang selalu tampil buruk dalam mencetak gol meskipun menciptakan banyak peluang, tetapi tidak ada yang melakukannya dengan sengaja. Kami perlu memperbaiki ini,” tambah Glasner.
Selain itu, masa depan Marc Guehi juga menjadi perhatian. Meskipun Palace mempertahankannya di musim panas meskipun ada minat dari Liverpool, bek tengah tersebut memasuki enam bulan terakhir kontraknya di Selhurst Park. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang masa depannya di klub.
Dengan semua perubahan dan strategi yang akan diambil, Crystal Palace memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu klub terkuat di Liga Inggris.



