Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra
  • Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League
  • Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?
  • 9 wakil Indonesia mulai perjuangan di hari pertama Thailand Masters 2026
  • Di Pengadilan Ambon, Petrus Fatlolon Siap Ungkap Dugaan Pemerasan di Balik Penegak Hukum
  • Nutrijell Perkenalkan ‘House of Jelly’ di KidZania Jakarta, Edukasi Profesi Chef Kue untuk Anak dan Keluarga
  • Basarnas: Pergerakan Smartwatch Buktikan Farhan Masih Hidup
  • Shin Tae Yong Bocorkan Tekanan dan Konflik di Balik Layar Timnas dalam Podcast
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda ยป Mitos vs Fakta: Sistem Idle Stop Mengurangi Umur Mesin
Teknologi

Mitos vs Fakta: Sistem Idle Stop Mengurangi Umur Mesin

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Mengenal Sistem Idle Stop dan Mitos yang Berkembang

Sistem Idle Stop (ISS) kini semakin umum ditemukan pada kendaraan modern, baik mobil maupun motor. Fungsi utama dari sistem ini adalah mematikan mesin saat kendaraan berhenti, lalu menyalakannya kembali ketika pengemudi menginjak pedal gas atau melepaskan tuas kopling. Tujuannya jelas, yaitu untuk menghemat konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida.

Namun, banyak pengguna merasa khawatir dengan fitur ini. Mereka mengira bahwa proses mati dan hidup yang sering dilakukan akan menyebabkan komponen mesin cepat rusak. Dari sinilah muncul anggapan bahwa ISS bisa memperpendek usia mesin. Berikut beberapa mitos dan fakta terkait ISS:

Mitos: Mesin Cepat Rusak Karena Sering Mati Menyala



Anggapan paling umum adalah mesin akan lebih cepat rusak karena terlalu sering dihidupkan ulang. Proses starter dianggap sebagai momen paling berat bagi mesin. Jika dilakukan berulang, dikhawatirkan mempercepat keausan.

Faktanya, sistem ISS dirancang berbeda dengan starter konvensional. Komponen seperti starter, aki, dan sistem pelumasan sudah disesuaikan untuk frekuensi kerja yang lebih tinggi. Proses hidup-mati ini berada dalam batas aman yang sudah diperhitungkan oleh pabrikan. Jadi, mesin tidak akan mengalami kerusakan akibat penggunaan ISS.

Fakta: Sistem Pelumasan Sudah Diperhitungkan



Banyak yang mengira saat mesin mati, oli langsung turun dan mesin kering saat dinyalakan kembali. Padahal, dalam kondisi berhenti singkat, lapisan oli masih menempel di komponen mesin. Waktu mati yang singkat tidak membuat pelumasan hilang sepenuhnya.

Selain itu, mesin modern dirancang dengan toleransi yang ketat. Sistem pelumasan bekerja cepat saat mesin hidup kembali. Inilah alasan mengapa risiko gesekan berlebih sangat kecil pada penggunaan normal ISS.

Mitos: ISS Bikin Starter dan Aki Cepat Soak



Kekhawatiran lain adalah umur aki dan starter jadi lebih pendek. Mesin yang sering menyala ulang dianggap membebani kelistrikan. Pandangan ini cukup masuk akal jika melihat sistem lama.

Namun, kendaraan dengan ISS menggunakan aki dan starter khusus. Kapasitas dan ketahanannya lebih tinggi dibanding sistem standar. Selama spesifikasi tidak diubah dan perawatan dilakukan rutin, umur komponen tetap terjaga.

Fakta: ISS Bekerja Hanya Di Kondisi Aman



Idle Stop System tidak aktif sembarangan. Sistem ini membaca banyak parameter seperti suhu mesin, kondisi aki, dan posisi kendaraan. Jika salah satu kondisi tidak ideal, mesin tidak akan dimatikan.

Artinya, ISS justru melindungi mesin dari kondisi berisiko. Mesin tidak akan dipaksa mati jika suhu belum stabil atau aki lemah. Ini menunjukkan bahwa sistem dirancang dengan prioritas keamanan mesin.

Fakta: Kebiasaan Pengguna Lebih Berpengaruh Ke Umur Mesin



Umur mesin lebih dipengaruhi oleh gaya berkendara dan perawatan rutin. Jarang ganti oli, memaksa mesin dingin, atau sering overheat jauh lebih berisiko dibanding ISS. Faktor manusia tetap jadi penentu utama.

ISS hanyalah alat bantu efisiensi. Jika digunakan sesuai desain dan tidak dimodifikasi sembarangan, dampaknya ke umur mesin sangat minimal. Justru dalam kondisi macet, ISS membantu mengurangi beban kerja mesin.

Fitur ini dirancang dengan perhitungan teknis yang matang dan pengujian jangka panjang. Selama kendaraan dirawat dengan baik, ISS tidak menjadi ancaman bagi mesin. Yang lebih penting adalah memahami cara kerja kendaraan dan melakukan perawatan rutin. Dengan begitu, fitur modern seperti ISS justru menjadi keuntungan, bukan sumber masalah.

Tanda Aki Mobil Lemah dan Waktunya Diganti

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Laptop Toshiba Terbaik 2026 untuk Mahasiswa Desain: Kreativitas Tak Terbatas, Harga Cerdas

26 Januari 2026

Tampil Mewah! Yamaha NMAX Turbo Texmax 2026, Skutik Hitam Sporty

26 Januari 2026

Yamaha Perkenalkan TMAX Edisi Spesial dengan Jajaran Maxi Elegan dari XMax hingga NMax

26 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Peluang Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra

28 Januari 2026

Herdman Ungkap Dua Pemain Baru Usai Pantau Super League

28 Januari 2026

Prabowo cabut izin 28 perusahaan penyebab banjir Sumatra, nasib karyawan?

28 Januari 2026

9 wakil Indonesia mulai perjuangan di hari pertama Thailand Masters 2026

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?