Pengalaman Imersif di Pipilaka Calling
Pipilaka Calling adalah pameran yang menampilkan karya-karya intelektual property (IP) lokal yang menggabungkan teknologi, seni, dan pesan-pesan sosial serta lingkungan. Pameran ini hadir dengan konsep yang sangat menarik, memberikan pengalaman edukatif dan interaktif bagi semua kalangan, terutama anak-anak.
Pengunjung diajak masuk ke dunia Pipilaka, sebuah IP karakter yang berperan sebagai storyteller untuk menyampaikan isu-isu penting seperti kepedulian lingkungan. Pameran ini terdiri dari lima ruang pamer interaktif dan edukatif, masing-masing menawarkan pengalaman unik yang berbeda dari pameran biasanya.
Di Sarinah, pengunjung dapat ikut menari, bernyanyi, dan foto bersama dengan IP karakter Pipilaka. Lima wahana dalam pameran ini dirancang agar pengunjung bisa menikmati keseruan sambil belajar. Untuk mencapai lokasi, pengunjung hanya perlu menggunakan transportasi publik seperti MRT atau bus TransJakarta.
Pipilaka Calling telah berlangsung sejak 15 Desember 2025 dan akan tetap terbuka hingga 8 Maret 2026, dengan jam operasional mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Selain itu, pengunjung juga bisa membeli merchandise seperti jaket, kaos, tote bag, topi, bantal, dan keychain yang menampilkan IP Pipilaka.
Pesan Sosial dan Lingkungan
Pipilaka memiliki makna filosofis yaitu “semut” yang mengandung nilai gotong royong. IP ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan positif tentang pentingnya merawat lingkungan. Lokasi Sarinah dipilih karena menjadi bangunan bersejarah, dekat dengan transportasi publik, dan ramah keluarga.
Selain itu, instalasi Pipilaka juga pernah hadir di JNM Bloc Yogyakarta dan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Tujuan dari pameran ini adalah agar seluruh masyarakat Indonesia mengenal Pipilaka bukan hanya sebagai IP yang menghibur, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kreativitas.
Dukungan Kementerian Ekraf
Kehadiran Kementerian Ekraf di Pipilaka Calling merupakan tindak lanjut dari audiensi tanggal 6 Maret 2025 untuk mendukung pengembangan IP lokal agar diterima secara global. Kementerian Ekraf senantiasa mendorong IP-IP lokal untuk hadir dalam ruang-ruang kreatif dengan konsep keterlibatan teknologi digital yang menyajikan pengalaman penuh imajinasi dan inspirasi.
Turut hadir dalam acara ini antara lain Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekraf Dadam Mahdar, Treasure General Pipilaka Foundation Putri Intan Sari, serta Deputy Secretary General Pipilaka Foundation Astrid Intan Sari.
Konsep Kreatif dan Menyenangkan
Dengan pendekatan kreatif dan menyenangkan, Pipilaka Calling memberikan pengalaman yang membuat para pengunjung lebih peduli terhadap lingkungan. Pengunjung juga bisa menyaksikan immersive concert Pipilaka, mewarnai tokoh-tokoh Pipilaka, serta mendengar cerita dan berinteraksi langsung di Hutan Pipilaka.
Pipilaka Calling menegaskan filosofi nilai kebersamaan sebagai sikap, semangat, dan wujud kepedulian tulus yang membawa manfaat nyata melalui pengembangan IP secara kolaboratif.
Harapan untuk Masa Depan
Co-founder Pipilaka Foundation Eno Sigit berharap Kementerian Ekraf bisa memberikan tempat untuk showcase Pipilaka ke berbagai daerah di Indonesia. Ia juga berharap bisa bekerja sama dengan partner yang memiliki teknologi baru sehingga bisa dikombinasikan dengan Pipilaka agar makin seru dan maju.
Pipilaka Calling menjadi contoh bagaimana IP lokal dapat hadir dalam ruang-ruang kreatif dengan konsep yang inovatif dan edukatif, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung.



