JAKARTA, Indonesiadiscover.com
Pengumuman resmi mengenai John Herdman sebagai pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah menjadi sorotan di berbagai media internasional. Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) mengumumkan bahwa pelatih asal Inggris tersebut telah secara resmi menjabat sebagai pelatih skuad Garuda pada Sabtu (3/1/2026). Penunjukan ini dilakukan setelah kegagalan Indonesia dalam memenuhi kualifikasi Piala Dunia 2026, yang membuat mereka harus mundur dari posisi pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
Media Amerika Serikat (AS), seperti New York Times, memberitakan bahwa penunjukan John Herdman merupakan kembalinya sang pelatih ke dunia kepelatihan internasional. Setelah sebelumnya mengundurkan diri dari posisinya di Toronto FC pada November 2024, Herdman kini kembali aktif dalam dunia sepak bola. Dalam laporan mereka, New York Times menyebutkan bahwa alasan PSSI memilih Herdman adalah karena rekam jejaknya yang sangat kuat.
“PSSI menambahkan bahwa pengangkatan ini menandai awal era baru bagi sepak bola nasional,” tulis New York Times. Rekam jejak Herdman yang beragam menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukannya. Ia dikenal berhasil membawa Kanada ke Piala Dunia 2022, yang merupakan pertama kalinya sejak 1987. Selain itu, ia juga dua kali membawa timnas putri Kanada ke Piala Dunia 2007 dan 2011, serta meraih medali perunggu Olimpiade dua kali.
Meski memiliki prestasi yang mencolok, Herdman terakhir kali melatih adalah dengan Toronto FC pada 2024. Namun, kini ia kembali aktif sebagai pelatih untuk Timnas Indonesia.
Di sisi lain, media Timur Tengah seperti Al-Jazeera juga memberikan wawasan mengenai alasan PSSI memilih John Herdman. Mereka menyebutkan bahwa PSSI melihat Herdman bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai arsitek sepak bola dengan rekam jejak kuat dalam membawa tim ke Piala Dunia.
Kegagalan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi faktor utama dalam penunjukan Herdman. Timnas Indonesia gagal melaju ke putaran kelima kualifikasi setelah mengalami dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di putaran keempat. Hal ini membuat ambisi mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026 pupus.
Dengan adanya penunjukan John Herdman, PSSI berharap bisa membangun kembali kepercayaan masyarakat dan memperbaiki performa Timnas Indonesia di masa depan. Pengangkatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari era baru dalam sejarah sepak bola Indonesia.



