Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Giveaway Disangka Settingan, Willie Salim: Ini Bentuk Hiburan, Bukan Niat Menipu
  • Lima Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan
  • Indonesia Masters 2026 – Alwi Farhan Belajar dari Kekalahan Lawan Chen Yu Fei untuk Tampil di Thailand Masters 2026
  • Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak
  • 5 Tempat Jogging di Surabaya untuk Olahraga Ringan Setelah Kerja
  • Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi
  • Sifat Raymond/Joaquin Dikagumi Ganda Malaysia Pasca Final Indonesia Masters 2026
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Lingkungan Abiotik dan Biotik serta Tingkatan Organisasi Kehidupan dalam Ekologi
Nasional

Lingkungan Abiotik dan Biotik serta Tingkatan Organisasi Kehidupan dalam Ekologi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Februari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Lingkungan Abiotik dan Biotik serta Tingkatan Organisasi Kehidupan dalam Ekologi
Ilustrasi.(Freepik)

LINGKUNGAN berpengaruh terhadap kehidupan suatu organisme. Lingkungan mengacu pada segala sesuatu yang berada di sekitar organisme. Itu dapat dikategorikan sebagai lingkungan tanah (terestrial) atau lingkungan air (akuatik). 

Apapun lingkungannya, kemampuan organisme menopang hidup tergantung pada faktor-faktor tertentu yang dapat diklasifikasikan sebagai benda tidak hidup (abiotik) atau benda hidup (biotik). Lebih jelasnya simak uraian berikut yang dilansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP (sekolah menengah pertama) Kelas VII karya Victoriani Inabuy dkk.

1. Lingkungan abiotik.

Jenis hewan yang menghuni suatu tempat bergantung pada tanaman yang ditemukan di sana. Tanaman sangat sensitif terhadap kondisi tanah serta kualitas air dan udara yang tersedia. 

Baca juga : IPA Kelas 7: Apakah Ekosistem, Jenis, dan Penyusunnya?

Jenis tumbuhan yang hidup pada daerah tertentu sangat tergantung kepada faktor tak hidup (abiotik). Jadi, baik hewan maupun tumbuhan tergantung pada faktor abiotik, semisal cahaya, suhu, air, kelembaban udara, pH, dan salinitas.

2. Lingkungan biotik.

Kehidupan suatu organisme juga sangat dipengaruhi oleh keberadaan faktor biotik, seperti tumbuhan, hewan atau organisme lain. Interaksi antara organisme ini mungkin bermanfaat atau bahkan merugikan bagi organisme itu sendiri dan dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. 

Interaksi antara makhluk hidup ini dapat berupa kompetisi, predasi, atau hubungan interaksi lain. Apakah manusia terlibat? Ya, intervensi manusia adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap lingkungan hidup. 

Baca juga : 40 Kata dalam Glosarium Buku IPA Kelas 7 SMP

Pembukaan lahan, perkebunan, pembuatan kota, jalan raya, secara dramatis memengaruhi lingkungan hidup. Akibat dari perbuatan manusia ini banyak dihasilkan polusi yang merusak lingkungan.

Manusia mengandalkan lingkungannya. Begitu juga setiap makhluk hidup lain di planet Bumi. 

Makhluk hidup mendapatkan semua yang mereka butuhkan dari lingkungan mereka, seperti makanan dan air, tempat berteduh, dan pasangan kawin. Di alam liar, makhluk hidup sangat cocok dengan lingkungannya dan hidup dalam suatu ekosistem. 

Baca juga : Karakteristik Matahari, Gerhana, dan Peran dalam Kehidupan Manusia

Ekosistem adalah suatu sistem hubungan (interaksi) saling ketergantungan antara komponen-komponen di dalamnya, baik yang berupa makhluk hidup maupun yang tidak hidup. Ilmu yang mengkaji hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dan tak hidup di dalam suatu ekosistem disebut Ekologi.

Contoh faktor abiotik yang ada di ekosistem kolam ialah air, udara, suhu udara, pH, batu, dan tanah. Adapun yang termasuk faktor biotik adalah ikan, kura-kura, kumbang, rusa, burung, musang, katak, dan bakteri.

Di dalam konsep ekologi terdapat tingkatan organisasi kehidupan mulai dari individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, dan biosfer. Individu ialah makhluk hidup tunggal. Contohnya sebatang pohon kelapa, satu tikus dan seorang manusia. 

Baca juga : Karakteristik Bulan, Fase, Gerhana, dan Pemanfaatannya bagi Manusia

Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berinteraksi pada tempat tertentu. Misalnya, serumpun bambu di kebun dan sekumpulan kambing di padang rumput. 

Komunitas adalah kumpulan berbagai makhluk hidup yang berinteraksi dan hidup di area tertentu. Misalnya, seluruh organisme yang ada di sawah terdiri atas padi, tikus, belalang, burung, dan ulat.

Ekosistem adalah interaksi antara makhluk hidup di suatu wilayah dengan lingkungannya yang saling memengaruhi. Misalnya, ekosistem danau terdiri atas organisme dan segala benda yang ada di dalamnya. 

Bioma adalah ekosistem yang sangat luas dan memiliki vegetasi tumbuhan yang khas. Misalnya, bioma gurun, bioma tundra, dan, bioma hutan hujan tropis. 

Biosfer adalah lapisan Bumi yang di dalamnya terdapat kehidupan. Terdapat banyak tempat hidup di dalam suatu bioma. 

Tempat hidup suatu organisme disebut dengan habitat. Misalnya di bioma hutan hujan tropis, ada tanah, sungai, dan pepohonan. 

Mikrohabitat bahkan lebih spesifik. Misalnya dalam suatu pohon, terdapat hewan yang hidup di daun. Organisme lain mungkin hanya hidup di batangnya, bahkan akarnya. (Z-2)

Abiotik Biotik dalam dan Ekologi kehidupan Lingkungan Organisasi serta Tingkatan
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Giveaway Disangka Settingan, Willie Salim: Ini Bentuk Hiburan, Bukan Niat Menipu

29 Januari 2026

Kompolnas: Kasus Suami Korban Jambret Jadi Peringatan untuk Polisi

29 Januari 2026

Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan

29 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Giveaway Disangka Settingan, Willie Salim: Ini Bentuk Hiburan, Bukan Niat Menipu

29 Januari 2026

Lima Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan

29 Januari 2026

Indonesia Masters 2026 – Alwi Farhan Belajar dari Kekalahan Lawan Chen Yu Fei untuk Tampil di Thailand Masters 2026

29 Januari 2026

Gol Penentu Kemenangan Guinho di Laga Persib Bandung vs PSBS Biak

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?