Kandidat Naturalisasi Timnas Indonesia dari Liga Inggris
Timnas Indonesia kembali menarik perhatian dunia sepak bola dengan kemungkinan mendapatkan dua pemain dari Liga Inggris. Dua nama yang terlibat dalam proses naturalisasi ini adalah Pascal Struijk dan Jenson Seelt. Mereka memiliki potensi besar untuk bergabung dengan skuad Garuda, mengingat latar belakang keluarga mereka yang berakar di Indonesia.
Pascal Struijk: Bek Leeds United yang Disorot
Pascal Struijk, bek tengah dari klub Liga Inggris, Leeds United, kembali menjadi sorotan setelah muncul sebagai kandidat naturalisasi Timnas Indonesia. Pemain berusia 26 tahun ini memiliki darah Indonesia melalui kakeknya, sehingga memenuhi syarat untuk dinaturalisasi.
Beberapa indikasi menunjukkan bahwa Pascal Struijk sedang mempertimbangkan tawaran tersebut. Salah satunya adalah kedatangan Simon Grayson, asisten pelatih Timnas Indonesia era John Herdman, ke Leeds United. Simon Grayson diperkirakan memiliki misi khusus dalam mengajak Pascal Struijk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Simon Grayson, yang pernah melatih Leeds United selama empat musim (2008-2012), diketahui masih memiliki hubungan baik dengan rekan kerjanya di klub tersebut. Kedatangannya ke Leeds United diungkap melalui akun Instagram pribadinya, dengan menulis bahwa tempat tersebut telah berubah banyak sejak ia meninggalkannya.
Uniknya, tak lama setelah postingan itu, Pascal Struijk mengunggah foto kaki bertato garuda di media sosialnya. Unggahan ini dianggap sebagai kode yang menunjukkan ketertarikan Pascal Struijk terhadap Timnas Indonesia.
Selain itu, Marselino Ferdinan, salah satu pemain andalan Shin Tae-yong, juga diketahui menyukai unggahan Pascal Struijk. Aksi “like” di media sosial ini dianggap sebagai tanda dukungan terhadap proses naturalisasi pemain tersebut.
Jenson Seelt: Bintang Bundesliga yang Terbuka pada Tawaran
Jenson Seelt, bek yang saat ini dipinjamkan oleh Sunderland ke Wolfsburg, juga menjadi kandidat kuat untuk naturalisasi Timnas Indonesia. Kevin Diks, bintang Timnas Indonesia, telah berbicara dengan Jenson Seelt tentang peluang bergabung dengan skuad Garuda.
Kevin Diks mengatakan bahwa dirinya tidak memberikan tekanan apa pun kepada Jenson Seelt, tetapi hanya membuka pembicaraan tentang Indonesia. Ia percaya bahwa keputusan akhir ada di tangan pemain tersebut.
Jenson Seelt sendiri telah menyampaikan keinginannya untuk mengunjungi tanah leluhurnya, Maluku, dalam waktu dekat. Ia menyebutkan bahwa kakeknya berasal dari Indonesia dan bahwa ia sangat tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang budaya dan tempat-tempat indah di negara tersebut.
Selain itu, Jenson Seelt juga mengungkapkan bahwa ia suka makanan Indonesia, terutama soto. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki ikatan emosional dengan Indonesia meskipun belum pernah berkunjung ke sana.
Kandidat Lain yang Muncul
Selain Pascal Struijk dan Jenson Seelt, Laurin Ulrich juga disebut sebagai kandidat terkuat untuk naturalisasi Timnas Indonesia. Ia merupakan pemain tengah yang saat ini berusia 21 tahun dan memiliki potensi besar untuk bergabung dengan PSSI.
Kabar ini diungkap oleh akun Instagram @fulltimegaruda.id, yang menyebutkan bahwa Laurin Ulrich dan Jenson Seelt adalah dua nama utama yang sedang dipertimbangkan. Dengan adanya tiga nama ini, Timnas Indonesia semakin kuat dalam upaya mencari pemain berkualitas dari luar negeri.
Dengan pengakuan dari pemain seperti Kevin Diks dan Marselino Ferdinan, serta tindakan aktif dari pelatih seperti Simon Grayson, proses naturalisasi ini tampaknya semakin dekat. Dengan demikian, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat skuadnya dengan pemain-pemain berkualitas dari Liga Inggris.



