Tantangan dan Persiapan untuk Trail Run
Berlari di jalan aspal mungkin sudah menjadi hal biasa bagi banyak pelari. Namun, saat ini semakin banyak para pelari mencoba tantangan baru dengan lari di kawasan perbukitan atau jalur trail run. Hobi lari di alam ini menawarkan berbagai tantangan unik yang berbeda dibandingkan lari di jalan raya. Oleh karena itu, persiapan perlengkapan yang matang menjadi sangat penting. Lingkungan yang akan Anda lalui sering kali tidak dapat diprediksi. Medan lari bisa berubah dari jalur berlumpur ke bebatuan terjal, dari tanjakan landai ke turunan curam, bahkan dalam satu sesi lari yang sama. Kondisi cuaca juga bisa berubah dengan cepat, terutama di daerah pegunungan atau pedesaan, dan bantuan mungkin tidak segera tersedia jika terjadi sesuatu.
Berbeda dengan lomba lari di jalan raya yang biasanya dilengkapi pos bantuan dan keramaian, trail running sering kali dilakukan sendirian atau dalam kelompok kecil, jauh dari pertolongan langsung. Inilah alasan mengapa membawa perlengkapan yang tepat bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kemandirian diri.
Persiapan yang baik untuk trail run membantu Anda beradaptasi dengan kondisi yang berubah-ubah. Berbagai kesiapan perlengkapan juga akan melindungi Anda dari paparan alam, serta memastikan Anda memiliki kebutuhan dasar untuk menangani cedera ringan atau keterlambatan yang tidak terduga. Selain itu, persiapan yang matang juga memberikan ketenangan pikiran, sehingga Anda bisa lebih fokus menikmati pengalaman dan keindahan alam. Tujuannya adalah menemukan keseimbangan antara membawa perlengkapan yang cukup demi keselamatan, tanpa membebani diri dengan barang-barang yang tidak perlu dan justru memperlambat atau menimbulkan rasa tidak nyaman.
Perhatian Utama pada Sepatu Trail Run
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah persiapan sepatu lari untuk trail run. Berbeda dengan sepatu lari jalan raya yang dirancang untuk permukaan halus dan rata, sepatu trail running dibuat khusus untuk menghadapi kondisi medan off road yang kasar, tidak rata, dan sering kali licin. Pentingnya sepatu khusus trail run terletak pada kemampuannya memberikan daya cengkeram, perlindungan, dan stabilitas di medan yang tidak terduga.
Saat memilih sepatu trail running, pertimbangkan jenis medan yang akan Anda lalui. Untuk jalur berlumpur atau basah, pilih sepatu dengan lug yang dalam dan agresif serta outsole karet dengan daya cengkeram tinggi. Di medan berbatu atau teknis, sepatu dengan pelindung batu (rock plate) atau pelindung ujung jari (toe cap) yang diperkuat sangat penting untuk melindungi kaki dari batu tajam dan akar pohon. Untuk lari jarak jauh atau ultramaraton, faktor kenyamanan dan bantalan menjadi semakin penting karena kaki akan digunakan dalam waktu yang lama.
Peluncuran Yuza Veloraptor oleh 910Nineten
Pada awal tahun 2026, 910Nineten meluncurkan sepatu trail run generasi terbaru, Yuza Veloraptor. Peluncuran Yuza Veloraptor dilakukan bersama sejumlah komunitas pelari trail dan awak media di Pondok Pemburu, Sentul, Kabupaten Bogor pada Minggu pagi pertengahan Januari 2026. Acara ini diselenggarakan sebagai upaya mendekatkan brand dengan pelari trail guna menyerap aspirasi dan masukan sekaligus menjadi wadah interaksi antar komunitas dengan menghadirkan berbagai aktivitas.
Para pelari diajak menjajal langsung sepatu Yuza Veloraptor melalui aktivitas lari dari Pondok Pemburu-Cisadon-Pondok Pemburu sejauh 8 kilometer dilanjutkan dengan mencoba produk dan diskusi bersama perwakilan brand hingga games berhadiah. Pengujian dan pengembangan intensi sepatu tersebut memakan waktu 1 tahun lebih. Menurut Asep, evolusi sepatu trail terbaru dari timnya ini telah dibekali teknologi Vibram Megagrip yang memberikan daya cengkeram kuat di medan berbatu, tanjakan curam, akar pohon hingga lintasan basah yang menuntut kontrol maksimal.
Fitur Unggulan Yuza Veloraptor
Dengan mengusung filosofi ‘Explosive Speed’, sepatu ini diklaim dapat memberi peningkatan signifikan pada stabilitas dan traksi dengan heel drop 6 milimeter sehingga ideal buat pelari yang menginginkan kecepatan tinggi di lomba trail jarak pendek hingga 21 kilometer. Desain sol luar Vibram dibekali teknologi lug di bagian bawah untuk traksi, membuat sepatu ini memiliki bobot 277 gram atau yang paling ringan di koleksi sepatu trail 910Nineten.



