Perbandingan Suzuki Ignis dan Toyota Yaris Bakpao: Pilihan Mobil Urban yang Tidak Boleh Dilewatkan
Suzuki Ignis dan Toyota Yaris generasi pertama, yang dikenal dengan sebutan “Yaris Bakpao”, menjadi dua pilihan populer bagi calon pembeli mobil di Indonesia. Kedua kendaraan ini menawarkan kepraktisan tingkat tinggi untuk menghadapi kemacetan perkotaan, namun dengan pendekatan rekayasa yang berbeda. Ignis hadir sebagai representasi gaya hidup urban modern dengan sentuhan SUV, sementara Yaris Bakpao tetap menjadi primadona di pasar mobil bekas karena kualitasnya yang tak lekang oleh waktu.
Desain Urban SUV Melawan Estetika Hatchback Bulat
Suzuki Ignis menonjolkan jati diri sebagai Urban SUV melalui profil bodi yang jangkung dan jarak terendah ke tanah (ground clearance) yang mencapai 180 mm. Desainnya yang kotak dengan elemen retro memberikan karakter tangguh yang tidak ditemukan pada hatchback biasa. Bentuk ini memberikan keuntungan berupa posisi duduk yang tinggi bagi pengemudi, sehingga visibilitas ke arah jalan terasa lebih luas dan memudahkan navigasi di jalanan sempit.
Toyota Yaris Bakpao memiliki filosofi desain yang sangat kontras dengan bentuk serba membulat yang ikonik dan aerodinamis. Meskipun sudah berusia belasan tahun sejak pertama kali meluncur, desainnya tetap terlihat relevan dan tidak ketinggalan zaman. Berbeda dengan Ignis yang tampak kekar, Yaris Bakpao lebih menonjolkan kesan hatchback murni yang rendah dan stabil. Postur ini memberikan pusat gravitasi yang lebih baik, sehingga mobil terasa lebih tenang saat dipacu dalam kecepatan tinggi di jalan tol dibandingkan dengan Ignis yang lebih mudah goyang terkena angin samping.
Performa Mesin dan Dinamika Berkendara di Perkotaan

Di sektor dapur pacu, Suzuki Ignis menggunakan mesin K12M berkapasitas 1.200 cc yang sangat hemat bahan bakar untuk penggunaan harian. Mesin ini dipadukan dengan pilihan transmisi manual atau Auto Gear Shift (AGS). Meskipun efisien, transmisi AGS memerlukan pembiasaan karena adanya jeda perpindahan gigi yang khas. Namun, untuk urusan kelincahan parkir dan manuver di gang sempit, radius putar Ignis yang kecil memberikan keunggulan mutlak bagi pengemudi di kota besar.
Toyota Yaris Bakpao mengandalkan mesin legendaris 1NZ-FE berkapasitas 1.500 cc yang juga digunakan pada Toyota Vios. Mesin ini jauh lebih bertenaga dibandingkan Ignis, memberikan performa yang lebih mantap untuk perjalanan jarak jauh atau saat mobil diisi penuh penumpang. Penggunaan transmisi otomatis konvensional (4-percepatan torque converter) pada Yaris memberikan perpindahan gigi yang jauh lebih halus dan responsif dibandingkan sistem AGS milik Ignis. Durabilitas mesin 1NZ-FE sudah teruji sangat tangguh dan mudah dirawat oleh bengkel mana pun di pelosok Indonesia.
Akomodasi Interior dan Nilai Kepemilikan Jangka Panjang

Masuk ke dalam kabin, Suzuki Ignis menawarkan suasana modern dengan sistem hiburan terkini dan panel instrumen yang futuristik. Namun, keterbatasan dimensi membuat ruang kaki di baris belakang dan kapasitas bagasi tidak terlalu luas. Sisi positifnya, sebagai mobil yang lebih muda, pemilik Ignis mendapatkan keuntungan dari fitur keselamatan yang lebih lengkap serta ketersediaan suku cadang yang masih sangat segar di jaringan diler resmi.
Yaris Bakpao memiliki keunggulan mengejutkan pada aspek fungsionalitas kabin melalui banyaknya ruang penyimpanan tersembunyi dan laci di dasbor. Ruang baris kedua Yaris terasa lebih lega, ditambah dengan fitur kursi belakang yang bisa digeser (sliding) pada tipe tertentu untuk menambah ruang bagasi atau ruang kaki. Nilai jual kembali Yaris Bakpao pun sangat stabil, menjadikannya aset yang aman. Keputusan akhir bergantung pada prioritas: apakah menginginkan gaya SUV modern yang irit dari Suzuki Ignis, atau kenyamanan dan tenaga mesin 1.500 cc yang solid dari Toyota Yaris Bakpao.
3 Mobil Ini Disuntik Mati pada 2024, Ada Ignis!



