Real Madrid Mengalahkan Benfica di Leg Pertama Playoff 16 Besar Liga Champions
Real Madrid berhasil meraih kemenangan tipis atas Benfica dalam pertandingan leg pertama playoff 16 besar Liga Champions Eropa. Pertandingan berlangsung di Estadio da Luz, Portugal, pada Rabu (18/2/2026). Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Los Blancos yang akan bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua pekan depan.
Gol tunggal yang dicetak oleh Vinicius Junior di menit ke-50 menjadi penentu kemenangan Real Madrid. Sepakan keras Vini dari sisi kiri lapangan masuk ke pojok kiri gawang yang dikawal Anatoliy Trubin. Gol ini memastikan El Real tetap menjaga peluang untuk melaju ke babak berikutnya.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid dimulai dengan tensi tinggi. Tuan rumah mencoba memberikan tekanan kuat di awal babak pertama. Namun, permainan terbuka yang ditunjukkan oleh Benfica hanya bertahan selama lima menit pertama. Setelah itu, Real Madrid mulai menguasai permainan dan bola.
Peluang pertama Real Madrid hadir di menit ke-10. Kylian Mbappe melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun Trubin mampu menahan sepakannya. Dua menit kemudian, Benfica mencoba membalas dengan tendangan dari luar kotak penalti. Fredrik Aursnes melakukan upaya tersebut, tetapi sepakannya masih bisa dihalau oleh Thibaut Courtois.
Di penghujung babak pertama, beberapa peluang dari Arda Guler dan Vinicius Junior juga gagal membuahkan gol. Skor tetap 0-0 hingga babak pertama usai.
Gol Penentu dan Insiden
Babak kedua dimulai dengan upaya Real Madrid untuk memecah kebuntuan. Pada menit ke-50, Vinicius Junior mencetak gol yang membawa Real Madrid unggul 0-1. Penetrasi Vini dari sisi kiri lapangan tidak bisa dihentikan oleh para pemain Benfica. Ia kemudian menendang bola keras dengan kaki kanannya, yang tak bisa dihentikan oleh Trubin.
Namun, momen indah ini ternoda dengan insiden yang terjadi setelah gol. Vini sedang merayakan golnya di sisi lapangan dan menghadap suporter lawan, sehingga situasi memanas. Wasit harus turun tangan untuk menegur para pemain Real Madrid agar mengakhiri selebrasi di sana.
Vini juga terlibat adu mulut dengan Gianluca Prestianni, salah satu pemain Benfica. Adu mulut ini bahkan menimbulkan dugaan adanya ucapan rasial dari Prestianni kepada Vini. Vini sempat menolak bermain lagi, dan pertandingan terpaksa dihentikan selama 10 menit sebelum akhirnya dilanjutkan.
Drama di Akhir Laga
Insiden lain terjadi di menit ke-85. Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mendapatkan kartu kuning karena protes terhadap wasit. Ia meminta wasit memberikan kartu kuning kepada Vinicius Junior yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap Richard Rios. Namun, permintaan Mou tidak diindahkan. Justru The Special One yang mendapat kartu merah akibat protes kerasnya.
Dengan kekalahan 0-1, Benfica kesulitan untuk mengejar ketertinggalan. Skor ini tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.



