Jude Bellingham Mengklaim Isu Kehidupan Pribadi Hanyalah “Sebuah Isu”
Jude Bellingham, gelandang kunci Real Madrid, akhirnya angkat bicara mengenai isu-isu yang muncul terkait gaya hidupnya. Ia menegaskan bahwa semua spekulasi tersebut hanyalah rumor dan tidak akan memengaruhi fokusnya sebagai pemain profesional.
Bellingham kembali menjadi perhatian setelah Real Madrid meraih kemenangan telak 6-1 atas Monaco dalam pertandingan Liga Champions. Dalam laga tersebut, ia mencetak gol penutup sekaligus gol pertamanya di tahun 2026. Namun, selain golnya, selebrasi unik berupa gestur minum yang dilakukannya langsung viral di media sosial.
Selebrasi ini muncul di tengah derasnya spekulasi tentang kehidupan pribadinya. Beberapa hari sebelumnya, seorang YouTuber ternama di Spanyol menyebut bahwa Bellingham sering berpesta dan gemar mengonsumsi alkohol. Klaim ini cepat menyebar dan memicu perdebatan, terutama di kalangan penggemar Real Madrid.
Isu tersebut bahkan sampai ke stadion. Dalam pertandingan La Liga melawan Levante yang dimenangi Madrid 2-0, Bellingham sempat mendapat siulan dari sebagian penonton. Meski begitu, ia tidak larut dalam tekanan dan justru menjawabnya dengan performa di lapangan.
“Sekarang siapa pun bisa berbicara apa saja, lalu banyak orang langsung percaya tanpa tahu kebenarannya,” ujarnya usai pertandingan Liga Champions. Menurutnya, situasi seperti ini adalah bagian dari kehidupan pesepak bola modern yang tak terpisahkan dari sorotan media dan media sosial.
Bellingham menjelaskan bahwa selebrasi minum yang ia lakukan sama sekali tidak memiliki makna serius. Ia menyebut gestur tersebut sebagai bentuk candaan, baik untuk para suporter maupun untuk mereka yang melontarkan tudingan tanpa dasar. “Itu hanya lelucon. Tidak lebih,” katanya dengan santai.
Pemain berusia 22 tahun itu juga menegaskan bahwa ia mengetahui betul apa yang terjadi dalam kehidupan pribadinya. Ia merasa tidak perlu membuktikan apa pun kepada publik karena yang terpenting baginya adalah kontribusi di lapangan dan komitmen terhadap tim.
“Saya tahu apa yang saya berikan untuk permainan ini dan untuk Real Madrid,” ujarnya. Sejak bergabung dengan Los Blancos, Bellingham memang menjadi salah satu figur kunci. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari gol dan assist, tetapi juga dari perannya dalam menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Hingga saat ini, ia telah mencatat enam gol dan empat assist dari 24 penampilan di semua kompetisi musim ini. Bellingham juga menunjukkan sikap dewasa dalam menyikapi reaksi suporter. Ia memahami bahwa para penggemar memiliki hak untuk berpendapat, mengingat mereka meluangkan waktu, tenaga, dan biaya untuk mendukung tim kesayangan.
“Fans bekerja sepanjang minggu dan datang ke stadion untuk mendukung kami. Mereka berhak menyampaikan pendapatnya,” ucapnya. Meski begitu, ia menilai performa tim adalah jawaban terbaik atas segala kritik. Kemenangan besar atas Monaco dianggapnya sebagai contoh penampilan yang pantas diberikan kepada para pendukung Real Madrid.
Menurut Bellingham, konsistensi dan kerja keras di lapangan akan jauh lebih berbicara dibandingkan klarifikasi panjang di luar pertandingan. Di tengah ketatnya persaingan Liga Champions, fokus Bellingham kini sepenuhnya tertuju pada target tim. Real Madrid masih membidik prestasi tertinggi di Eropa, dan peran pemain muda seperti Bellingham menjadi krusial dalam menjaga ambisi tersebut tetap hidup.



