John Herdman Pilih Latih Timnas Indonesia, Ini Alasannya
John Herdman, pelatih berpengalaman yang telah menciptakan sejarah dalam sepak bola internasional, akhirnya resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Penunjukan ini dilakukan oleh PSSI setelah diumumkan pada Sabtu (3/1/2026), dan kontrak yang diberikan kepada Herdman akan berlangsung selama empat tahun maksimal hingga 2030.
Kontrak ini terbagi menjadi dua tahap. Di dua tahun pertama, PSSI akan mengevaluasi performa Herdman sebelum memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak selama dua tahun berikutnya. Selain mengasuh tim utama, Herdman juga akan bertanggung jawab atas pengembangan pemain muda melalui tim U23, sehingga memastikan regenerasi pemain yang berkualitas untuk masa depan Timnas Indonesia.
Herdman mengungkapkan alasan di balik penerimaan tawaran ini dalam sesi wawancara dengan The Canadian Press. Menurutnya, salah satu faktor utama adalah fanatisme para penggemar dan suporter Indonesia yang luar biasa. Ia menyebut bahwa proyek yang ia ambil harus bisa merasakan passion dan intensitas dari para pendukung.
“Ini tentang menemukan proyek yang tepat, satu yang bisa merasakan passion dan intensitas para suporter dan penggemar,” ujarnya dalam wawancara tersebut.
Selain itu, Herdman juga melihat potensi besar dalam “kolam talenta” yang ada di Indonesia. Ia membandingkannya dengan Kanada, negara yang memiliki banyak bakat lokal serta kemampuan dalam merekrut pemain naturalisasi.
“Yang saya lihat adalah bakat-bakatnya ada di sana. Rasanya sangat mirip dengan Kanada,” kata Herdman. “Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain berpaspor ganda, yang sudah mereka mulai dalam perjalanan itu.”
Rekam Jejak yang Mengesankan
Pengalaman Herdman yang luar biasa menjadi salah satu alasan utama penunjukan ini. Ia merupakan pelatih pertama yang berhasil membawa tim nasional pria dan wanita dari satu negara yang sama lolos ke Piala Dunia. Bersama tim wanita Kanada, ia meraih dua medali perunggu Olimpiade, sementara bersama tim pria Kanada, ia berhasil meningkatkan peringkat dari 94 menjadi 33 dunia dan membawa mereka ke Piala Dunia 2022—prestasi pertama dalam 36 tahun bagi Kanada.
PSSI menilai rekam jejak ini sebagai alasan utama penunjukan Herdman, yang dianggap sebagai awal dari “era baru sepak bola nasional Indonesia”. Dengan penunjukan ini, PSSI berharap dapat mengubah kinerja Timnas Indonesia secara signifikan.
Jadwal Padat yang Menanti
Setelah resmi menjabat, John Herdman akan segera menjalani jadwal yang padat bersama Timnas Indonesia. Ia berpotensi melakukan debutnya dalam ajang FIFA Series pada Maret mendatang. Selanjutnya, ia akan dituntut untuk membawa Timnas meraih gelar Piala AFF perdana yang akan digelar pada Juli-Agustus 2026.
Tidak hanya itu, Herdman juga akan menghadiri beberapa agenda FIFA Matchday pada Juni, September-Oktober, dan November 2026. Dengan begitu, ia akan segera memulai pekerjaannya dalam menggarap Timnas Indonesia menuju kompetisi-kompetisi penting di tingkat regional maupun internasional.



