Pembangunan Jembatan Penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol Segera Dimulai
Pada tanggal 25 Januari 2026, peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan jembatan penghubung antara Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan Ancol akan segera dilakukan. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat diwawancarai di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada hari Kamis (8/1/2026).
Menurut Pramono, JIS masih memerlukan beberapa pembenahan karena hingga saat ini belum banyak fasilitas yang tersedia. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat akses antara JIS dan Ancol.
Sebelumnya, pada Mei 2025, Pramono juga menyampaikan rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk membangun jembatan sepanjang 300 meter yang menghubungkan JIS dengan kawasan Ancol. Tujuan dari pembangunan jembatan ini adalah agar seluruh pengunjung JIS dapat memarkir kendaraannya di Ancol. Menurutnya, rencana ini merupakan bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan antara dua anak perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta.
Penataan Kawasan JIS Menjadi Fokus Utama
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, juga menekankan pentingnya penataan kawasan JIS agar lebih nyaman dikunjungi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa meskipun era Gubernur Anies Baswedan telah membangun Stadion JIS, masih ada beberapa kendala yang terjadi akibat fase-fase pembangunan yang tidak selesai, sehingga membuat proyek ini terhambat.
Rano menilai bahwa JIS masih memerlukan pembenahan karena belum banyak fasilitas yang tersedia. Beberapa hal yang perlu diperbaiki antara lain akses jalan, area parkir, serta Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area JIS yang belum memenuhi standar untuk mendukung acara berskala besar.
Potensi Besar JIS sebagai Tempat Berbagai Acara
Di sisi lain, JIS dinilai memiliki potensi yang sangat besar. Selain berfungsi sebagai stadion untuk menggelar pertandingan sepak bola, JIS juga bisa digunakan untuk berbagai acara lainnya. Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk melakukan pembenahan agar JIS menjadi lebih baik lagi.
Rano menambahkan bahwa pengembangan kawasan JIS juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2025–2029. RPJMD ini mencakup peningkatan transportasi terintegrasi dan perbaikan infrastruktur jalan, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta.
Langkah Strategis untuk Masa Depan Jakarta
Dengan adanya pembangunan jembatan penghubung antara JIS dan Ancol, diharapkan dapat mempermudah akses bagi pengunjung dan meningkatkan efisiensi transportasi di kawasan tersebut. Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun kota yang lebih terpadu dan ramah lingkungan.
Seluruh pembenahan yang dilakukan di JIS bertujuan untuk memastikan bahwa kawasan ini dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung, sekaligus menjadi salah satu ikon baru Jakarta yang mampu menarik minat masyarakat dan wisatawan.
Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, diharapkan JIS dapat menjadi pusat kegiatan olahraga dan budaya yang tidak hanya bermanfaat bagi warga Jakarta, tetapi juga menjadi contoh dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.



