Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Maret 2026
Trending
  • Ponsel vs Mekanisme Kerusakan Otak
  • Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan
  • SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND
  • 5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan
  • Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap
  • Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?
  • 5 Zodiak Beruntung, Ramalan Karier Taurus dan Cancer Besok 23 Maret
  • Prediksi Skor Bournemouth vs Manchester United: Head-to-Head dan Statistik Liga Inggris
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Jangan Beli Tempe Ini, Kecuali Ingin Seluruh Keluarga Masuk Rumah Sakit
Nasional

Jangan Beli Tempe Ini, Kecuali Ingin Seluruh Keluarga Masuk Rumah Sakit

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tips Memilih Tempe yang Berkualitas

Tempe adalah salah satu bahan makanan yang sangat populer di Indonesia. Banyak keluarga yang selalu menyiapkan tempe di rumah karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang tinggi. Namun, tidak semua tempe yang ada di pasar memiliki kualitas yang baik. Ada beberapa ciri-ciri yang perlu diperhatikan agar tidak membeli tempe yang sudah rusak atau terlalu lama disimpan.

Warna yang Tidak Sesuai

Salah satu tanda bahwa tempe tidak layak dikonsumsi adalah warna yang berubah menjadi kecoklatan. Tempe yang segar biasanya memiliki warna kuning dan jamur putih yang menyelimuti permukaannya. Jika Anda melihat tempe dengan warna kecoklatan, ini bisa menjadi pertanda bahwa tempe mulai mengalami pembusukan. Pastikan untuk memilih tempe dengan warna yang sesuai dan tidak terlihat gelap atau berubah.

Tekstur yang Tidak Sempurna

Selain warna, tekstur juga menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas tempe. Pilihlah tempe yang memiliki tekstur padat dan tidak mudah hancur. Jika Anda mencoba menekan tempe, maka harus terasa keras dan tidak mudah pecah. Hindari tempe yang butirannya sudah terlepas atau terasa basah. Kondisi seperti ini menunjukkan bahwa kualitas tempe sudah menurun dan akan cepat busuk jika tidak segera dimakan.

Aroma yang Tidak Menyenangkan

Tempe dibuat melalui proses fermentasi, sehingga memiliki aroma khas. Namun, aroma yang menyengat atau terlalu kuat bisa menjadi tanda bahwa tempe sudah mulai membusuk. Saat memilih tempe, cobalah menghirup aromanya. Jika aroma yang tercium terlalu menyengat, sebaiknya hindari membelinya. Ini menandakan bahwa tempe sudah tidak segar lagi dan bisa membahayakan kesehatan.

Penyimpanan yang Tepat

Setelah membeli tempe, penting untuk menyimpannya dengan benar. Tempe hanya bertahan selama 3-5 hari jika disimpan di kulkas. Jangan menyimpannya terlalu lama karena akan cepat rusak. Pastikan juga untuk menyimpannya dalam wadah yang kedap udara agar tetap segar dan tidak terkontaminasi oleh bau dari makanan lain.

Dengan memperhatikan ciri-ciri di atas, Anda dapat memilih tempe yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Selalu perhatikan kondisi tempe sebelum membelinya dan simpan dengan cara yang tepat agar tetap segar. Dengan demikian, Anda bisa menikmati hidangan tempe yang lezat tanpa khawatir akan kualitasnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan

27 Maret 2026

Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?

27 Maret 2026

Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap

27 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ponsel vs Mekanisme Kerusakan Otak

28 Maret 2026

Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan

27 Maret 2026

SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND

27 Maret 2026

5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan

27 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?